Dewan Pengawas BPJS Kesehatan Siruaya Utamawan Dorong Perlindungan Sosial bagi Pekerja Platform Digital dan Transportasi

PASURUAN, JURNALISWARGA.ID – Anggota Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Siruaya Utamawan, menekankan pentingnya perlindungan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan kepastian hukum bagi para pekerja platform digital dan transportasi online. Hal ini disampaikannya saat menjadi narasumber utama dalam diskusi bertema “Manfaat BPJS Kesehatan bagi Pekerja Platform Digital-Transonline” yang diselenggarakan dalam Rapat Kerja Nasional (RAKERNAS) Serikat Pekerja Dirgantara, Digital dan Transportasi Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPDT FSPMI) tahun 2025, pada hari Kamis, 18 September 2025.

Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan serikat pekerja, antara lain Sekjen DPP FSPMI Sabilar Rosyad, S.H., Ketua Umum PP SPDT FSPMI Drs. M. Syawal Harahap, Ketua DPW FSPMI Jawa Timur Pujianto, serta Sekretaris Umum PP SPDT FSPMI Indra Kurniawan. Turut hadir pula Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pasuruan, dr. Dina Diana Permata beserta jajaran.

Dalam diskusi yang dimoderatori oleh Drs. M. Syawal Harahap, Siruaya Utamawan menyatakan bahwa SPDT FSPMI memiliki potensi besar untuk tumbuh seiring dengan era digitalisasi yang tidak terelakkan. Namun, ia mengingatkan bahwa digitalisasi tanpa kendali dapat berdampak negatif, salah satunya mengikis rasa solidaritas.
“SPDT harus mencari cara untuk meramu kepentingan-kepentingan individu para pekerja menjadi sebuah kepentingan komunal yang diperjuangkan bersama,” tegas Siruaya.

Baca Juga:  Polsek Cibinong Tindak Lanjutti Pembobolan Sebuah Rumah yang Ditinggal Oleh Pemilik 2024

Ia juga menjelaskan bahwa Program JKN sendiri sangat bergantung pada digitalisasi, terutama untuk mencegah kecurangan (fraud). “Tahun 2024, beban jaminan JKN mencapai Rp170 triliun. Angka fraud secara persentase mungkin kecil, tapi secara nominal tetap sangat besar, sehingga digitalisasi menjadi kunci,” paparnya.

Siruaya meluruskan beberapa pandangan umum, salah satunya mengenai fungsi BPJS Kesehatan. “Fungsi kami adalah memberikan jaminan, bukan pemberi pelayanan kesehatan. Penyelenggara layanan ada di fasilitas kesehatan (Faskes) yang menjadi mitra kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti kontribusi besar segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) dalam menjaga keberlangsungan Program JKN. Menurutnya, hanya segmen PPU yang preminya masih surplus, sementara rasio klaim segmen lain pada tahun 2025 diproyeksikan di atas 100%. “Meski begitu, ketahanan dana jaminan sosial masih aman hingga akhir 2025 berkat adanya cadangan dari surplus tahun-tahun sebelumnya,” tambahnya.

Baca Juga:  Satbrimob Polda Jatim Turut Kawal Pilkades Serentak Kabupaten Pamekasan

Siruaya menunjukkan keberpihakannya yang kuat kepada para pekerja. “Saya marah besar kalau ada pekerja dianeh-anehkan oleh fasilitas kesehatan dan tidak mendapatkan haknya sesuai ketentuan.” ujarnya.

Secara khusus, ia mendorong perjuangan para pengemudi ojek online (ojol) untuk mendapatkan status sebagai pekerja, bukan mitra. “Kita harus mendukung teman-teman ojol untuk dijadikan pekerja bukan mitra, agar mereka mendapatkan kepastian hukum dan hak-hak jaminan sosial yang semestinya,” serunya.

Di akhir sesi, Siruaya Utamawan membuka diri untuk menerima segala masukan dan kritik dari para anggota serikat pekerja demi perbaikan Program JKN ke depan. “Silakan sampaikan kepada saya agar program JKN ke depannya menjadi lebih baik,” pungkasnya.(Red)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PASCA PUTUSAN MK: BOLA POLITIK GIBRAN BERPINDAH DARI MK KE ISTANA 2026

Analisa Politik dan Hukum Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H.Jakarta, jurnaliswarga.id - Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka memang tidak serta-merta...

BPI KPNPA RI Bersama PSKBI Siap Jadi Garda Terdepan Kawal Program Kerja Kapolri 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) bersama jajaran Paquron Singandaru Karuhun Banten Indonesia...

HUT ke-57, Rahmad Sukendar Gelar Tasyakuran dan Peringati 26 Tahun Pernikahan

TANGSEL, JURNALISWARGA.ID - Selasa, 6 Oktober 2026, menjadi hari penuh kebahagiaan bagi Ketua Umum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar, genap berusia 57 tahun....

IHC RS Pertamina Prabumulih Perkuat Silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat untuk Mendukung Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

PRABUMULIH, 2 Oktober 2026. IHC RS Pertamina Prabumulih menjalin silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat, Pak Gatot, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan...

Wagub Kepri Perkuat Investasi UEA di Batam

BATAM, JURNALISWARGA.ID - Wagub Kepri menemui Dubes UEA di Batam untuk memperkuat investasi dan kemitraan ekonomi.Investasi UEA dan kemitraan ekonomiPeristiwa tersebut menjadi pokok berita pada 9 Oktober 2026. Judul sumber menyebut pertemuan berlangsung di Batam dan menempatkan penguatan investasi s

 

ARTIKEL TERKAIT