Gubernur Sulbar Buka Bulan Mamase 2026, Janjikan Jadi Event Pariwisata Unggulan Kabupaten Mamasa Tahun Depan

MAMASA, JURNALISWARGA.ID — Event budaya tahunan Bulan Mamase 2026 resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Barat H. Suhardi Duka di Lapangan Kondosapata, Kabupaten Mamasa, Senin (6/4/2026). Kegiatan ini diawali dengan Karnaval Budaya Mamasa yang berlangsung meriah dan penuh warna, menampilkan kekayaan tradisi lokal dari berbagai kecamatan.

Berdasarkan rilis resmi yang dilansir dari portal Pemerintah Kabupaten Mamasa, pembukaan acara turut dihadiri Welem Sambolangi, H. Sudirman, jajaran Forkopimda, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.

Karnaval Budaya dari 17 Kecamatan

Sebanyak 17 peserta dari seluruh kecamatan di Kabupaten Mamasa ambil bagian dalam karnaval budaya yang berkolaborasi dengan OPD pendamping masing-masing. Parade dimulai dari Kantor DPRD Mamasa dan menempuh jarak sekitar dua kilometer hingga finis di Lapangan Kondosapata.

Ragam pertunjukan budaya ditampilkan, mulai dari:

Pakaian adat khas Mamasa (Sambuk Mamasa)
Musik tradisional
Permainan rakyat

Baca Juga:  Polsek Caringin Cepat Tanggap Amankan TKP Pencurian dengan Pemberatan di Minimarket 2024

Kegiatan ini menjadi simbol kuat pelestarian budaya sekaligus identitas daerah.

Gubernur Sulbar Buka Bulan Mamase 2026, Janjikan Jadi Event Pariwisata Unggulan Kabupaten Mamasa Tahun Depan
Gubernur Sulbar H. Suhardi Duka Buka Bulan Mamase 2026, Janjikan Jadi Event Pariwisata Unggulan Kabupaten Mamasa Tahun Depan

 

Apresiasi Gubernur dan Dorongan Pariwisata

Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat Mamasa dalam menjaga budaya lokal.

“Saya salut dengan Mamasa yang selalu bangga dengan budayanya. Budaya adalah jati diri suatu daerah yang mampu memberikan identitas tersendiri,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa Bulan Mamase akan dijadikan program prioritas pariwisata Provinsi Sulawesi Barat ke depan, guna menarik lebih banyak wisatawan.

UMKM dan Potensi Lokal Jadi Prioritas

Selain budaya, Gubernur juga menyoroti pentingnya pengembangan produk UMKM Mamasa, seperti:

Kopi Mamasa dengan branding khas daerah
Budidaya nanas
Produksi markisa

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing ekonomi lokal di tengah tantangan efisiensi anggaran.

Momentum Silaturahmi dan Penguatan Ekonomi

Sementara itu, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, menjelaskan bahwa Bulan Mamase tidak hanya menjadi ajang budaya, tetapi juga momentum strategis untuk:

Baca Juga:  WAKIL BUPATI KOLAKA SAMBUT KEDATANGAN PANGDAM XIV/HASANUDDIN DI MAKODIM 1412 KOLAKA

Memperkenalkan pariwisata Mamasa
Mendorong pameran UMKM
Menggerakkan ekonomi kerakyatan

“Bulan Mamase juga menjadi ajang silaturahmi dengan diaspora Mamasa yang pulang kampung, sehingga menjadi ruang berbagi gagasan untuk pembangunan daerah,” jelasnya.

Kolaborasi dan Visi Pariwisata Inklusif

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, termasuk Perhimpunan Masyarakat Toraja Indonesia (PMTI) dan komunitas lokal lainnya. Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya menjadikan Mamasa sebagai destinasi pariwisata yang lebih inklusif di masa depan.

Antusiasme Tinggi, Budaya Tetap Lestari

Semarak Bulan Mamase 2026 membuktikan bahwa budaya lokal tetap hidup dan menjadi kekuatan utama dalam membangun identitas serta perekonomian daerah.

Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, Kabupaten Mamasa diharapkan mampu tampil sebagai salah satu ikon wisata budaya di Indonesia. (nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

KETURUNAN PEWAKAF MASJID AGUNG AT-TOHIRIYAH DESAK PEMBANGUNAN ALUN-ALUN BOGOR DIHENTIKAN SEMENTARA 2026

KOTA BOGOR, Jurnaliswarga.id  – Polemik pembangunan Alun-Alun Kota Bogor kembali menjadi sorotan. Salah seorang keturunan pewakaf Masjid Agung At-Tohiriyah, Raden Muhammad Padmanegara, menyampaikan keberatan...

Ketua DPC AWPI Bogor siap kawal proses hukum dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id -  ramainya pemberitaan di media online tentang adanya dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa, di desa Gunung Sari kecamatan citeureup beberapa...

BPI KPNPA RI Soroti Minimnya Putra Asli NTT Lolos Akpol, Rahmad Sukendar: Pejabat Jangan Hanya Jadi Penonton 2026

Kupang, Jurnaliswarga.id – Polemik seleksi Calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Catar Akpol) di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjadi perhatian publik. Di tengah...

BPI KPNPA RI Apresiasi Kapolda Jambi Respons Cepat Aduan Masyarakat, terhadap Dugaan Pemerasan Oknum Kanit Reskrim 2026

Jambi, Jurnaliswarga.id – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mengapresiasi langkah cepat Kapolda Jambi beserta jajaran...

Sekda Bogor Ajak ASN Perkuat Kinerja Hadapi Tantangan Fiskal 2026

Jurnaliswarga.id | Cibinong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk...

 

ARTIKEL TERKAIT