Mendiktisaintek Brian Yuliarto: Ketahanan Nasional Harus Bertumpu pada Sains dan Teknologi 2026

JAKARTA,JURNALISWARGA.ID – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa penguatan sains dan teknologi menjadi fondasi utama dalam membangun ketahanan nasional di tengah dinamika global yang kian kompleks. Mendiktisaintek Brian Yuliarto: Ketahanan Nasional Harus Bertumpu pada Sains dan Teknologi 2026

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri forum internasional yang digelar oleh Economic Research Institute for ASEAN and East Asia bertajuk Contingency Workshop on Hormuz Disruption Response – Crisis Management and Needed Structural Transformation and Technology Innovations di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Dalam forum tersebut, Menteri Brian menyoroti meningkatnya ketidakpastian global yang berdampak langsung pada sektor strategis seperti perdagangan, impor, energi, hingga rantai pasok. Menurutnya, kondisi ini menuntut kesiapan nasional yang lebih kuat, cepat, dan terukur.

Baca Juga:  Kembali Tim Opsnal Sat Resnarkoba Polresta Kendari Berhasil Mengungkap Kasus Sabu Seberat 1.473 Gram

“Indonesia memiliki posisi yang cukup kuat, tetapi tetap perlu memperkuat kesiapan untuk merespons perubahan global secara strategis,” ujarnya.

Ia menegaskan, sejalan dengan arahan Prabowo Subianto, pemerintah saat ini fokus memperkuat kemandirian strategis nasional, terutama pada sektor-sektor yang masih rentan seperti energi dan ketahanan industri.

Menurutnya, tantangan global tidak cukup direspons dengan langkah jangka pendek. Indonesia perlu membangun fondasi jangka panjang melalui penguasaan ilmu pengetahuan, inovasi teknologi, serta transformasi struktural yang berkelanjutan.

“Teknologi dan pengembangan ilmu pengetahuan akan menjadi fondasi yang sangat penting dalam pembangunan ke depan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menteri Brian menilai forum internasional seperti yang difasilitasi ERIA memiliki peran penting dalam memperkaya perspektif lintas sektor serta memperkuat kualitas analisis kebijakan.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, pemerintah, dan dunia industri agar riset dan inovasi tidak berhenti di laboratorium, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian persoalan strategis bangsa.

Baca Juga:  Dr. Septinus Saa, Sos.,M,Si Siap Memimpin Universitas Cenderawasih Menjadi Perguruan Tinggi Yang Unggul, Maju dan Berkualitas Menuju Universitas Riset Tahun 2030

“Keterhubungan antar ekosistem ini harus diperkuat agar inovasi benar-benar berdampak,” katanya.

Menteri Brian turut mengapresiasi ERIA yang dinilai konsisten menghadirkan ruang dialog strategis bagi berbagai pemangku kepentingan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Ke depan, ia berharap forum semacam ini tidak hanya berhenti pada diskusi, tetapi mampu melahirkan langkah konkret, termasuk penguatan kerja sama internasional, implementasi kebijakan yang lebih antisipatif, serta pengembangan inovasi yang berdampak langsung terhadap ketahanan nasional dan transformasi ekonomi Indonesia.(rED/NR)

link sumber berita, klik disini

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Dua Raperda Bogor Disahkan Menjadi Perda

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Dua Raperda disahkan menjadi Perda. Pemkot Bogor disebut memperkuat ekosistem perdagangan dan administrasi kependudukan melalui pengesahan tersebut.Dua Raperda dan Penguatan EkosistemRaperda yang disebut dalam sumber berkaitan dengan perdagangan dan administrasi kependuduka

Dua Raperda Bogor Disahkan Jadi Perda

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Dua Raperda disahkan menjadi Perda. Pemerintah Kota Bogor memperkuat ekosistem perdagangan dan administrasi kependudukan melalui pengesahan tersebut.Pengesahan dua Raperda itu menjadi pokok berita Pemerintah Kota Bogor yang dipublikasikan pada 6 Oktober 2026. Sumber RSS tid

Kabupaten Bogor Jadi Titik Awal FMTI 2026

KABUPATEN BOGOR, JURNALISWARGA.ID - FMTI 2026 resmi menjadikan Kabupaten Bogor sebagai titik awal penyelenggaraan Festival Musik Tradisi Indonesia 2026. Kabupaten Bogor disebut sebagai titik awal gelaran kebudayaan tersebut.Informasi dalam item berita bertanggal 03-10-2026 menyebut bahwa perhelatan

Kontes Sapi APPSI, Rudy Susmanto Dorong Peternak Bogor

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 menjadi konteks dorongan Rudy Susmanto, Bupati Bogor, untuk meningkatkan kualitas peternak Kabupaten Bogor.Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026Rudy Susmanto menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor untuk terus mendukung pengem

Gubernur Ansar Ajak IJTI Kepri Promosikan Potensi Kepri

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Gubernur Ansar mengajak Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Kepri untuk mempromosikan potensi wisata dan pembangunan di Kepulauan Riau.Gubernur Ansar dan Promosi Potensi KepriBerita itu menyebut Gubernur Ansar mengajak IJTI Kepri mempromosikan dua hal, yakni

 

ARTIKEL TERKAIT