Rapat Perdana : Koordinasi MKD APUDSI Kabupaten Bogor 2026, Rancang Sejumlah Agenda Program Penguatan Ekonomi Pedesaan

Bogor, Jurnaliswarga.id – suasana kekeluargaan pengurus Majelis Kesejahteraan Daerah Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluru Indonesia (MKD APUDSI) Kabupaten Bogor menikmati suasana alam terbuka, disuguhi suara aliran sungai ciliung saat menggelar Rapat perdana Koordinasi dan Diskusi sejumlah permasalahan yang ada di pedesaan khususnya bagi para pelaku usaha di desa, sebagai forum konsolidasi organisasi, penguatan program kerja, serta penyelarasan visi dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat yang inklusif dan berkelanjutan. Kegiatan ini melibatkan jajaran pengurus, kepala divisi, pelaku UMKM, sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki komitmen terhadap penguatan ekonomi kerakyatan.

Rapat koordinasi ini, dihadiri oleh segenap pengurus MKD APUDSI Kabupaten Bogor, yang berlangsung di Saung Batu Kembar, Jl. Teratai XI No. 4 Blok D7 Pusparaya Desa Bojong Baru, Bojonggede Bogor. Senin (1/6/2026)

Rapat koordinasi ini menghasilkan sejumlah pokok pembahasan strategis yang akan menjadi fokus kerja MKD APUDSI Kabupaten Bogor ke depan. Pada sector kelompok disabilitas, organisasi berkomitmen memperluas akses pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas melalui pengembangan UMKM dan prasarana pendukung lainnya, peningkatan kapasitas usaha, serta penguatan jejaring hingga tingkat desa. Upaya ini diharapkan mampu menciptakan kesempatan yang setara bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi dalam aktivitas ekonomi dan pembangunan daerah.

Rapat Perdana : Koordinasi MKD APUDSI Kabupaten Bogor 2026, Rancang Sejumlah Agenda program Penguatan Ekonomi PedesaanDi sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, peserta rapat menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi pelaku usaha, mulai dari keterbatasan akses pupuk subsidi, tingginya biaya produksi, ketidakstabilan harga hasil panen, hingga minimnya pendampingan teknis. Oleh karena itu, MKD APUDSI Kabupaten Bogor akan mendorong lahirnya kemitraan strategis, akses pasar yang lebih luas, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta advokasi kebijakan yang berpihak kepada petani, peternak, dan pembudidaya ikan.

Sementara itu, sektor UMKM menjadi salah satu fokus utama dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat. Berbagai pengalaman dan praktik baik yang telah dijalankan oleh para pelaku UMKM menunjukkan bahwa kolaborasi, pendampingan, serta perluasan jaringan pemasaran mampu meningkatkan daya saing produk lokal. MKD APUDSI Kabupaten Bogor berkomitmen menjadi wadah kolaborasi yang mampu menghubungkan pelaku usaha dengan berbagai peluang pengembangan bisnis, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Baca Juga:  Lurah Nanggewer Eva Fauziah, S.STP., M.Si : Apresiasi Giat Pelayanan Jembol Adminduk Disdukcapil Kabupaten Bogor

Selain itu, rapat koordinasi juga menegaskan pentingnya pengembangan sektor ekspor dan impor sebagai salah satu strategi peningkatan nilai tambah produk daerah. MKD APUDSI Kabupaten Bogor akan mendorong pelaku UMKM, kelompok tani, peternak, dan pelaku usaha disabilitas untuk memiliki pemahaman mengenai standar produk, pengemasan, legalitas usaha, serta akses terhadap pasar internasional. Langkah ini diharapkan dapat membuka peluang baru bagi produk-produk unggulan Kabupaten Bogor agar mampu bersaing di pasar global.

Ketua MKD APUDSI Kabupaten Bogor, Nimbrod, menyampaikan bahwa organisasi harus hadir sebagai wadah yang mampu menjembatani berbagai kebutuhan masyarakat, khususnya kelompok usaha kecil, penyandang disabilitas, petani, peternak, nerikanan, dan pelaku UMKM. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Nimrbrod juga menegaskan bahwa APUDSI hadir memberikan ruang pemerataan bagi semua golongan masyarakat tanpa memandang bulu, latar belakang dan status masyarakat dalam berkarya, karena itu pengurus Apudsi kabupaten Bogor juga melibatkan sejumlah kelompok Disabilitas menjadi bagian dari pengurus.

Rapat Perdana : Koordinasi MKD APUDSI Kabupaten Bogor 2026, Rancang Sejumlah Agenda program Penguatan Ekonomi PedesaanSementara itu, Sekretaris MKD APUDSI Kabupaten Bogor, Lutfiah, menegaskan bahwa hasil rapat koordinasi ini akan menjadi dasar penyusunan program kerja organisasi ke depan.

