“Tragis, Seorang Ibu  Janda Dipolisikan Anak Kandunnya: Ketua Bidang Hukum Ajwi Farhan Ch Angkat Bicara”

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Sebuah kasus memilukan mencuat di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Seorang ibu janda bernama Sarrofah, mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang telah berjuang membesarkan anak-anaknya dengan bekerja di luar negeri, justru dilaporkan ke polisi oleh anak kandungnya sendiri, Uswatun Hasanah, atas dugaan perusakan rumah. Jum’at (19/9/2025)

Kasus ini sontak menuai sorotan tajam dari Advokat Farhan Ch, SE., SH., MH.,Ketua Departemen Hukum dan HAM Dewan Pimpinan Nasional Aliansi Rakyat Indonesia Emas sekaligus Departemen Hukum AJWI. Farhan menyatakan keprihatinannya mendalam terhadap nasib Sarrofah yang di usia senja malah menghadapi laporan hukum dari darah dagingnya sendiri.

Baca Juga:  Ketua TP PKK Eva Rudy Tegaskan Peran Keluarga dalam Deteksi Dini HIV

“Kasus ini sangat memprihatinkan dan melukai hati kita semua. Seorang ibu yang telah berkorban demi anak-anaknya, justru diperlakukan tidak adil seperti ini,” ujar Farhan kepada awak media AJWI.

Farhan menilai tindakan Uswatun Hasanah tidak hanya mencederai nilai kemanusiaan, tetapi juga melanggar etika moral dan norma agama Islam. Ia mendesak pihak kepolisian, alim ulama, dan tokoh masyarakat di Sampang untuk turun tangan menghentikan perkara tersebut.

“Kita wajib membantu Ibu Sarrofah ini melawan tindakan anak durhaka. Air susu dibalas air tuba adalah perbuatan yang sangat tercela,” tegasnya.

Farhan juga menyerukan agar masyarakat Indonesia memberikan dukungan moral kepada Sarrofah serta ikut mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia mendorong agar penyelesaian perkara dilakukan melalui Restorative Justice (RJ), sehingga Sarrofah bisa terbebas dari jeratan hukum dan mendapatkan keadilan.

Baca Juga:  Harapan Petani atas Kehadiran Dua Bendungan di Jawa Timur

“Kami berharap kasus ini bisa selesai dengan adil dan bijaksana. Jangan sampai seorang ibu yang seharusnya dihormati, justru diperlakukan seperti tersangka oleh anak kandungnya sendiri,” pungkas Farhan.

Kasus Sarrofah kini menjadi sorotan publik, tidak hanya di Sampang, tetapi juga di tingkat nasional. Masyarakat pun menunggu langkah tegas aparat dan tokoh setempat untuk memastikan keadilan bagi seorang ibu yang telah berkorban demi anak-anaknya.(Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rahmad Sukendar Desak Kapolri Copot Kapolres Pasangkayu Terkait Dugaan Penganiayaan Anggota 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mendesak Kapolri untuk segera mencopot Kapolres Pasangkayu dari jabatannya dan melakukan proses hukum apabila...

Ketua AJWI Bogor Dukung UPT Perbibitan Ternak Rumpin Salurkan DOC KUB untuk Peternak Desa 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (DPC AJWI) Kabupaten Bogor, Ketua Ajwi  Nimbrod, A.Md., S.Th, mengapresiasi kolaborasi antara masyarakat dengan...

Apresiasi Pencinta Al-Qur’an, Yayasan Arrayan Santoso Gelar Pengukuhan Guru dan Santri 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Yayasan Arrayan Santoso sukses menyelenggarakan acara Pengukuhan Para Guru dan Santri Tahfidz Al-Qur'an sebagai wujud nyata kepedulian dan apresiasi terhadap para...

RUU Perampasan Aset: Senjata Melawan Korupsi atau Celah Penyalahgunaan Kekuasaan? 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Tidak ada satu pun warga negara yang menolak pemberantasan korupsi. Tidak ada alasan untuk membela pelaku pencucian uang, bandar narkotika, maupun...

Ketum PB FORMULA Soroti Keadilan Hukum bagi Kaum Dhuafa 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Ketua Umum PB FORMULA (Forum Ulama dan Aktivis Islam), Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, mengapresiasi penyelenggaraan Mudzakaroh Hukum Nasional dan Apresiasi...

 

ARTIKEL TERKAIT