Kejati Sumbar dan Mabes Polri Telusuri Sejumlah Kasus Dugaan Korupsi Besar di Sumatera Barat

Padang, Jurnaliswarga.id – Sejumlah kasus dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan penyelenggara negara dan pengusaha di Sumatera Barat kini tengah menjadi perhatian serius aparat penegak hukum. Laporan yang sebelumnya disampaikan kepada Jaksa Agung RI, Kapolri dan Panglima TNI kini tengah ditindaklanjuti oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat, Mabes Polri, dan Intelejen Mabes TNI.

Ketua Umum BPI KPNPA RI menyebutkan bahwa pihaknya telah menerjunkan tim supervisi yang saat ini bekerja secara senyap di wilayah Sumatera Barat untuk memantau langsung penanganan sejumlah laporan yang dilayangkan masyarakat.

“Ada lima kasus utama yang tengah kami kawal, dan kami berharap seluruhnya diusut secara tuntas agar tidak ada lagi celah penyalahgunaan kekuasaan dan perusakan sumber daya daerah,” tegas Ketum BPI KPNPA RI dalam keterangannya.

Baca Juga:  Sikap resmi Koalisi Wartawan: Gembok Gedung Graha Wartawan Kabupaten Bogor

Adapun lima kasus yang menjadi sorotan:

1. Kasus Korupsi Berjamaah Sertifikat Tanah Adat Kaum Maboet di Kota Padang
Dugaan keterlibatan penyelenggara negara dalam proses penerbitan sertifikat tanah adat milik masyarakat adat Kaum Maboet, Kota Padang.

2. Kasus Korupsi di Perumda
Dugaan kolusi antara oknum pejabat dan pengusaha dari Mentawai dalam pengelolaan dan keuangan Perusahaan Umum Daerah (Perumda).

3. Kasus Perusakan Lingkungan di Mentawai
Praktik merusak lingkungan yang diduga kuat merupakan bagian dari tindak pidana korupsi yang melibatkan pihak pengusaha dan pejabat lokal.

4. Penyalahgunaan BBM Bersubsidi dan Dugaan TPPU di Padang
Indikasi tindak pidana pencucian uang dalam penyaluran BBM bersubsidi yang melibatkan oknum pengusaha dan penyelenggara negara.

Baca Juga:  Bupati Bogor Hadiri Pisah Sambut Kapolda Jabar, Perkuat Sinergi 2026

5. Penambangan Emas Ilegal di Pasaman Barat dan Pasaman Timur
Aktivitas penambangan liar yang merugikan masyarakat

Terkait data data dan bukti adanya TPPU dan Tindak Pidana Korupsi sudah di sampaikan kepada pihak Penyidik dari BPI sebagai pelapor juga sudah dimintai keterangan di Mabes Polri dan Mabes TNI

Untuk bukti adanya pembiaran dari APH terhadap marak nya penambangan ilegal juga sudah ada dipegang pihak penyidik dari intelijen TNI maupun Paminal Polri Sekarang ini , kita tunggu perkembangan selanjutnya dari supervisi yang dilakukan satgas intel di Sumatera Barat tutup Rahmad Sukendar

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Mentan Amran Kebut Cetak Sawah 7.000 Hektare di OKI

OGAN KOMERING ILIR, JURNALISWARGA.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama TNI terus mempercepat program cetak sawah di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Sebanyak...

BAKTI Komdigi Percepat Perbaikan Kabel Laut, Akses Internet Dioptimalkan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat proses restorasi kabel optik bawah laut Palapa Ring Tengah...

KPK Dorong TTU Bangun Budaya Antikorupsi dari Akar Masyarakat 20206

TIMOR TENGAH UTARA, JURNALISWARGA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat upaya pencegahan korupsi dari tingkat paling dasar melalui Roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA)...

Kepala BGN Tegaskan Transparansi, Tolak Konflik Kepentingan Program MBG 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono langsung menggelar rapat pimpinan perdana bersama jajaran Eselon I dan II setelah resmi dilantik Presiden...

KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Perkuat SDM Kelautan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi meluncurkan Ocean Institute of Indonesia (OII) atau Institut Kelautan Indonesia sebagai langkah strategis pemerintah memperkuat...

 

ARTIKEL TERKAIT