Aroma Busuk Bea Cukai Madura, BPI KPNPA RI Desak Menkeu Usut Pembiaran Rokok Ilegal di Pamekasan

PAMEKASAN, JURNALISWARGA.ID – Aroma busuk mulai tercium dari tubuh Bea Cukai (BC) Madura yang kini dipimpin Novian Dermawan. Lembaga yang seharusnya menjadi garda depan pemberantasan peredaran rokok ilegal, justru dinilai tutup mata terhadap maraknya pelanggaran di Kabupaten Pamekasan, Kamis (9/10/2025).

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menilai sikap diam Bea Cukai Madura terhadap aktivitas rokok ilegal sudah melewati batas kewajaran.
Ia mendesak Menteri Keuangan segera mengusut tuntas dugaan pembiaran yang dilakukan oleh pihak Bea Cukai Madura. Jangan sampai ada oknum yang bermain mata dan ikut menikmati hasil kejahatan ekonomi ini.

Baca Juga:  Siapkan Single Perdana Karya Dody 'Kangen Band', Grup Duo The QQ Boys Siap Ramaikan Musik Indonesia 2023

Rahmad menambahkan, peredaran rokok tanpa cukai di Madura bukan hanya merugikan negara, tetapi juga merusak tatanan industri yang sehat.
Kerugian negara akibat rokok ilegal ini bisa mencapai miliaran rupiah, sementara pihak Bea Cukai Madura seolah tak berkutik. Ini jelas ada yang tidak beres.

Baca Juga:  Gus Muhdlor Apresiasi GP Ansor dan Fatayat NU Bantu Pulihkan Ekonomi Sidoarjo Lewat Kampung Ramadhan

Menurutnya, jika Kementerian Keuangan tidak segera mengambil langkah konkret, BPI KPNPA RI akan melayangkan laporan resmi ke Kejaksaan Agung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Rahmad menegaskan, bila ada oknum aparat yang terlibat atau melindungi jaringan rokok ilegal, mereka harus ditindak tegas tanpa pandang bulu.

BPI KPNPA RI menegaskan komitmennya untuk terus mengawasi kinerja lembaga pemerintah, termasuk Bea Cukai, agar tidak menjadi sarang praktik kotor dan penyalahgunaan kewenangan. (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Desakan Keras Usut Dugaan Aliran Dana Rp50 Miliar, BPI KPNPA RI Minta Bareskrim Periksa Razman Nasution

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pernyataan Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution terkait dugaan aliran dana Rp50 miliar untuk menggulirkan isu ijazah palsu milik mantgan...

Pemkab Bogor Tutup Jalan Tegar Beriman Saat CFD, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Bogor, jurnaliswarga.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan kembali menggelar Car Free Day (CFD) di kawasan Cibinong pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Kasus penimbunan pesisir oleh PT Gandasari Shipyard di Bintan kian memanas. Tak lagi sekadar dugaan pelanggaran izin lingkungan, perkara ini kini...

Mensos Gus Ipul Tak kenal Libur, Penyaluran Bantuan Korban Bencana Sumatra Tetap Terlaksana

Jakarta, Jurnaliwarga.id - Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui sambungan Zoom dari Kantor Kemensos...

Gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Presiden Minta Penyelamatan Warga Jadi Prioritas

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Pemerintah bergerak cepat dalam merespons bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Maluku Utara (Malut), dan...

 

ARTIKEL TERKAIT