Romo Kefas, Ketua Pewarna Provinsi Jabar  kunjungi tokoh masyarakat Cirebon

Cirebon, (JW) – Ketua Persatuan Wartawan Nasrani Provinsi Jabar Kefas Hervin Devananda,STh yang biasa di sapa dengan Romo Kefas melakukan safari kegiatan silaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat Cirebon, diantara tokoh yang disambangi nya adalah Pangeran Patih Amaludin Patih Keraton Kanoman Cirebon dan Raden Hamzaiya S. Hum pegiat Sejarah Cirebon.Minggu (19/2/2023)

Pertemuan yang dilakukan di keraton Kanoman ini berjalan dengan khidmat dan penuh dengan nilai toleransi dan disambut langsung oleh Pangeran Patih Amaludin selaku Patih Keraton Kanoman Cirebon.

Iya, beberapa waktu lalu terjadi pertemuan antara ketua Persatuan Wartawan Nasrani Provinsi Jabar dengan pangeran patih Amaludin dan saya di keraton Kanoman, pertemuan tersebut tentu saja adalah sebagai upaya pembentukan karakter nilai kerukunan toleransi umat beragama di kota wali ujar Raden Hamzaiya.

Baca Juga:  Road Show Ke-11 Di Sultra, Pangdam XIV/Hasanuddin Pesan Untuk Tetap Menjunjung Tinggi Netralitas 2023

Caruban nagari sebutan lain daripada Cirebon, yang bermakna campuran, dimana nagari Cirebon dahulu nya sudah dihuni oleh banyak suku-agama, kita masih bisa melihat klenteng-klenteng kuno yang hingga saat ini berdiri di Cirebon sudah cukup membuktikan bahwa Cirebon ini sudah mengutamakan nilai kerukunan beragama walaupun dalam upaya misi islamisasi di tanah jawa ujar Raden Hamzaiya.

Romo Kefas berpendapat bahwa pertemuan yang di pengaruhi suasana kebathinan yang luar biasa Indah dan penuh ke akraban ini, ternyata keagungan cirebon menyimpan berbagai macam perististiwa Besar dalam menjalin sebuah hubungan Toleransi Antar umat beragama,ujar romo Kefas.

Lebih lanjut Menuru Pria yang juga aktive Sebagai Penggiat Budaya ini menuturkan bahwa dibuktikan dengan bangunan – bangunan disekitar keraton yang menurut Kanjeng Gusti  Pangeran Patih Amaludin Patih Keraton Kanoman Cirebon dan Raden Hamzaiya S. Hum terdapat klenteng – klenteng yang sudah terbangun sejak dulu, dan keraton kanoman sendiri berdiri di area lokasi pemukiman warga tionghoa yang biasa dikenal dengan china Town ata pecinan, ini artinya hubungan antar umat di cirebon sudah terjadi dan terjalin beratus – ratus tahun lalu, oleh karena itu apa yang di tinggalkan oleh para leluhur Nusantara baik di cirebon maupun di nusantara ini sebagai generasi bangsa harus mengetahui dan wajib melestarikan warisan yang adiluhung ini, bahwa di nusantara ini memiliki karakter silaturahmi yang luar biasa dalam membangun hubungan antar umat beragama kata Romo Kefas (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Bogor Perkuat Tata Kelola Perizinan, Bupati Rudy Susmanto Dorong Investasi dan PAD 2026

Rudy Susmanto Perkuat Tata Kelola Perizinan untuk Dukung Pembangunan dan Tingkatkan PAD CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat tata kelola perizinan sebagai langkah...

Pemkab Bogor Siapkan Pusat Layanan Haji Terpadu, Rudy Susmanto Perkuat Pelayanan Jamaah

Rudy Susmanto Tegaskan Komitmen Terus Tingkatkan Pelayanan HaJI CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan bagi jamaah haji. Bupati...

Indonesia Business Forum 2026 Dorong Peluang Investasi di Sumatra Utara 2026

JURNALISWARGA.ID. Hong Kong, Republik Rangkat Tiongkok — KJRI Hong Kong menyelenggarakan Indonesia Business Forum 2026, pada Senin (13/4), mempromosikan Sumatra Utara sebagai destinasi potensial...

Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah, Irjen Kemhan Terima Audiensi DPRD Tulang Bawang 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan) Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte, mewakili Menteri Pertahanan Republik Indonesia, menerima audiensi pimpinan DPRD Kabupaten...

Dukcapil Singkawang Dapat Suntikan Semangat, Dirjen Teguh Dorong Transformasi Layanan Adminduk

Singkawang, Jurnaliswarga.id — Di tengah pendampingan kegiatan jemput bola layanan Adminduk di Bengkayang pada 15-17 April 2026, Direktur Pendaftaran Penduduk dan Pencatatan Sipil, Muhammad...

 

ARTIKEL TERKAIT