SMI (35) Tersangka Penganiayaan Menggunakan Samurai Terhadap 2 Korban Tetangganya Berhasil Ditangkap Polisi

MEDIA GROUP AJWI~JURNALISWARGA.ID | KENDARI – pada hari ini Kamis tanggal 02 Juni 2022 sekitar pukul 14.30 Wita, Tim Opsnal Polsek Poasia berhasil menangkap Pelaku berinisial SMI (35), Laki-laki, Islam, Wiraswasta, Warga Jl. Kelapa, Lorong Delima, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra) yang melakukan Tindak Pidana Penganiayaan menggunakan Samurai terhadap 2 orang Korban yang merupakan tetangganya sendiri.

“Ke-2 orang Korban tersebut masing-masing berinisial MS (42), Laki-laki, Islam, Pedagang, Warga Jl. Kelapa, Lorong Delima, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra dan HA (51), Laki-laki, Islam, Wiraswasta, Warga Jl. Kelapa, Lorong Delima, Kelurahan Andounohu, Kecamatan Poasia, Kota Kendari, Sultra,” ujar Kasat Reskrim Polresta Kendari AKP Fitrayadi, S.Sos.,S.H.,M.H kepada awak media (Kamis, 02/06/2022).

“Berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP/11/VI/2022/Sultra/Resta Kdi/Spk. Sek Poasia, tanggal 26 Mei 2022 dan Sprinkap Nomor : SP. Kap/10/VI/2022/Reskrim, tanggal 02 Juni 2022 serta Bukti permulaan yg cukup dan patut diduga telah melalukan Tindak Pidana Penganiayaan menggunakan Samurai pada hari Sabtu tanggal 21 Mei 2022, maka dilakukan penangkapan terhadap Tersangka,” ungkapnya.

Baca Juga:  Makmurkan Tempat Ibadah, Kapolsek Sa'dan Balusu Pimpin Ibadah Di Gereja

“Adapun kronologis kejadian dikatakan oleh Kasat Reskrim bahwa pada tanggal 21 Mei 2022 Sekitar pukul 10.30 Wita korban MS (42) pulang dari berbelanja Es Batu dan lewat di depan rumah Tersangka yang pada saat itu sedang duduk di teras rumahnya.

“Selanjutnya Tersangka masuk kedalam rumah kemudian keluar lewat pintu dapur dengan memegang sebilah Samurai dan langsung mengejar Korban, karena melihat Tersangka memegang Samurai, akhirnya Korban pun berlari untuk menghindari Tersangka, namun nahas Korban akhirnya terjatuh dan saat terjatuh Tersangka langsung mengayunkan Samurainya sebanyak 2 kali yang mengenai wajah dan jari kiri Korban,” bebernya.

“Setelah menganiaya MS (42), Korban lain HA (51) yg mengetahui kejadian tersebut keluar dari dalam rumahnya untuk menolong korban MS namun Korban pun didatangi oleh Tersangka yang masih memegang Samurai dan saat Korban akan berlari, Tersangka pun mengayunkan Samurainya ke arah belakang Korban sehingga nahas Korban akhirnya terjatuh dan kembali lagi Tersangka mengayunkan Samurainya ke arah Korban yang mengenai pada bagian kepala belakang Korban dan setelah itu Korban berdiri dan lari menyelamatkan diri,” terang AKP. Fitrayadi.

Baca Juga:  Indahnya Berbagi, Kasat Lantas Polres Tator Sumbang Buku Tafsir Ibnu Katsir Ke Masjid Raya Makale

“Akhirnya 2 orang Korban tersebut berhasil dilarikan dan dibawa kerumah sakit terdekat karena mengalami pendarahan akibat luka sabetan Samurai dan mendapat perawatan intensif oleh Dokter,” imbuhnya.

“Dan setelah dilakukan penyelidikan, keberadaan Tersangka telah diketahui berada di Depan Hotel Swisbel Kota Kendari, Sultra, kemudian Tim Opsnal Polsek Poasia bergerak ke alamat tersebut lalu melakukan penangkapan dan akhirnya Tersangka pun dapat ditangkap tanpa adanya perlawanan selanjutnya diamankan serta dibawa ke Polsek Poasia untuk proses penyidikan,” jelasnya.

“Motif sampai Tersangka melakukan Penganiayaan terhadap Korban karena adanya kesalah pahaman sehingga membuat Tersangka tidak terima dan menjadi emosi kepada Korban,” ucap Fitrayadi.

“Barang bukti yang berhasil didapatkan dari Tersangka berupa sebilah Samurai dengan Panjang 62 cm dan Lebar 4 cm serta gagang dengan Panjang 24 cm,” tuturnya.

“Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya Tersangka akan dijerat Pasal 351 ayat (1) tentang Tindak Pidana Penganiayaan dengan ancaman hukuman 2 Tahun 6 Bulan penjara,” pungkasnya.

Reporter/Editor : Muhammad Irwansyah.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Dua Tahun Laporan Rospita Lubis Tak Kunjung Tuntas, Rahmad Sukendar: Propam dan Irwasda Polda Sumut Diduga Mandul! 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Rahmad Desak Kapolri Suyudi Ario Seto Turun Tangan, Evaluasi Penyidik Polres Toba dan Pengawasan Internal Polda Sumut, Ketua Umum Badan Peneliti...

BPI KPNPA RI Gelar Forum Diskusi Kepolisian, Undang Kapolda Metro Jaya Jadi Narasumber: Bahas Kinerja Polisi yang Dekat dengan Masyarakat

TANGERANG SELATAN, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) akan menggelar Forum Diskusi bertema “Terkait...

Dukung Kapolri Suyudi Bersih-bersih Polri, Sahabat Polisi dan BPI KPNPA Siap Gelar Aksi Massa

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Sahabat Polisi Indonesia menyatakan dukungannya kepada Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang tengah gencar melakukan agenda reformasi dan bersih-bersih di tubuh...

BPI KPNPA RI Apresiasi Bareskrim Tetapkan Mantan Kapolri Listyo Sigit sebagai Tersangka, Rahmad Sukendar: Hukum Tidak Boleh Tunduk pada Pangkat dan Jabatan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Penetapan mantan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka dalam kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden RI Prabowo Subianto menjadi...

PROPAM MABES POLRI MULAI TINDAK LANJUTI ADUAN BPI KPNPA RI! RAHMAD SUKENDAR DESAK PENYIDIKAN KASUS TANAH ADAT 765 HEKTARE DI PADANG DIBONGKAR 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Babak baru pengungkapan persoalan tanah adat Kaum Maboet seluas 765 hektare di Kota Padang, Sumatera Barat, mulai bergulir. Divisi Profesi dan...

 

ARTIKEL TERKAIT