“Tragis, Seorang Ibu  Janda Dipolisikan Anak Kandunnya: Ketua Bidang Hukum Ajwi Farhan Ch Angkat Bicara”

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Sebuah kasus memilukan mencuat di Kabupaten Sampang, Jawa Timur. Seorang ibu janda bernama Sarrofah, mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang telah berjuang membesarkan anak-anaknya dengan bekerja di luar negeri, justru dilaporkan ke polisi oleh anak kandungnya sendiri, Uswatun Hasanah, atas dugaan perusakan rumah. Jum’at (19/9/2025)

Kasus ini sontak menuai sorotan tajam dari Advokat Farhan Ch, SE., SH., MH.,Ketua Departemen Hukum dan HAM Dewan Pimpinan Nasional Aliansi Rakyat Indonesia Emas sekaligus Departemen Hukum AJWI. Farhan menyatakan keprihatinannya mendalam terhadap nasib Sarrofah yang di usia senja malah menghadapi laporan hukum dari darah dagingnya sendiri.

“Kasus ini sangat memprihatinkan dan melukai hati kita semua. Seorang ibu yang telah berkorban demi anak-anaknya, justru diperlakukan tidak adil seperti ini,” ujar Farhan kepada awak media AJWI.

Baca Juga:  Jalan Vital Nanggewer Rusak Parah, Tuntutan Perbaikan Tidak Ditanggapi 2023

Farhan menilai tindakan Uswatun Hasanah tidak hanya mencederai nilai kemanusiaan, tetapi juga melanggar etika moral dan norma agama Islam. Ia mendesak pihak kepolisian, alim ulama, dan tokoh masyarakat di Sampang untuk turun tangan menghentikan perkara tersebut.

“Kita wajib membantu Ibu Sarrofah ini melawan tindakan anak durhaka. Air susu dibalas air tuba adalah perbuatan yang sangat tercela,” tegasnya.

Farhan juga menyerukan agar masyarakat Indonesia memberikan dukungan moral kepada Sarrofah serta ikut mengawal kasus ini hingga tuntas. Ia mendorong agar penyelesaian perkara dilakukan melalui Restorative Justice (RJ), sehingga Sarrofah bisa terbebas dari jeratan hukum dan mendapatkan keadilan.

Baca Juga:  PKS Menang Telak di Pemilihan DPRD 2024 Dapil 5 Bogor Utara : ENDAH Sampaikan Terimakasih

“Kami berharap kasus ini bisa selesai dengan adil dan bijaksana. Jangan sampai seorang ibu yang seharusnya dihormati, justru diperlakukan seperti tersangka oleh anak kandungnya sendiri,” pungkas Farhan.

Kasus Sarrofah kini menjadi sorotan publik, tidak hanya di Sampang, tetapi juga di tingkat nasional. Masyarakat pun menunggu langkah tegas aparat dan tokoh setempat untuk memastikan keadilan bagi seorang ibu yang telah berkorban demi anak-anaknya.(Red)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PASCA PUTUSAN MK: BOLA POLITIK GIBRAN BERPINDAH DARI MK KE ISTANA 2026

Analisa Politik dan Hukum Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H.Jakarta, jurnaliswarga.id - Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka memang tidak serta-merta...

BPI KPNPA RI Bersama PSKBI Siap Jadi Garda Terdepan Kawal Program Kerja Kapolri 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) bersama jajaran Paquron Singandaru Karuhun Banten Indonesia...

HUT ke-57, Rahmad Sukendar Gelar Tasyakuran dan Peringati 26 Tahun Pernikahan

TANGSEL, JURNALISWARGA.ID - Selasa, 6 Oktober 2026, menjadi hari penuh kebahagiaan bagi Ketua Umum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar, genap berusia 57 tahun....

IHC RS Pertamina Prabumulih Perkuat Silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat untuk Mendukung Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

PRABUMULIH, 2 Oktober 2026. IHC RS Pertamina Prabumulih menjalin silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat, Pak Gatot, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan...

Wagub Kepri Perkuat Investasi UEA di Batam

BATAM, JURNALISWARGA.ID - Wagub Kepri menemui Dubes UEA di Batam untuk memperkuat investasi dan kemitraan ekonomi.Investasi UEA dan kemitraan ekonomiPeristiwa tersebut menjadi pokok berita pada 9 Oktober 2026. Judul sumber menyebut pertemuan berlangsung di Batam dan menempatkan penguatan investasi s

 

ARTIKEL TERKAIT