JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Indonesia dan Uruguay memperkuat hubungan bilateral yang telah terjalin selama 60 tahun dengan mendorong kerja sama konkret di bidang perdagangan, investasi, pertanian, ketahanan pangan, dan energi baru.
Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan bilateral Wakil Menteri Luar Negeri RI II Arrmanatha Christiawan Nasir dengan Wakil Menteri Luar Negeri Uruguay Valeria Csukasi di Jakarta, Kamis (20/8/2026).
Pertemuan menjadi momentum penting untuk memperluas hubungan kedua negara, terutama melalui peningkatan interaksi antarpelaku usaha dan pembukaan peluang perdagangan serta investasi yang lebih luas.
Indonesia juga menyampaikan harapan agar putaran pertama kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Mercosur dapat segera dimulai.
Sebagai negara yang memegang Presidensi Pro Tempore Mercosur pada periode ini, Uruguay menyatakan komitmennya mendukung penguatan hubungan perdagangan Indonesia dengan Mercosur menuju kerja sama yang lebih komprehensif.
Perkuat Ketahanan Pangan dan Energi
Selain perdagangan dan investasi, Indonesia dan Uruguay menjajaki kerja sama yang lebih konkret di sektor pertanian, ketahanan pangan, dan energi baru.
Uruguay dinilai memiliki potensi sebagai mitra strategis Indonesia dalam pengembangan sektor-sektor tersebut. Kerja sama diharapkan dapat mendukung transformasi ekonomi sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan energi kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, Wamenlu Uruguay turut didampingi Wakil Menteri Pertanian Uruguay Matías Carámbula, Presiden Institut Daging Nasional (INAC), serta Presiden Institut Susu Nasional (INALE).
Kehadiran para pejabat tersebut membuka peluang pembahasan yang lebih teknis dan konkret mengenai pengembangan kerja sama pertanian dan produk pangan antara kedua negara.
Dorong Diplomasi dan Penyelesaian Konflik Secara Damai
Indonesia dan Uruguay juga bertukar pandangan mengenai perkembangan politik global serta penguatan kerja sama di berbagai forum regional dan multilateral.
Kedua negara menegaskan pentingnya penyelesaian berbagai konflik secara damai melalui dialog dan diplomasi dengan tetap berpedoman pada hukum internasional.
Pertemuan ini sekaligus memperlihatkan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat diplomasi ekonomi dan kerja sama internasional yang memberikan manfaat nyata bagi kepentingan nasional.
Tandai 60 Tahun Hubungan Diplomatik
Momentum 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia–Uruguay juga ditandai dengan peluncuran perangko bersama.
Edisi khusus tersebut menampilkan kerajinan tradisional dari kedua negara sebagai representasi kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Indonesia serta Uruguay.
Peluncuran perangko bersama menjadi simbol persahabatan yang telah terjalin selama enam dekade sekaligus penegasan komitmen kedua negara untuk terus membangun hubungan yang saling menguntungkan.
Dengan penguatan perdagangan, investasi, pertanian, ketahanan pangan, energi, serta diplomasi multilateral, Indonesia dan Uruguay membuka ruang kerja sama yang semakin luas untuk mendukung kemajuan dan kesejahteraan kedua bangsa.
Sumber: klik disini>>>> Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI), 20 Agustus 2026.
