Viral, Insiden Bendera terbalik Bupati Mamasa Sampaikan Permintaan Maaf

Mamasa, Jurnaliswarga.id – Adanya Insiden yang menegangkan mewarnai suasana lapangan Kondosapata terhening sejenak akibat peristiwa yang diluar dugaan terjadinya bendera terbalik, dalam kesempatan itu Bupati Mamasa Welem Sambolangi menyampaikan permohonan maaf Pada upacara HUT ke-80 RI di Lapangan Kondospata, Kabupaten Mamasa maupun pada klarifikasi terbuka sebagaimana video beredar di Medsos pada Minggu (17/8/2025), terjadi insiden saat pengibaran bendera Merah Putih. Bendera sempat tergantung terbalik, bagian putih berada di atas, sedangkan merah di bawah, hingga menyentuh lantai podium tiang bendera, sebelum akhirnya segera diperbaiki oleh anggota Paskibraka. (18/8/2025)

Insiden ini memicu emosi mendalam bagi para anggota Paskibraka. Beberapa yang menjadi pengibar terlihat menangis histeris usai kejadian, momen yang kemudian menjadi viral di media sosial.

Baca Juga:  Bupati Rudy Susmanto Gaspol Penanganan Banjir, 14 Jembatan Ditarget Rampung Sebelum Iduladha

Menanggapi hal tersebut, Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, secara tegas menyampaikan permohonan maaf dan klarifikasi:

Ia menekankan bahwa insiden tersebut tulen disebabkan oleh kesalahan teknis, bukan karena unsur kesengajaan.

Dalam video klarifikasi yang beredar di medsos, Welem meminta masyarakat untuk tidak saling menyalahkan atau melakukan bullying terhadap anggota Paskibraka, dengan berkata:

“Tidak boleh saling menyalahkan, tidak boleh ada yang disalahkan dan tidak boleh ada yang kita hakimi, karena satupun di antara kita tidak ada yang mau salah. Saya minta jangan ada yang di-bully dan jangan ada yang mem-bully.”

Baca Juga:  Ketua AJWI Bogor Dukung UPT Perbibitan Ternak Rumpin Salurkan DOC KUB untuk Peternak Desa 2026

Lebih jauh, Welem menduga insiden tersebut dipicu oleh rasa gugup yang dialami oleh pengibar, meski mereka telah menjalani seleksi ketat dan dua minggu latihan bersama TNI–Polri.

Walaupun kejadian memicu ketegangan emosional, penurunan bendera tetap berjalan dengan baik. Bupati juga menyampaikan bahwa insiden ini menjadi pelajaran berharga dan evaluasi penting bagi penyelenggaraan upacara mendatang. (nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

KETURUNAN PEWAKAF MASJID AGUNG AT-TOHIRIYAH DESAK PEMBANGUNAN ALUN-ALUN BOGOR DIHENTIKAN SEMENTARA 2026

KOTA BOGOR, Jurnaliswarga.id  – Polemik pembangunan Alun-Alun Kota Bogor kembali menjadi sorotan. Salah seorang keturunan pewakaf Masjid Agung At-Tohiriyah, Raden Muhammad Padmanegara, menyampaikan keberatan...

Ketua DPC AWPI Bogor siap kawal proses hukum dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id -  ramainya pemberitaan di media online tentang adanya dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa, di desa Gunung Sari kecamatan citeureup beberapa...

BPI KPNPA RI Soroti Minimnya Putra Asli NTT Lolos Akpol, Rahmad Sukendar: Pejabat Jangan Hanya Jadi Penonton 2026

Kupang, Jurnaliswarga.id – Polemik seleksi Calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Catar Akpol) di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjadi perhatian publik. Di tengah...

BPI KPNPA RI Apresiasi Kapolda Jambi Respons Cepat Aduan Masyarakat, terhadap Dugaan Pemerasan Oknum Kanit Reskrim 2026

Jambi, Jurnaliswarga.id – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mengapresiasi langkah cepat Kapolda Jambi beserta jajaran...

Sekda Bogor Ajak ASN Perkuat Kinerja Hadapi Tantangan Fiskal 2026

Jurnaliswarga.id | Cibinong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk...

 

ARTIKEL TERKAIT