BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Bogor kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih 1 penghargaan nasional sebagai Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 dengan predikat Level 4 (Baik).
Penghargaan tersebut diberikan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan dalam kegiatan Kick Off Meeting Pelaksanaan Program Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2026 yang digelar secara virtual.
Komitmen Kuat Jaga Keamanan Pangan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga sistem pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi.
“Capaian ini menunjukkan bahwa penyelenggaraan keamanan pangan di Kota Bogor telah berjalan secara terarah, terukur, dan berkelanjutan,” ujarnya, Selasa (28/4/2026).
Sistem Terintegrasi dan Terukur
Penilaian Kabupaten/Kota Pangan Aman menjadi bagian penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat serta memperkuat ketahanan daerah. Dalam prosesnya, terdapat sejumlah indikator utama yang harus dipenuhi, mulai dari aspek regulasi hingga pengawasan di lapangan.
Pemkot Bogor telah memperkuat kebijakan melalui pembentukan Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan (TKPPOM) sebagai bentuk sinergi lintas sektor.
Tim ini berperan dalam:
Koordinasi antar perangkat daerah
Monitoring dan evaluasi program
Penguatan pengawasan pangan secara terpadu
Pengawasan dari Hulu ke Hilir
Dalam implementasinya, Pemkot Bogor menjalankan pengawasan menyeluruh, antara lain:
1. Pangan Olahan Industri Rumah Tangga
Melalui penerbitan SPPIRT serta pengawasan pre market dan post market terhadap produk yang beredar.
2. Pangan Segar
Meliputi pengawasan:
Pangan Segar Asal Hewan (PSAH)
Pangan Segar Asal Tumbuhan (PSAT)
Pangan Segar Asal Ikan (PSAI)
3. Pangan Siap Saji
Penguatan pengawasan Tempat Pengelolaan Pangan (TPP) melalui Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta pembinaan higiene dan sanitasi.
“Langkah ini penting untuk memastikan pelaku usaha memenuhi ketentuan keamanan pangan sejak produksi hingga beredar di masyarakat,” jelas Erna.
Dorong Budaya Hidup Sehat
Selain aspek teknis, Pemkot Bogor juga aktif mendorong kesadaran masyarakat terhadap pentingnya konsumsi pangan aman sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Keamanan pangan kini tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan kolektif seluruh masyarakat.
