Romo Kefas, Ketua Pewarna Provinsi Jabar  kunjungi tokoh masyarakat Cirebon

Cirebon, (JW) – Ketua Persatuan Wartawan Nasrani Provinsi Jabar Kefas Hervin Devananda,STh yang biasa di sapa dengan Romo Kefas melakukan safari kegiatan silaturahmi dengan sejumlah tokoh masyarakat Cirebon, diantara tokoh yang disambangi nya adalah Pangeran Patih Amaludin Patih Keraton Kanoman Cirebon dan Raden Hamzaiya S. Hum pegiat Sejarah Cirebon.Minggu (19/2/2023)

Pertemuan yang dilakukan di keraton Kanoman ini berjalan dengan khidmat dan penuh dengan nilai toleransi dan disambut langsung oleh Pangeran Patih Amaludin selaku Patih Keraton Kanoman Cirebon.

Iya, beberapa waktu lalu terjadi pertemuan antara ketua Persatuan Wartawan Nasrani Provinsi Jabar dengan pangeran patih Amaludin dan saya di keraton Kanoman, pertemuan tersebut tentu saja adalah sebagai upaya pembentukan karakter nilai kerukunan toleransi umat beragama di kota wali ujar Raden Hamzaiya.

Baca Juga:  Seorang Wanita Terduga Pengedar Shabu (25/3/2023) Kembali Berhasil Diamankan Sat Resnarkoba Polresta Kendari

Caruban nagari sebutan lain daripada Cirebon, yang bermakna campuran, dimana nagari Cirebon dahulu nya sudah dihuni oleh banyak suku-agama, kita masih bisa melihat klenteng-klenteng kuno yang hingga saat ini berdiri di Cirebon sudah cukup membuktikan bahwa Cirebon ini sudah mengutamakan nilai kerukunan beragama walaupun dalam upaya misi islamisasi di tanah jawa ujar Raden Hamzaiya.

Romo Kefas berpendapat bahwa pertemuan yang di pengaruhi suasana kebathinan yang luar biasa Indah dan penuh ke akraban ini, ternyata keagungan cirebon menyimpan berbagai macam perististiwa Besar dalam menjalin sebuah hubungan Toleransi Antar umat beragama,ujar romo Kefas.

Lebih lanjut Menuru Pria yang juga aktive Sebagai Penggiat Budaya ini menuturkan bahwa dibuktikan dengan bangunan – bangunan disekitar keraton yang menurut Kanjeng Gusti  Pangeran Patih Amaludin Patih Keraton Kanoman Cirebon dan Raden Hamzaiya S. Hum terdapat klenteng – klenteng yang sudah terbangun sejak dulu, dan keraton kanoman sendiri berdiri di area lokasi pemukiman warga tionghoa yang biasa dikenal dengan china Town ata pecinan, ini artinya hubungan antar umat di cirebon sudah terjadi dan terjalin beratus – ratus tahun lalu, oleh karena itu apa yang di tinggalkan oleh para leluhur Nusantara baik di cirebon maupun di nusantara ini sebagai generasi bangsa harus mengetahui dan wajib melestarikan warisan yang adiluhung ini, bahwa di nusantara ini memiliki karakter silaturahmi yang luar biasa dalam membangun hubungan antar umat beragama kata Romo Kefas (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

BPI KPNPA RI: WTP Bukan Jaminan Kabupaten Bogor Bersih Korupsi 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak boleh serta-merta dijadikan ukuran bahwa sebuah daerah telah bersih dari...

Mukhlis Basri Koordinasi BMKG-Basarnas, Warga Lampung Diminta Siaga 2026

BANDAR LAMPUNG, JURNALISWARGA.ID – Anggota DPR RI Komisi V, Drs. H. Mukhlis Basri, meminta masyarakat di Provinsi Lampung tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyusul...

Prof. Henry Desak Penegakan Hukum Utamakan Pembinaan, Bukan Penjara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyerukan agar penegakan hukum dalam perkara yang berkaitan dengan persoalan administratif tetap mengedepankan keadilan, proporsionalitas,...

Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Nama Tubagus Rahmad Sukendar, yang akrab disapa Kang Tb Sukendar, dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Banten yang selama lebih dari...

Ketua APUDSI Kabupaten Bogor Apresiasi Penjaringan Calon BPD 2026

TAMANSARI, JURNALISWARGA.ID — Partisipasi masyarakat dalam proses penjaringan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah Asosiasi Pelaku Usaha...

 

ARTIKEL TERKAIT