Waduuu… Banner Bacaleg Partai Gelora Indonesia Depok di Timpahi Gambar Bacaleg PKS?

Depok, (JW) – Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia yang notabene partai pendatang baru pada Pemilu 2024 mendatang nampaknya menjadi momok parpol lain seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Buktinya, oknum PKS mulai gerah dan berusaha melakukan provokasi di masa sosialisasi luar ruang.

Di jalan KSU Sukmajaya, Depok, Jawa Barat misalnya. Alat peraga Bacaleg PKS terang-terangan menimpa banner Bacaleg Partai Gelora Indonesia, Ratu Ratna Damayani.

Waduuu... Banner Bacaleg Partai Gelora Indonesia Depok di Timpahi Gambar Bacaleg PKS?

Partai Gelora Indonesia memang besutan Anis Matta dan Fahri Hamzah yang notabene mantan PKS. Tak pelak jika pendatang baru dengan nomor urut 7 ini berusaha dihalang-halangi oleh kader PKS dengan segala cara.

Baca Juga:  Perkuat Barisan, Mantan Hakim Mahkamah Pelayaran RI Bergabung Menjadi Penasihat DPP LSM BAKORNAS 2023

 

Apa yang dilakukan tim pemenangan PKS terhadap alat peraga partai Gelora Indonesia tentu sangat disayangkan Bacaleg Partai Gelora Depok tingkat Kota Depok, Sidik Selo Agus Purwoko.

Sidik menilai apa yang dilakukan PKS adalah bentuk kepanikan hingga tidak menghormati fatsun-fatsun dalam berpolitik. Akibatnya, mereka cenderung arogan dan melakukan hal yang tidak etis.

“Kami sangat menyayangkan PKS yang dikenal santun malah berbuat seperti itu. Tentu saja ini tidak menghormati demokrasi,” ujar bacaleg Dapil Cipayung-Sawangan-Bojongsari itu.

Setiap partai politik memiliki kebebasan untuk melakukan sosialisasi di masyarakat, dengan menjunjung tinggi etika dan kesopanan. Tapi PKS malah merusaknya dengan arogansinya sebagai partai penguasa Depok.

Baca Juga:  Ketua Umum Badan Anti Korupsi Nasional Mendukung Gagasan JAKSA AGUNG Penerapan Hukuman Mati Koruptor

“Partai Gelora Indonesia itu sah sebagai peserta pemilu dan berhak melakukan sosialisasi. Seharusnya kalau tidak takut, yakin partainya masih bisa bertahan, ya nggak perlu lah PKS nutup-nutupi banner bacaleg lainnya,” tambahnya.

Dirinya justru mempertanyakan PKS yang dikenal sebagai partai yang mengedepankan kesopanan dan kesantunan kadernya justru sebaliknya.

“Jadi jangan bilang partai santun, partai agama tapi tindakannya malah nggak mencerminkan semua itu,” pungkasnya.(Red/S)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Jadikan Sensus Ekonomi Fondasi Pembangunan 2036

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor hingga 2036. Pernyataan tersebut...

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat Darurat Terjadi di Rumah, Healthy Talk RS Pertamina Prabumulih Bekali Istri Pekerja PT PDSI

Prabumulih, 30 Agustus 2026 — Situasi darurat di rumah dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat serta tepat. Pengetahuan dasar mengenai pertolongan...

Jangan Abaikan Napas Anak Saat Kabut Asap, Ini Pesan Dokter Spesialis Anak RS Pertamina Prabumulih

Prabumulih — Langit yang mulai diselimuti kabut asap mungkin terlihat seperti persoalan udara semata. Namun bagi tubuh, terutama saluran pernapasan anak, kualitas udara yang...

Tampil Beda, RS Pertamina Prabumulih Hadirkan Jadwal Dokter Poster Film

Prabumulih - Tidak semua orang datang ke rumah sakit dengan perasaan yang sama. ada yang datang membawa harapan untuk segera sembuh, ada yang menemani orang terkasih,...

Prof. Henry Soroti SEMA MA 3/2026 soal Praperadilan

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pakar hukum pidana Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti secara kritis Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2026...

 

ARTIKEL TERKAIT