Rahmad Sukendar Desak JAMWAS Usut Tuntas Dugaan Gratifikasi Dana Desa Cipanas yang Seret Nama Kejaksaan

CIREBON, JURNALISWARGA.ID — Kasus dugaan penyalahgunaan Dana Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, semakin memanas. Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mengeluarkan pernyataan tegas dan mendesak Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAMWAS) segera turun tangan mengusut dugaan gratifikasi yang diduga menyeret oknum kejaksaan.

Gejolak ini mencuat setelah laporan penggunaan Dana Desa sebesar Rp 15 juta untuk pengadaan pupuk dan obat cair yang disebut sebagai “program kejaksaan”. Warga yang mengetahui hal tersebut menuntut penjelasan dari Kuwu Cipanas, namun jawaban aparat desa dinilai tidak meyakinkan dan justru memunculkan banyak pertanyaan.

Kondisi ini memicu reaksi dari aktivis dan lembaga antikorupsi di Cirebon. Sejumlah LSM dan OKP turun langsung mendatangi Kantor Kejaksaan Negeri Kabupaten Cirebon pada Jumat, 5 Desember 2025, untuk meminta klarifikasi. Namun pertemuan itu justru memunculkan dugaan adanya kejanggalan baru.

Rahmad Sukendar: “Ini Tidak Bisa Ditoleransi. JAMWAS Harus Bertindak Cepat!”

Baca Juga:  Polsek Citereup Polres Bogor, Amankan Seorang Pelaku Pencurian Helm di Pasar Citereup 2023

Menanggapi laporan masyarakat dan para aktivis, Rahmad Sukendar menegaskan bahwa dugaan ini bukan persoalan sepele, melainkan indikasi serius penyalahgunaan wewenang.

“Ketika uang desa disebut-sebut untuk kegiatan kejaksaan, maka potensi gratifikasi tidak boleh diabaikan. JAMWAS wajib segera turun ke Cirebon dan periksa seluruh pihak yang terlibat. Tidak boleh ada pembiaran,” tegas Rahmad. Sabtu (6/12/25).

Ia juga menyoroti sikap pihak Kejaksaan Negeri yang justru meminta para aktivis ikut menenangkan masyarakat, padahal dalam laporan penggunaan dana jelas tertulis adanya program pupuk dan obat cair yang diklaim berasal dari kejaksaan.

“Aneh sekali, kejaksaan bilang tidak ada program itu, tetapi dokumen desa menyebut sebaliknya. Ini mengindikasikan adanya permainan antara aparat desa atau oknum kejaksaan. Semua harus diperiksa,” tambahnya.

Aktivis Geram: Ada Dugaan Kongkalikong di Cipanas

Ketua LSM GERAM, Kasudin (Kuwu Bagreg), yang hadir dalam pertemuan di Kejaksaan, mengungkapkan bahwa dugaan kongkalikong sudah sangat terasa.

Baca Juga:  Tokoh Pegiat Sejarah Cirebon Raden Hamzaiya menjadi Brand Ambassador Himpunan Dzuriat Radja-Sultan Se-Nusantara

“Kejanggalan semakin terlihat. Ini ada permainan. Kami akan melaporkan kejanggalan ini ke Kejati Jabar, Kejagung, hingga KPK,” tegasnya.

Menurutnya, sikap pihak kejaksaan yang terkesan menghindar dari persoalan ini justru memperkuat dugaan adanya praktik tidak sehat dalam pengadaan pupuk dan obat cair tersebut.

BPI KPNPA RI Siap Mengawal Hingga Tuntas

Rahmad Sukendar menegaskan bahwa BPI KPNPA RI akan terus mengawal kasus ini hingga terbuka terang benderang.

“Dana desa adalah amanah rakyat. Jika ada yang mempermainkan, apalagi mengatasnamakan institusi penegak hukum, itu adalah pengkhianatan terhadap negara. Kami tidak akan tinggal diam sampai ada tindakan tegas,” tutup Rahmad.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan ditunggu langkah konkret dari JAMWAS, Kejati Jawa Barat, Kejaksaan Agung, hingga KPK. (Red)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Kolaka Bersilaturahmi dengan Santri di Hari …

Kolaka — Bupati Kolaka tercatat bersilaturahmi dengan santri dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional. Informasi tersebut tercantum dalam item berita bertanggal Jumat, 23 Oktober 2026, dengan kategori Kolaka.Feed sumber hanya memuat judul singkat tanpa uraian mengenai lokasi kegiatan, pihak y

Perempuan Berdaya Secara Ekonomi, Pemkab Gumas Perkuat Kapasitas dan Keterampilan Usaha

Pemerintah Kabupaten Gunung Mas terus mendorong pemberdayaan perempuan melalui peningkatan kapasitas dan penguatan kemandirian ekonomi.Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Pemberdayaan Perempuan. Kegiatan ini berkaitan dengan penguatan kemampuan serta

HUT ke-29 IHC, RS Pertamina Prabumulih Gelar Tumpeng dan Mini MCU

RS Pertamina Prabumulih menggelar kegiatan untuk memperingati HUT ke-29 IHC. Kegiatan tersebut mencakup acara potong tumpeng serta mini medical check-up atau mini MCU.Dalam kegiatan itu, mini MCU ditujukan bagi 29 peserta. Informasi mengenai pelaksanaan kegiatan tersebut tercantum dalam pemberitaan

Semarak HUT ke-29 IHC, RS Pertamina Prabumulih Gelar Potong Tumpeng dan Mini MCU bagi 29 Peserta.

PRABUMULIH – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 Indonesia Healthcare Corporation (IHC), RS Pertamina Prabumulih menggelar kegiatan syukuran melalui pemotongan tumpeng bersama...

Pemprov Kepri Pastikan Pasokan Gas Aman Menjelang Nataru

Pemprov Kepri memastikan pasokan gas aman menjelang Natal dan Tahun Baru.

 

ARTIKEL TERKAIT