Kementerian PU Perkuat Konektivitas Tanah Bumbu Lewat IJD 2026

TANAH BUMBU, JURNALISWARGA.IDKementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025–2026 dengan peningkatan Ruas Jalan Marga Mulya–Sei Dua Laut di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan.
Kementerian PU Perkuat Konektivitas Tanah Bumbu Lewat IJD 2026. Proyek yang dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan itu kini telah mencapai progres 91 persen dan ditargetkan memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) atau Serah Terima Pertama Pekerjaan pada 12 Agustus 2026.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.2, Sufian, menjelaskan bahwa proyek yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dengan nilai kontrak sebesar Rp41,67 miliar tersebut menggunakan skema Multi Years Contract (MYC). Pekerjaan mencakup peningkatan jalan sepanjang 8,77 kilometer dengan lebar badan jalan 6,50 meter menggunakan perkerasan Hot Rolled Sheet (HRS)-Base dan HRS-WC yang dirancang untuk menghasilkan permukaan jalan yang kuat, nyaman, dan tahan lama.

Menurut Sufian, ruas Jalan Marga Mulya–Sei Dua Laut memiliki peran strategis sebagai penghubung kawasan permukiman, sentra produksi, pusat perdagangan, sektor pertanian, perkebunan, serta berbagai fasilitas pelayanan publik yang menjadi penopang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Baca Juga:  Temukan Rehabilitasi Sawah Lambat, Mentan Amran Ultimatum Satu Bulan Tuntas 2026

“Jalan ini menjadi penghubung penting antara kawasan permukiman, sentra produksi, pusat perdagangan, sektor pertanian, perkebunan, serta berbagai fasilitas pelayanan umum yang menjadi penopang aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah,” ujar Sufian.

Ia menambahkan, pembangunan jalan yang lebih andal akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan mobilitas masyarakat dan kelancaran distribusi barang maupun jasa. Selain meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, proyek ini juga diharapkan mampu memperluas aksesibilitas wilayah sehingga mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tanah Bumbu.

Keberadaan infrastruktur yang semakin baik diyakini akan memperkuat distribusi berbagai komoditas unggulan daerah seperti karet, kelapa sawit, hasil perikanan, peternakan, serta produk pertanian lainnya menuju pasar maupun pelabuhan tujuan. Selain itu, masyarakat juga akan lebih mudah mengakses fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, pusat perdagangan, pelayanan publik hingga destinasi wisata yang berkembang di kawasan tersebut.

Sufian menjelaskan bahwa keberhasilan pembangunan ini tidak lepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, dan masyarakat. Pemerintah daerah turut memberikan dukungan melalui penyediaan dokumen perencanaan, koordinasi lintas sektor, serta dukungan teknis di lapangan.

Baca Juga:  Sekda Ajat Pastikan SPI KPK Berjalan Baik Sesuai Arahan Bupati Bogor

Pembangunan juga memberikan dampak ekonomi langsung melalui pemanfaatan tenaga kerja lokal, penggunaan material setempat, serta keterlibatan berbagai jasa pendukung dari wilayah sekitar.

Meski menghadapi sejumlah tantangan seperti cuaca hujan yang mempengaruhi pekerjaan konstruksi, fluktuasi harga material, dan kebutuhan koordinasi dengan berbagai pihak, seluruh hambatan dapat diatasi melalui langkah mitigasi yang terencana. Tim pelaksana melakukan penyesuaian jadwal kerja berdasarkan kondisi cuaca, optimalisasi sumber daya, penguatan manajemen pengadaan material, serta monitoring dan evaluasi secara berkala.

Berkat berbagai upaya tersebut, progres pekerjaan tetap berjalan sesuai target dan memenuhi standar teknis yang ditetapkan Kementerian Pekerjaan Umum. Bahkan, umur rencana jalan sesuai Manual Desain Konstruksi (MDK) diproyeksikan mampu bertahan antara 10 hingga 20 tahun.

Pembangunan ruas Jalan Marga Mulya–Sei Dua Laut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur berkualitas yang mendukung konektivitas wilayah, memperlancar arus logistik, memperkuat daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Masyarakat pun menyambut positif pembangunan tersebut karena dinilai akan meningkatkan akses transportasi, mempercepat distribusi hasil produksi, dan membuka peluang ekonomi baru bagi warga Kabupaten Tanah Bumbu. (Red/nR)

Sumber Informasi:
Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Satu Kepedulian Bisa Berarti: Dokter Spesialis Jiwa IHC RS Pertamina Prabumulih Bicara tentang Pencegahan Bunuh Diri

PRABUMULIH — Tidak semua orang yang sedang menghadapi persoalan berat mampu mengatakannya secara langsung. Ada yang tetap bekerja, tersenyum, berbicara dengan orang lain, dan...

IHC RS Pertamina Prabumulih Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — IHC RS Pertamina Prabumulih kembali hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian Smanda Event ke-11 yang digelar...

Sigap di Tengah Konser Utopia Band, IHC RS Pertamina Prabumulih Jadi Tim Emergency Uthopia Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — Di tengah riuhnya musik dan antusiasme para pelajar dalam Konser Band Uthopia Smanda Event ke-11 yang digelar pada 10 September 2026, kehadiran...

Hari Olahraga Nasional, IHC RS Pertamina Prabumulih: Kita Berolahraga Bukan Sekadar Agar Kuat, Tetapi Agar Tetap Sehat untuk Orang yang Kita Cintai

PRABUMULIH – Memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas), IHC RS Pertamina Prabumulih hadir memberikan pesan penting kepada masyarakat tentang arti olahraga dan aktivitas fisik bagi...

BPI KPNPA RI Bogor Sorot Marwah APH dan Alarm Moral Kabupaten Bogorr

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Kabupaten Bogor melontarkan kritik keras terhadap dinamika...

 

ARTIKEL TERKAIT