Kemendikdasmen Perkuat SipLah dan UMK-K, Pengadaan Pendidikan Makin Transparan dan Dorong Ekonomi Daerah 2026

PADANG, JURNALISWARGA.ID – Komitmen pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang transparan, akuntabel, dan berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah terus menunjukkan hasil positif. Salah satunya diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Onboarding Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) yang digelar di Kota Padang, Sumatera Barat.

Kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Koperasi (UMK-K) dalam ekosistem pengadaan pemerintah, khususnya melalui Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SipLah). Melalui digitalisasi pengadaan, satuan pendidikan kini memiliki akses yang lebih mudah, cepat, dan transparan dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa pendidikan.

Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Medi Iswandi, yang mewakili Gubernur Sumatera Barat saat membuka kegiatan tersebut, menegaskan bahwa integrasi UMK-K ke dalam platform digital bukan sekadar inovasi teknologi, tetapi merupakan langkah nyata dalam memperkuat perekonomian lokal sekaligus mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

“Melalui komitmen, kolaborasi, dan pendampingan berkala yang konsisten, produk lokal Sumatera Barat dipastikan siap naik kelas dan mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri demi kemajuan pendidikan Indonesia,” ujar Medi Iswandi.

Baca Juga:  Wali Kota Bogor Apresiasi Prestasi ASN di Pelatihan Kepemimpinan Nasional 2026

Kegiatan ini turut dihadiri Deputi Bidang Pengembangan Strategi dan Kebijakan LKPP, Muhammad Aris Supriyanto, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat Endrizal, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki perhatian terhadap penguatan ekosistem pengadaan digital nasional.

Sementara itu, Kepala Balai Layanan Tata Kelola Sumber Daya Pendidikan, Henry Eko Hapsanto, menjelaskan bahwa SipLah menjadi instrumen penting dalam transformasi tata kelola pembelanjaan sekolah yang modern dan efisien.

Menurut Henry, seluruh proses pembelanjaan sekolah kini dapat dilakukan secara digital, mulai dari pencarian produk, transaksi, dokumentasi hingga pelaporan. Sistem tersebut memberikan kepastian transparansi dan akuntabilitas, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi pelaku UMK-K untuk menjadi mitra strategis satuan pendidikan.

“Melalui SipLah, seluruh proses pembelanjaan sekolah dapat dilakukan secara digital. Sistem ini mendukung prinsip transparansi, akuntabilitas, serta memberikan ruang yang lebih besar bagi pelaku UMK-K untuk menjadi mitra strategis satuan pendidikan,” jelas Henry.

Dalam kegiatan onboarding tersebut, para pelaku UMK-K mendapatkan pendampingan langsung untuk mendaftarkan usahanya ke berbagai platform pengadaan pemerintah seperti INAPROC, SIKAP, PaDi UMKM, AYOOMALL, dan SipLah. Peserta juga memperoleh pemahaman mengenai tata kelola transaksi digital serta sistem perpajakan terbaru guna meningkatkan kesiapan sebagai penyedia barang dan jasa pemerintah.

Baca Juga:  DPRD Sultra Gelar RDP Terkait Pungli Kepengurusan SPB Oleh Oknum KUPP Kelas 1 Molawe Konut

Berbagai kalangan menyambut positif langkah Kemendikdasmen tersebut. Digitalisasi pengadaan dinilai tidak hanya meningkatkan transparansi penggunaan anggaran pendidikan, tetapi juga menjadi peluang besar bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang dan memperluas pasar.

Penguatan SipLah juga dipandang sebagai bentuk keberpihakan pemerintah pusat terhadap produk dalam negeri dan UMKM daerah. Dengan semakin banyaknya penyedia lokal yang bergabung dalam sistem, sekolah memiliki lebih banyak pilihan produk berkualitas dengan proses pengadaan yang lebih cepat, efektif, dan terukur.

Program ini sekaligus menjadi bukti nyata komitmen Kemendikdasmen dalam membangun ekosistem pendidikan yang modern, transparan, dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi digitalisasi pengadaan pendidikan dan pemberdayaan UMK-K, pemerintah optimistis kualitas layanan pendidikan nasional akan semakin meningkat seiring tumbuhnya ekonomi daerah yang berkelanjutan. (Red/nR)

Sumber Informasi:
Balai Layanan Tata Kelola Sumber Daya Pendidikan Kemendikdasmen, LKPP, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. (Penulis & Dokumentasi: Sinthya – Balai SDSP).

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

RS Pertamina Prabumulih Hadir di KBSS Sumatra 2026, Siagakan Layanan Medis di Stadion Talang Jimar

PRABUMULIH — RS Pertamina Prabumulih turut berpartisipasi dalam mendukung kelancaran kegiatan KBSS (Kumpul Bareng Scooter Sesumatra) yang diselenggarakan pada 24–25 Oktober 2026 di Stadion...

Edukasi Tanggap Darurat Remaja: Sinergi RS Pertamina Prabumulih dan Universitas Binawan Gelar Pelatihan First Aid for Teenagers di SMP YPS Prabumulih

PRABUMULIH, 26 Oktober 2026– Dalam rangka implementasi ilmu Kesehatan Masyarakat serta penguatan manajemen risiko kesehatan di lingkungan sekolah, Kartika Br Ginting Head of EHC...

LMND EKSEKUTIF KOTA DELI SERDANG DUA PERSOALAN MENGUJI TANGGUNG JAWAB PEMKAB DELI SERDANG, LMND DESAK BUPATI PASTIKAN TRANSPARANSI DAN TINDAK LANJUT! Deli Serdang, 26...

RILIS PERS LMND EKSEKUTIF KOTA DELI SERDANG DUA PERSOALAN MENGUJI TANGGUNG JAWAB PEMKAB DELI SERDANG, LMND DESAK BUPATI PASTIKAN TRANSPARANSI DAN TINDAK LANJUT!Deli Serdang, 26 Oktober...

IHC RS Pertamina Prabumulih dan Pertamina Zona 4 Bersinergi Meningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja Pertamina dan Masyarakat Kota Prabumulih

PRABUMULIH, 23 Oktober 2026 – IHC RS Pertamina Prabumulih melaksanakan audiensi dengan General Manager (GM) PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4, Heru...

Hasupa Hasundau, Gubernur Kalteng Tekankan Persatuan

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menggelar pertemuan hasupa hasundau bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat, 23 Oktober 2026.Pertemuan tersebut mempertemukan Gubernur Kalimantan Tengah dengan tokoh lintas agama dan masyarakat dalam sebuah ag

 

ARTIKEL TERKAIT