YOGYAKARTA – Jurnaliswarga.id – Universitas AMIKOM Yogyakarta mencatat prestasi nasional dengan terpilih sebagai salah satu mitra nasional Program Bina Talenta Indonesia (BTI) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas).
Kepercayaan tersebut menjadikan Universitas AMIKOM Yogyakarta sebagai bagian penting dalam penguatan ekosistem talenta digital Indonesia, khususnya melalui pelatihan bidang Kecerdasan Artifisial (AI) dan Pengembangan Karakter bagi siswa SMA/SMK sederajat dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam program BTI 2026, Universitas AMIKOM Yogyakarta akan membina 40 siswa terpilih yang sebelumnya telah melalui proses seleksi oleh Puspresnas. Pelatihan dijadwalkan berlangsung pada Juli 2026 dengan konsep pembelajaran intensif yang menggabungkan teknologi, kreativitas, inovasi, dan penguatan karakter.
BTI 2026 merupakan program pembinaan talenta nasional yang berfokus pada bidang Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM), Koding, Kecerdasan Artifisial, serta karakter untuk mempersiapkan generasi muda menghadapi perkembangan teknologi masa depan.
Sekretaris Panitia BTI 2026 Universitas AMIKOM Yogyakarta, Ria Andriani, M.Kom., menjelaskan bahwa penetapan sebagai mitra nasional merupakan hasil dari rangkaian seleksi yang dilakukan Puspresnas.
“Peserta yang ikut sudah diseleksi oleh Puspresnas, sehingga perguruan tinggi mitra menerima siswa yang memang siap untuk dibina. Universitas AMIKOM Yogyakarta mendapat amanah untuk bidang Kecerdasan Artifisial dan Karakter,” ujar Ria.
Ketua Panitia BTI 2026 Universitas AMIKOM Yogyakarta, Melwin Syafrizal, S.Kom., M.Eng., Ph.D., menyampaikan bahwa program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mencetak talenta muda yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
“Kegiatan ini merupakan agenda Kemendikdasmen melalui Puspresnas untuk mendorong sekolah-sekolah menghasilkan talenta, baik guru maupun murid, agar mampu bersaing secara internasional,” jelas Melwin.
Melalui pelatihan tersebut, peserta akan mendapatkan materi mulai dari pengenalan dasar AI, pemanfaatan teknologi AI untuk menyelesaikan masalah, dasar pemrograman Python, hingga pembuatan aplikasi sederhana berbasis kecerdasan artifisial.
Program yang mengusung tema “Introduction to Artificial Intelligence for the Creative and Innovative Digital Generation” ini juga akan menghadirkan kegiatan praktik, kunjungan industri, hackathon, serta pameran produk.
Peserta nantinya akan ditantang membuat prototype solusi AI sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Karya tersebut akan dipresentasikan dan mendapatkan masukan dari para mentor serta praktisi.
Selain kemampuan teknologi, Universitas AMIKOM Yogyakarta juga memberikan perhatian pada pembentukan karakter peserta, seperti kedisiplinan, komunikasi, kerja sama tim, kreativitas, serta kemampuan menyampaikan ide secara terstruktur.
Setelah pelatihan selesai, peserta tetap mendapatkan pendampingan melalui ruang konsultasi bersama instruktur dan pengelola program guna mengembangkan kemampuan yang telah diperoleh.
Keterlibatan Universitas AMIKOM Yogyakarta dalam BTI 2026 mendapat apresiasi positif karena menunjukkan peran aktif perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah mencetak generasi digital Indonesia yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri masa depan.(Red/nR)
Sumber informasi:
Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional Universitas AMIKOM Yogyakarta, 5 Juni 2026.