Program-program tersebut akan diarahkan pada penguatan kelembagaan, pemberdayaan anggota, pengembangan jejaring kemitraan, serta peningkatan kapasitas pelaku usaha di berbagai sektor.

Melalui Rapat Koordinasi ini, MKD APUDSI Kabupaten Bogor berharap dapat menjadi pusat kolaborasi dan pemberdayaan yang mampu menghubungkan potensi desa, UMKM, penyandang disabilitas, sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta ekspor-impor dalam satu ekosistem ekonomi yang saling mendukung. Dengan semangat kebersamaan, organisasi optimistis dapat berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan ekonomi Kabupaten Bogor yang lebih maju, mandiri, dan inklusif.

Baca Juga:  Sinergitas Koramil 0607-09 Cisaat-Polsek Kadudampit , Netralitas Jelang Pemilu 2024
Rapat Perdana : Koordinasi MKD APUDSI Kabupaten Bogor 2026, Rancang Sejumlah Agenda Program Penguatan Ekonomi Pedesaan
Saung Batu Kembar, Jl. Teratai XI No. 4 Blok D7 Pusparaya Desa Bojong Baru, Bojonggede Bogor. sangat cocok untuk berdiskusi, dengan pohon bambu yang rindang, memandangi aliran air sungai ciliwung

Harapan MKD APUDSI Kabupaten Bogor

1. Meningkatkan kemandirian ekonomi penyandang disabilitas melalui usaha produktif dan UMKM.
2. Memperkuat kapasitas petani, peternak, dan pembudidaya ikan melalui pelatihan, pendampingan, dan akses pasar.
3. Mendorong lahirnya UMKM yang berdaya saing dan mampu menembus pasar nasional maupun internasional.
4. Membangun jejaring organisasi hingga tingkat desa untuk memperluas dampak pemberdayaan masyarakat.
5. Menjadi mitra strategis pemerintah, dunia usaha, dan lembaga sosial dalam mewujudkan pembangunan ekonomi yang inklusif.
6. Mengembangkan hasil pertanian dan perkebunan pada sektor ekspor dan impor sebagai peluang peningkatan nilai tambah produk unggulan Kabupaten Bogor
7. Membuka peluang usaha baru guna menciptakan lapangan kerja di desa melalui industri Produksi Pupuk Nabati, Rokok Herbal bahan Daun Talas, Produksi kripik sistem Vakum.

saat ini Pengurus yang bergabung dalam MKD APUDSI kabupaten Bogor telah memasarkan sejumlah produk makanan ringa seperti kripik, hasil pertanian, konfeksi, dan lain-lain. karena itu kami membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat kabupaten bogor khususnya para pemuda menjadi pelopor membangun desa. dan juga para pemodal yang siap berkolaborasi dalam beberapa program yang membutuhkan permodalan demi menciptakan sebuah usaha di desa yang kami Yakini bisa membuka lapangan kerja bagi masyarakt di pedesaan.

MKD Apudsi Kabupaten Bogor, Berdaya, Sejahtera, Bermanfaat. Desa Bangkit, Apudsi bersama Petani milenial Desa siap memperkuat ketahanan pangan nasional, membangun ekonomi desa, meningkatkan kapasitas dan produksi desa, melahirkan pelaku-pelaku usaha desa yang mandiri dan berdikari. (Red)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

2 Comments

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PASCA PUTUSAN MK: BOLA POLITIK GIBRAN BERPINDAH DARI MK KE ISTANA 2026

Analisa Politik dan Hukum Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H.Jakarta, jurnaliswarga.id - Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka memang tidak serta-merta...

BPI KPNPA RI Bersama PSKBI Siap Jadi Garda Terdepan Kawal Program Kerja Kapolri 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) bersama jajaran Paquron Singandaru Karuhun Banten Indonesia...

HUT ke-57, Rahmad Sukendar Gelar Tasyakuran dan Peringati 26 Tahun Pernikahan

TANGSEL, JURNALISWARGA.ID - Selasa, 6 Oktober 2026, menjadi hari penuh kebahagiaan bagi Ketua Umum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar, genap berusia 57 tahun....

IHC RS Pertamina Prabumulih Perkuat Silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat untuk Mendukung Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

PRABUMULIH, 2 Oktober 2026. IHC RS Pertamina Prabumulih menjalin silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat, Pak Gatot, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan...

Wagub Kepri Perkuat Investasi UEA di Batam

BATAM, JURNALISWARGA.ID - Wagub Kepri menemui Dubes UEA di Batam untuk memperkuat investasi dan kemitraan ekonomi.Investasi UEA dan kemitraan ekonomiPeristiwa tersebut menjadi pokok berita pada 9 Oktober 2026. Judul sumber menyebut pertemuan berlangsung di Batam dan menempatkan penguatan investasi s

 

ARTIKEL TERKAIT