Diduga ada Oknum menjual Buku LKS di SDN Pasir Eurih 03

Bogor, jurnaliswarga.id – Diduga ada Oknum menjua lembar kerja siswa(LKS), yang sudah jelas dilarang peredaran nya di dalam dunia pendidikan, namun masih saja ada oknum di pihak sekolah yang menjual nya, (23/10/2023).

Sesuai undang undang yang berlaku di Indonesia bahwasanya Edaran Nomor: B – 1289/PSD.1 /100.3.4/02/2023 tentang Larangan Penjualan Buku Pelajaran dan Lembar Kerja Siswa Pada Satuan Pendidikan ini dikeluarkan sejalan dengan Permendiknas Nomor 2 Tahun 2008 pasal 11 tentang Pelarangan Penjualan Buku dan apabila ditemukan ada pungutan dan aktivitas jual beli LKS di sekolah, maka kepala sekolah akan diberi sanksi sesuai PP Nomor 52 tahun 2010 tentang Disiplin PNS,”

Baca Juga:  Ketegangan di Universitas Malahayati, Warga Lampung Tolak Kehadiran Preman Ambon

Diduga ada Oknum menjual Buku LKS di SDN Pasir Eurih 03.

Seolah kebal hukum SDN 03 Pasir Eurih kecamatan Tamansari Kabupaten bogor masih saja mengindahkan peraturan tersebut,diduga kuat SDN 03 Pasir Eurih kecamatan Tamansari Kabupaten Bogor menjual LKS dengan berkedok orang tua siswa,sesuai kesaksian salah satu orang tua murid yang memberikan keterangan pade crew media,anak saya kelas satu iya anak saya membeli LKS di mama dv,’ seharga Rp.117.000,” sebetulnya kami keberatan harus membeli dengan seharga itu soal nya sangat memberatkan kami sebagai orang tua murid. terang salah satu orang tua murid

saat media liputan jurnalis mengkomfirmasi ke pihak sekolah terkait penjualam Lks tersebut membenarkan adanya penjualan LKS di SDN 03 pasir eurih, namun pihak sekolah tidak mengetahui dan merasa tidak bersalah karna penjualan LKS tersebut,dikarnakan di kelola oleh orang tua murid sehingga pihak sekolah merasa tidak bisa di salah kan terkait penjualan LKS tersebut. itu dari penjual pak is, langsung di tampung sama orang tua murid.
jelas salah satu guru di SDN tersebut

Baca Juga:  Satlantas Polres Bogor Tindaklanjuti Video Viral Sekelompok Remaja Melintas di Jalur Wisata Puncak Tanpa Helm, Pakaian dan Alas Kaki 2023

sampai berita ini di tayangkan media belum bisa mengklarifikasi
terhadap Kepala Sekolah SDN 03 Pasir Eurih kecamatan tamansari kabupaten bogor. ( Ade)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkot Bogor Tekankan Standar Higiene Depot Air Minum

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Pemkot Bogor menekankan pentingnya standar higiene bagi pengelola depot air minum.Standar higiene depot air minumInformasi tersebut tercantum dalam berita Pemerintah Kota Bogor bertanggal 7 Oktober 2026. Sumber RSS tidak memuat rincian mengenai bentuk penekanan, pihak yang

Rakor Pemprov Jabar Bahas Layanan Kesehatan hingga Rencana BRT

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Rakor Pemprov Jabar membahas layanan kesehatan hingga rencana BRT.Rakor Pemprov JabarJudul berita menyebut dua topik utama dalam rakor tersebut, yakni layanan kesehatan dan rencana BRT.Item RSS tidak memuat rincian mengenai waktu pelaksanaan, peserta, lokasi rapat, maupun h

Pemprov Kepri dan Ditjen Pemasyarakatan Perkuat Pembinaan Klien

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) dan Ditjen Pemasyarakatan memperkuat pembinaan klien.Informasi tersebut tercantum dalam judul berita Pemprov Kepri bertanggal 7 Oktober 2026. Sumber RSS tidak memuat rincian mengenai bentuk pembinaan, pihak yang ha

Kepri Bentuk TTIS di Seluruh Kabupaten/Kota

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Kepri berhasil membentuk TTIS di seluruh kabupaten/kota. Wakil Gubernur Kepri menerima penghargaan dari BSSN.TTIS Kepri di Seluruh Kabupaten/KotaInformasi tersebut tercantum dalam berita Pemprov Kepri yang diterbitkan pada 7 Oktober 2026. Judul berita menyebut pemb

Pemprov Banten dan PTPN IV Berdayakan Warga Lokal

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Pemprov Banten dan PTPN IV bersinergi untuk memberdayakan warga lokal melalui rekrutmen dan optimalisasi lahan.Pemberdayaan warga lokalGubernur Banten Andra Soni menegaskan, setiap peluang untuk menekan angka pengangguran di wilayahnya harus dimanfaatkan secara maksimal.Ko

 

ARTIKEL TERKAIT