Tembus Ombak Selat Pantar, Tim Surveyor IPB-KKP Validasi Kesiapan Kampung Nelayan Modern di Tereweng

ALOR, Jurnaliswarga.id – Upaya pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI untuk mewujudkan 1000 Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) terus digencarkan hingga ke pulau-pulau terluar. Kali ini, Tim Surveyor dari IPB University berhasil merampungkan validasi lapangan di Desa Tereweng, Kecamatan Pantar Timur, Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebuah wilayah yang menyimpan potensi perikanan pelagis namun minim fasilitas.Minggu (21/12/2025)

Dua surveyor muda yang ditugaskan, Fera Priyatna dan Tahani Naurah Aqil, menghabiskan waktu empat hari (12–15 Desember) untuk membedah masalah hulu hingga hilir perikanan di desa tersebut. Perjalanan menuju lokasi sendiri menjadi tantangan tersendiri karena harus menyeberangi perairan yang dikenal memiliki arus kuat.

Tembus Ombak Selat Pantar, Tim Surveyor IPB-KKP Validasi Kesiapan Kampung Nelayan Modern di Tereweng
Tembus Ombak Selat Pantar, Tim Surveyor IPB-KKP Validasi Kesiapan Kampung Nelayan Modern di Tereweng

Infrastruktur Jadi Catatan Kritis Ketua Tim Surveyor, Fera Priyatna, mengungkapkan bahwa Desa Tereweng memiliki posisi strategis namun infrastruktur dasarnya masih membutuhkan intervensi serius agar layak disebut sebagai “Kampung Nelayan Modern”.

“Kami turun langsung mengukur lahan seluas satu hektar yang disiapkan desa. Secara topografi, tantangannya cukup berat karena akses jalan lingkungan menuju lokasi sangat sempit, berbatu, dan curam. Ini tentu menjadi catatan teknis utama kami dalam menyusun rencana mobilisasi material konstruksi nantinya,” ujar Fera Priyatna dalam keterangannya, Minggu (21/12).

Baca Juga:  Kota Bogor Jadi Rujukan Nasional Mitigasi Bencana, BPBD Se-Indonesia Belajar Langsung 2026

Fera juga menyoroti kondisi utilitas yang belum memadai untuk menopang industri perikanan. “Fakta di lapangan, pasokan listrik dari PLTS Terpusat hanya tersedia mulai pukul 09.00 pagi hingga 19.00 malam. Tanpa listrik 24 jam dan sumber air tawar yang stabil, operasional fasilitas seperti Cold Storage akan sulit berjalan optimal. Ini yang sedang kami carikan solusinya bersama DKP Kabupaten Alor,” tegas Fera.

Jeritan Nelayan di Musim Panen Sementara itu, Surveyor Anggota yang berfokus pada aspek sosial-ekonomi, Tahani Naurah Aqil, merekam ironi yang dialami oleh para nelayan tradisional di Tereweng. Dari hasil wawancara mendalam (in-depth interview) dengan nelayan pengguna pancing ulur dan jaring insang, ditemukan adanya kerugian ekonomi yang berulang setiap tahun.

Baca Juga:  Satgas Pamtas Yonarmed 6/3 Kostrad Lakukan Pembersihan Gereja Bersama Masyarakat Perbatasan

“Potensi ikan Tongkol dan Layang di sini luar biasa besar. Namun, nelayan sering kali ‘menangis’ saat panen raya. Saya berdiskusi dengan banyak nelayan yang mengeluhkan tidak adanya pabrik es. Akibatnya, mereka tidak membawa es saat melaut, dan kualitas ikan sudah menurun saat didaratkan,” jelas Tahani.

Tahani menekankan bahwa kehadiran program KNMP bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan jaminan kesejahteraan. “Nelayan sangat berharap adanya fasilitas rantai dingin. Bagi mereka, dermaga yang bagus dan ketersediaan es balok adalah nyawa. Itulah kenapa antusiasme warga sangat tinggi menyambut kedatangan tim kami, karena ini menyangkut ‘piring nasi’ mereka ke depan,” tambah Tahani.

Komitmen Daerah Survei ini ditutup dengan koordinasi strategis bersama Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Alor. Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat proses administrasi status lahan (Clean and Clear) sebagai syarat mutlak pembangunan fisik pada Tahun Anggaran 2025.

Data hasil verifikasi Fera dan Tahani ini selanjutnya akan diolah menjadi rekomendasi teknis dan Masterplan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih Desa Tereweng, yang diharapkan dapat mulai dikerjakan pada tahun mendatang.(Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Sidang Dana Konsinyasi Tol Desari Berlanjut, Kuasa Hukum Soroti Saksi Tergugat 2026

JAKARTA, JurnalisWarga.id – Persidangan perkara dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terkait dana konsinyasi proyek Jalan Tol Depok–Antasari (Desari) dengan Nomor Perkara 783/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Sel masih terus...

Tiga Orang Tewas dalam Kebakaran Pulogadung, Josephine Simanjuntak Turun Langsung ke Lokasi

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Josephine Simanjuntak, meninjau lokasi kebakaran maut yang menghanguskan rumah tinggal, warung Tegal (warteg), dan toko...

Mukhlis Basri Apresiasi Perjuangan Keluarga Siswa Kembar Lolos UI 2026

BEKASI, JurnalisWarga.id – Anggota DPR RI Dapil Lampung I, Mukhlis Basri, memberikan apresiasi atas perjuangan keluarga Tambat Satria yang berhasil mengantarkan dua putri kembarnya...

Bupati Kolaka Perkuat Pencegahan Korupsi di Sektor Pertanahan 2026

JurnalisWarga.id | Kolaka, Pemerintah Kabupaten Kolaka di bawah kepemimpinan Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang...

Presiden Prabowo: Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa Nasional 2026

JurnalisWarga.id | Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat pelayanan ekonomi desa yang...

 

ARTIKEL TERKAIT