DITJEN HUBLA BAGIKAN SEMBAKO DAN ALAT KESELAMATAN KAPAL DAN BERSIH PANTAI DI PULAU UNTUNG JAWA

Jakarta, Dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) yang jatuh pada 17 September mendatang, Kementerian Perhubungan cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) menggelar acara sosialisasi keselamatan pelayaran, bakti sosial dan bersih pantai di Pulau Untung Jawa.

Pada saat bersamaan, dilaksanakan juga pengibaran bendera Merah Putih di dasar laut oleh Tim Rescue Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok yang dipimpin langsung oleh Direktur KPLP dan Kepala Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok.

Acara ini diikuti oleh ratusan masyarakat setempat serta turut dihadiri oleh Bupati Kepulauan Seribu Junaedi, Komandan Rayon Militer 04/Kepulauan Seribu, Kepala Kantor KSOP Kelas IV Kepulauan Seribu Johan Christopher, KSOP Kelas IV Marunda Patrick Pardede, KSOP Kelas IV Muara Angke Dimiyati, dan stakeholder terkait lainnya.

Direktur KPLP, Capt Mugen Sartoto dalam sambutannya saat membuka acara menyampaikan apresiasi karena acara ini terselenggara berkat kolaborasi bersama Women in Maritime Indonesia (WIMA INA), Indonesian National Shipowners’ Association atau INSA (DPP INSA), dan Pelindo Terminal Petikemas.

“Kita harus betul-betul peduli dengan keselamatan pelayaran, walaupun kurang nyaman memakai life jacket misalnya, namun tetap harus dipakai karena keselamatan itu penting,” ujar Capt Mugen.

Baca Juga:  Gelar Jam Komandan, Danramil 1417-11/Ranomeeto Tekankan Kepada Anggota Agar Jaga Nama Baik Satuan Dan Diri Sendiri

Capt Mugen berpesan, selain memberikan kesadaran akan pentingnya keselamatan pelayaran, kegiatan ini juga bertujuan mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap isu kebersihan terutama di pantai dan laut.

“Kita ingin mengajak peduli kebersihan, simbolnya kita adakan kegiatan bersih pantai,” ujarnya.

Sementara, Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok, Triono mengungkapkan dalam kegiatan tersebut dibagikan sebanyak 300 life jacket terdiri dari 200 life jacket dari KPLP dan 100 life jacket dari INSA, 100 ring buoy dari KPLP, 100 paket sembako dari WIMA, 100 kaos dari Pelindo PT Pelindo Petikemas dan 100 alat-alat kebersihan dari Kantor Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok.

“Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian dari Harhubnas Tahun 2022 yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap masyarakat dan nelayan tentang penggunaan transportasi laut dan pentingnya kita menjaga keseimbangan dan kelestarin ekosistem laut serta meningkatkan rasa kepedulian terhadap sesama,” ujar Triono.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Kepulauan Seribu, Junaedi menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini. Menurutnya, alat keselamatan pelayaran merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh warga Untung Jawa.

“Pentingnya memakai life jacket di pulau ini bukan hanya untuk nelayan mencari ikan juga hal-hal urgent ketika ada bencana life jacket ini sebagai inventaris karena bencana itu tidak terduga dan di pulau ini tidak ada bukit, tidak ada gunung, jadi ketika ada bencana kita harus pake life jacket,” jelasnya.

Baca Juga:  Politisi PSI Terima Audiensi Relawan Kawal Gibran Bersama

Dia juga menegaskan bahwa kegiatan bersih pantai yang dilaksanakan sangat penting mengingat Untung Jawa merupakan salah satu destinasi wisata sehingga faktor kebersihan pantai harus diperhatikan.

Selain itu, dia juga mengapresiasi pembagian paket sembako yang menurutnya sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Terima kasih bakti sosialnya membagikan sembako kepada warga kami mudah-mudahan ini dapat meringankan beban masyarakat,” tukasnya.

Ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) Samudera Bahari, Samnaih turut menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Perhubungan karena telah mengadakan acara sosialisasi dan pembagian alat keselamatan pelayaran.

“Karena kalau tidak ada pembagian kan kami harus beli sendiri karena bagaimanapun juga kita harus melengkapi alat keselamatan pelayaran,” ujarnya.

Dia juga mengapresiasi bantuan paket sembako yang diberikan, pasalnya saat ini banyak nelayan yang penghasilannya menurun. Dan berharap ke depannya bantuan dan kegiatan serupa akan kembali Jl. “Kita kadang melaut dapat (ikan) kadang engga yang menghasilkan,” katanya (yuni/rolla)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Persadin NTB Perkuat Sinergi BPN untuk Kepastian Hukum Tanah 2026

LOMBOK TENGAH, JURNALISWARGA.ID — Kepastian hukum atas tanah menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Di tengah berbagai persoalan pertanahan yang dapat muncul akibat kurangnya pemahaman administrasi...

Harimau Jangan Ompong! BPI KPNPA RI Tagih Janji Prabowo di Tengah Gejolak Kabupaten Bogor 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Persoalan integritas pemerintahan dan kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemerintahan di Kabupaten Bogor menjadi perhatian Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan...

Darurat Integritas”: Setelah Pemkab Bogor Diguncang Kasus Beruntun, BPN Kini Dikabarkan Kena OTT KPK 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Wilayah Bumi Tegar Beriman kembali menjadi sorotan tajam publik seiring merebaknya kabar Operasi Tangkap Tangani (OTT) yang dilancarkan oleh Komisi Pemberantasan...

Festival Ratu Raja Buah Perkuat Hortikultura Bogor 2026

Pemkab Bogor memperkuat sektor hortikultura melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026 di Pasar Petani Garuda, Minggu (13/9/2026), sebagai sarana edukasi, promosi, dan penguatan jejaring agribisnis buah lokal. Pengembangan durian dan manggis diarahkan pada peningkatan kualitas, nilai tambah, serta akses pasar, setelah 48 ton durian beku senilai Rp5,1 miliar diekspor ke China pada akhir 2025.

Uang Rp75 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Reskrim Polres Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan. Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara...

 

ARTIKEL TERKAIT