AMIKOM Yogyakarta Raih P2MW 2026 Lewat Inovasi Pelet Maggot BSF

YOGYAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Prestasi kembali ditorehkan mahasiswa Universitas AMIKOM Yogyakarta. Tim mahasiswa Program Studi Kewirausahaan berhasil meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) 2026 melalui inovasi pengembangan pelet protein tinggi berbahan dasar Maggot Black Soldier Fly (BSF), yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung sektor peternakan dan pengelolaan limbah organik.

Tim yang dipimpin Yoshi Listya Dwi Septiana bersama dua anggotanya, Zallsa dan Labib, lolos pendanaan tahap awal P2MW 2026 melalui proposal bertajuk “Peningkatan Nilai Guna Maggot BSF Black Soldier Fly melalui Inovasi Pelet Protein Tinggi pada Usaha Mikro Pakan Ternak.” Proposal tersebut masuk dalam kategori budidaya dan menjadi satu dari lima proposal mahasiswa AMIKOM yang berhasil memperoleh pendanaan nasional tahun ini.

AMIKOM Yogyakarta Raih P2MW 2026 Lewat Inovasi Pelet Maggot BSFKeberhasilan tersebut menunjukkan komitmen Universitas AMIKOM Yogyakarta dalam mendukung program pemerintah pusat melalui penguatan kewirausahaan mahasiswa, inovasi teknologi terapan, serta pengembangan talenta muda yang mampu menciptakan solusi bagi kebutuhan masyarakat dan dunia usaha.

Ketua tim, Yoshi Listya Dwi Septiana, menjelaskan bahwa inovasi yang dikembangkan berfokus pada pemanfaatan maggot BSF sebagai bahan baku pakan unggas dengan kandungan protein tinggi. Produk tersebut diolah dalam bentuk pelet agar lebih praktis, higienis, dan mudah diterima oleh para peternak.

Baca Juga:  Relawan (BADAR) Dedie Rachim Mengkonsolidasikan Jaringan 68 Koordinator Kelurahan 2024

“Selama ini maggot banyak digunakan dalam bentuk segar atau kering. Kami mencoba menghadirkan bentuk pelet yang lebih nyaman digunakan, lebih tahan lama, dan memiliki nilai tambah yang lebih tinggi,” ujar Yoshi.

Gagasan tersebut berawal dari tugas perkuliahan yang kemudian berkembang menjadi proposal bisnis setelah mendapat pendampingan dari Program Studi Kewirausahaan Universitas AMIKOM Yogyakarta. Dukungan akademik dan pembinaan intensif membuat ide sederhana tersebut mampu berkembang menjadi inovasi yang mendapatkan pengakuan nasional.

Ketua Panitia pendampingan P2MW AMIKOM menyebutkan bahwa keberhasilan mahasiswa meraih pendanaan menjadi bukti bahwa pembelajaran berbasis praktik mampu menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Selain memiliki kandungan protein tinggi, maggot BSF juga dikenal sebagai solusi ramah lingkungan karena dapat membantu mengurangi limbah organik. Oleh karena itu, pengembangan pelet berbahan maggot dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung ketahanan pangan dan sektor peternakan nasional secara berkelanjutan.

Baca Juga:  98,61% Warga Terdaftar JKN, 1,39% Masih Belum, Sleman Perkuat Kolaborasi Kesehatan 2026

Saat ini tim masih berada pada tahap awal pengembangan produk. Dana P2MW 2026 akan digunakan untuk penyempurnaan formula pelet, proses uji coba kepada unggas, serta pengujian respons pasar dari para peternak dan pelaku usaha pakan ternak.

Pihak Universitas AMIKOM Yogyakarta berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional melalui kewirausahaan berbasis teknologi dan riset.

Prestasi tersebut juga mendapat apresiasi positif dari berbagai kalangan karena sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam mencetak generasi muda kreatif, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja baru melalui pengembangan usaha berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi.(Red/nR)

Sumber Informasi: Direktorat Kehumasan dan Urusan Internasional Universitas AMIKOM Yogyakarta, 12 Juni 2026.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

RS Pertamina Prabumulih Hadir di KBSS Sumatra 2026, Siagakan Layanan Medis di Stadion Talang Jimar

PRABUMULIH — RS Pertamina Prabumulih turut berpartisipasi dalam mendukung kelancaran kegiatan KBSS (Kumpul Bareng Scooter Sesumatra) yang diselenggarakan pada 24–25 Oktober 2026 di Stadion...

Edukasi Tanggap Darurat Remaja: Sinergi RS Pertamina Prabumulih dan Universitas Binawan Gelar Pelatihan First Aid for Teenagers di SMP YPS Prabumulih

PRABUMULIH, 26 Oktober 2026– Dalam rangka implementasi ilmu Kesehatan Masyarakat serta penguatan manajemen risiko kesehatan di lingkungan sekolah, Kartika Br Ginting Head of EHC...

LMND EKSEKUTIF KOTA DELI SERDANG DUA PERSOALAN MENGUJI TANGGUNG JAWAB PEMKAB DELI SERDANG, LMND DESAK BUPATI PASTIKAN TRANSPARANSI DAN TINDAK LANJUT! Deli Serdang, 26...

RILIS PERS LMND EKSEKUTIF KOTA DELI SERDANG DUA PERSOALAN MENGUJI TANGGUNG JAWAB PEMKAB DELI SERDANG, LMND DESAK BUPATI PASTIKAN TRANSPARANSI DAN TINDAK LANJUT!Deli Serdang, 26 Oktober...

IHC RS Pertamina Prabumulih dan Pertamina Zona 4 Bersinergi Meningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja Pertamina dan Masyarakat Kota Prabumulih

PRABUMULIH, 23 Oktober 2026 – IHC RS Pertamina Prabumulih melaksanakan audiensi dengan General Manager (GM) PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4, Heru...

Hasupa Hasundau, Gubernur Kalteng Tekankan Persatuan

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menggelar pertemuan hasupa hasundau bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat, 23 Oktober 2026.Pertemuan tersebut mempertemukan Gubernur Kalimantan Tengah dengan tokoh lintas agama dan masyarakat dalam sebuah ag

 

ARTIKEL TERKAIT