Ketua BPK RI Apresiasi Komitmen BSSN Kelola Keuangan Negara 2026

DEPOK, JURNALISWARGA.IDBadan Pemeriksa Keuangan (BPK) memberikan apresiasi kepada Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) atas komitmennya dalam membangun tata kelola keuangan negara yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kinerja.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan BSSN Tahun 2025 di Kantor BSSN, Depok, Selasa (28/7/2026). Penyerahan dilakukan oleh Anggota I BPK, Nyoman Adhi Suryadnyana, kepada Kepala BSSN, Nugroho Sulistyo Budi, beserta jajaran.

Dalam kesempatan itu, BPK mencatat sejumlah capaian positif yang berhasil diraih BSSN sepanjang tahun 2025. Salah satunya adalah keberhasilan BSSN menjadi salah satu kementerian/lembaga tercepat dalam menyampaikan laporan keuangan kepada BPK secara tepat waktu.

Selain itu, BSSN juga dinilai berhasil menindaklanjuti seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK secara tuntas. Capaian tersebut menjadi indikator kuat atas komitmen lembaga dalam memperkuat akuntabilitas dan tata kelola keuangan negara.

“BSSN juga telah menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang telah diberikan oleh BPK secara tuntas, menjadikan BSSN sebagai contoh lembaga pemerintah yang responsif dan bertanggung jawab. Selain itu, BSSN turut berkontribusi dalam peningkatan Global Cybersecurity Index (GCI) Indonesia tahun 2025,” ujar Nyoman Adhi Suryadnyana.

Baca Juga:  Kapolres Bogor Turun Langsung Bersama Anggota Urai Kemacetan Arus Lalu Lintas URAI Di Gadog

BPK menilai berbagai capaian tersebut menjadi fondasi penting untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara yang transparan, efektif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Atas hasil pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Tahun 2025, BPK memberikan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) kepada BSSN. Opini tersebut menunjukkan bahwa laporan keuangan BSSN telah disajikan secara wajar dalam semua aspek yang material sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Meski demikian, BPK masih menemukan beberapa aspek yang perlu mendapat perhatian, antara lain pengelolaan aset tetap yang belum sepenuhnya tertib, optimalisasi pemanfaatan aset tidak berwujud, serta adanya kekurangan volume pekerjaan dan ketidaksesuaian spesifikasi teknis pada sejumlah paket belanja yang mengakibatkan kelebihan pembayaran.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, BPK memberikan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya inventarisasi aset yang belum termanfaatkan, optimalisasi penggunaan perangkat lunak, serta penyetoran kelebihan pembayaran ke kas negara sesuai ketentuan yang berlaku.

Baca Juga:  Pangdam I/BB Terima Peresmian Satuan Baru Resimen Arhanud 2/Sisingamangaraja

BPK menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari proses berkelanjutan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan akuntabel.

“Audit tidak hanya menilai kepatuhan masa lalu, tetapi juga mengawal terwujudnya pengelolaan keuangan negara yang semakin baik. Karena itu, kami berharap seluruh rekomendasi BPK ditindaklanjuti secara konsisten sehingga mampu memperkuat sistem pengendalian intern, meningkatkan efektivitas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tegas Nyoman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Jenderal Pemeriksaan Keuangan Negara I BPK Sarjono, serta jajaran pejabat struktural dan fungsional dari BPK maupun BSSN.

Apresiasi dan rekomendasi yang disampaikan BPK diharapkan semakin memperkuat budaya tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas.(nR)

Sumber: klik disini >>>> Humas Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), 30 Juli 2026

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Persadin NTB Perkuat Sinergi BPN untuk Kepastian Hukum Tanah 2026

LOMBOK TENGAH, JURNALISWARGA.ID — Kepastian hukum atas tanah menjadi kebutuhan mendasar masyarakat. Di tengah berbagai persoalan pertanahan yang dapat muncul akibat kurangnya pemahaman administrasi...

Harimau Jangan Ompong! BPI KPNPA RI Tagih Janji Prabowo di Tengah Gejolak Kabupaten Bogor 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Persoalan integritas pemerintahan dan kepercayaan publik terhadap penyelenggara pemerintahan di Kabupaten Bogor menjadi perhatian Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan...

Darurat Integritas”: Setelah Pemkab Bogor Diguncang Kasus Beruntun, BPN Kini Dikabarkan Kena OTT KPK 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Wilayah Bumi Tegar Beriman kembali menjadi sorotan tajam publik seiring merebaknya kabar Operasi Tangkap Tangani (OTT) yang dilancarkan oleh Komisi Pemberantasan...

Festival Ratu Raja Buah Perkuat Hortikultura Bogor 2026

Pemkab Bogor memperkuat sektor hortikultura melalui Festival Ratu dan Raja Buah 2026 di Pasar Petani Garuda, Minggu (13/9/2026), sebagai sarana edukasi, promosi, dan penguatan jejaring agribisnis buah lokal. Pengembangan durian dan manggis diarahkan pada peningkatan kualitas, nilai tambah, serta akses pasar, setelah 48 ton durian beku senilai Rp5,1 miliar diekspor ke China pada akhir 2025.

Uang Rp75 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Reskrim Polres Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan. Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara...

 

ARTIKEL TERKAIT