Ada Apa? Tiga Saksi Kasus Dugaan Suap Tsk Bupati Bogor Nonaktif AY dkk Absen dari Panggilan Penyidik KPK

JURNALISWARGA.ID,Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Terus Mendalami Kasus suap Tsk Bupati Bogor Nonaktif Dan Kawan-kawan kepada auditor BPK Jawa Barat terkait dengan laporan keuangan Pemerintah kabupaten Bogor agar kembali meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) terus bergulir.
Bedasarkan infomasi yang di terima Redaksi Jurnaliswarga.id melalui Plt Jubir KPK Alie Fikri pada hari Selasa (31/5/2022) menyampaikan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dan Memeriksa Sembilan Saksi baru guna mendalami kasus yang menjerat Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin, semuanya adalah pihak swasta/Kontraktor.

Kata Plt Jubir KPK, Pemanggilan terhadap Sembilan Saksi dilakukan untuk mendalami kasus yang menimpa Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin dan kawan-kawan yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Hari ini Senin (30/5/2022) pemeriksaan saksi TPK suap pengurusan laporan keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2021 dengan tersangka AY dan Kawan-kawan,” kata Ali Fikri Kepada Redaksi Jurnalis warga.

Ali Fikri juga menyebutkan bahwa hari ini ada 9 saksi yang dimintai keterangan yang merupakan pihak swasta/kontraktor, namun disayangkan ketiga pihak swasta tidak memenuhi panggilan Penyidik KPK tanpa keterang dan alasan tidak hadir memenuhi panggilan KPK sebagai saksi.

“Tim Penyidik, Senin (30/5/2022) bertempat di gedung KPK Merah Putih telah memeriksa sejumlah (9 Saksi yang hadir) saksi untuk Tsk Ay dkk, Sebagai berikut: HARTANTO HOETOMO (Wiraswasta/ Kuasa KSO PT. Hutomo Mandala Sepuluh Sebelas), M. HENDRI (Direktur CV ARAFAH), YUSUF SOFIAN (Direktur CV. PERDANA RAYA), MARATU LIANA (Direktur CV ORYANO), SUSILO (Direktur PT RAMA PERKASA), BASTIAN SIANTURI (Dirut PT LAMBOK ULINA), MAKMUR HUTAPEA (Karyawan PT LAMBOK ULINA), YOSEP OSCAR JAWA BATTU (Dirut PT TURELOTO BATTU INDAH), MA’ARUP FITRIYADI (Direktur CV. CIPTA KESUMA),” Sebut Fikri

Baca Juga:  Ahli Waris 5 Keturunan Bandardewa Minta Lahan Sengketa PT HIM Status Quo

“Kesembilan saksi ini memenuhi panggilan Tim Penyidik dan masih terus dilakukan pendalaman antara lain terkait dugaan berbagai aliran penerimaan sejumlah uang oleh Tsk AY melalui perantaraan Tsk RT dari beberapa pihak swasta (kontraktor) dan turut diduga pula bahwa uang-uang ini yang kemudian diberikan pada Tsk ATM dkk sebagai dana operasional selama proses audit berlangsung.”Sambungnya

Lebih lanjut Fikri menginformasikan bahwa ada Saksi yang di panggil penyidik KPK tidak hadir tanpa konfirmasi alasan tidak hadir.
” Saksi yang Tidak hadir NELSE. S (Direktur PT NENCI CITRA PRATAMA), DEDI WANDIKA (Wiraswasta)dan AMHAR RAWI (Pensiunan), ketiganya tidak hadir dan informasi yang kami terima ketiganya tanpa memberikan konfirmasi alasan ketidak hadirannya.”Ucap Fikri

“Tim Penyidik segera akan menjadwalkan pemanggilan berikutnya.”Tambahnya

Sebelumnya KPK juga telah memanggil dan memeriksa Puluhan saksi dalam kasus ini guna mendalami lebih lanjut kasus yang menjerat Bupati Bogor Nonaktif tsk AY dkk

Baca Juga:  Josephine Simanjuntak Dorong Warga Pilah Sampah, Bantargebang Berbenah 2026

KPK menetapkan Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin dkk sebagai tersangka di kasus suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor. AY dkk diduga menyuap pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat senilai Rp 1,9 miliar agar Kabupaten Bogor mendapat predikat wajar tanpa pengecualian (WTP) untuk tahun 2021 dari BPK Perwakilan Jawa Barat.
“Selama proses audit, diduga ada beberapa kali pemberian uang kembali oleh AY (Ade Yasin) melalui IA (Ihsan Ayatullah) dan MA (Maulana Adam) kepada tim pemeriksa, di antaranya dalam bentuk uang mingguan dengan besaran minimal Rp 10 juta hingga total selama pemeriksaan telah diberikan sekitar sejumlah Rp 1,9 miliar,” kata Ketua KPK Firli Bahuri dalam konferensi pers di KPK, Kamis (28/4).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Jurnaliswarga.id. Mari bergabung dimana Jurnaliswarga.id, Grup Telegram ” https://t.me/Jwarga News Update”, caranya klik link https://https://t.me/Jwarga atau di FB. https://www.facebook.com/profile.php?id=100071701384655 kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.Yuks ramaikan Jurnalis warga sebagai media ekspresi warga, apapun kegiatan warga siap diekspose agar pengambil kebijakan mengetahui keadaan yang sebenarnya di masyarakat.

Sumber:
Plt Jubir KPK Alie Fikri
‘Update penyidikan perkara dugaan TPK suap pengurusan laporan keuangan Pemkab Bogor TA 2021″(31/5/2022)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023

KOLAKA UTARA, JURNALISWARGA.ID - Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 tercantum sebagai judul berita dalam item RSS yang diterima.Rilis Indeks Pembangunan Manusia Kolaka UtaraRilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 menjadi informasi utama yang tersedia da

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak disiapkan di Banten. Gubernur Andra Soni menyebut langkah tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi.Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak menjadi fokus persiapan di Banten. Namun, item RSS ini tidak memuat

Selamat Dan Sukses Atas Kenaikan Pangkat Mayor Inf. Irian Yanto, CMH 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Pimpinan dan seluruh kru media nasional Jurnaliswarga.id menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irian Yanto atas kenaikan pangkat dari Kapten menjadi...

750 Zak Pupuk NPK Disalurkan ke 250 Petani Kolaka

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Kartu Tani Beramal menyalurkan 750 zak pupuk NPK kepada 250 petani di Kolaka. Informasi tersebut tercantum dalam pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat, 2 Oktober 2026.750 Zak Pupuk NPK untuk Petani KolakaBantuan yang disebutkan berupa pupuk NPK dengan jumlah 750 zak.

NPCI Kabupaten Bogor Matangkan Angkat Berat untuk Peparda 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Angkat berat NPCI Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026.Cabang olahraga angkat berat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor tersebut membidik emas pada Peparda 2026.Persiapan Angkat Ber

 

ARTIKEL TERKAIT