JURNALISWARGA.ID | Kabupaten Bogor – Pemerintah Kabupaten Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto terus memperkuat program ketahanan pangan sebagai langkah strategis menjaga stabilitas pasokan pangan sekaligus mengendalikan inflasi daerah melalui penguatan sektor pertanian.
Bupati Bogor Perkuat Ketahanan Pangan, Puluhan Ribu Bibit Disalurkan 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor yang, melalui UPT Pertanian Wilayah V, menyalurkan puluhan ribu bibit tanaman produktif kepada kelompok tani di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.
Program ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas pertanian, memperkuat ketersediaan pangan lokal, serta mendorong kesejahteraan petani.
Salah satu komoditas yang menjadi perhatian utama adalah cabai. Sebagai komoditas strategis yang berpengaruh terhadap inflasi pangan, peningkatan produksi cabai di tingkat lokal diharapkan mampu menjaga pasokan sekaligus membantu menjaga stabilitas harga di pasaran.
Dalam pelaksanaannya, Distanhorbun telah mendistribusikan 20.700 polybag bibit tanaman sayuran yang terdiri atas cabai, tomat, dan terong. Selain itu, juga disalurkan 2.610 polybag Tanaman Obat Keluarga (TOGA) guna mendukung pemanfaatan lahan produktif sekaligus meningkatkan ketahanan kesehatan masyarakat.
Kepala Distanhorbun Kabupaten Bogor, Andri Hadian, mengajak seluruh kelompok tani penerima bantuan untuk memanfaatkan dan merawat bibit tersebut secara optimal agar memberikan hasil yang maksimal.
“Kami berharap bantuan bibit ini dapat menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas hasil panen, serta mengembangkan usaha tani yang lebih berkelanjutan demi kesejahteraan bersama,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala UPT Pertanian Wilayah V memastikan program distribusi bibit akan terus dilaksanakan secara bertahap dan berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan peran kelompok tani dalam meningkatkan produksi pangan lokal.
Langkah Pemerintah Kabupaten Bogor ini mendapat respons positif karena dinilai mampu memperkuat ketahanan pangan daerah, mendukung pengendalian inflasi, serta meningkatkan kemandirian petani dalam mengembangkan sektor hortikultura yang berdaya saing.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan kelompok tani, Kabupaten Bogor diharapkan semakin siap mewujudkan sistem pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan mampu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.(nR)
Sumber informasi:
Press Release Diskominfo Kabupaten Bogor, 9 Juli 2026 – Tim Komunikasi Publik/Diskominfo Kabupaten Bogor.
