JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) bersama Pemerintah Negara Qatar menggelar Konsultasi Politik Pertama Republik Indonesia–Qatar di Jakarta, Senin (15/6/2026). Pertemuan bersejarah ini menjadi tonggak penting dalam mempererat hubungan persahabatan dan memperkuat kemitraan strategis kedua negara di berbagai bidang.
Kemlu RI dan Qatar Sepakat Perkuat Kemitraan Strategis Bilateral 2026. Pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Muhammad Anis Matta, dan Menteri Negara Urusan Luar Negeri Negara Qatar, Sultan bin Saad bin Sultan Al Muraikhi.
Konsultasi politik perdana ini menghasilkan sejumlah kesepakatan penting, di antaranya pelaksanaan Strategic Dialogue pada tingkat Menteri Luar Negeri yang dijadwalkan berlangsung tahun ini. Dialog strategis tersebut akan difokuskan pada peningkatan kerja sama di bidang politik, pertahanan dan keamanan, ekonomi, serta sosial budaya.
Dalam pertemuan itu, kedua delegasi juga sepakat mempercepat penyelesaian sejumlah nota kesepahaman yang masih dalam proses pembahasan, meliputi kerja sama di bidang kebudayaan, pendidikan tinggi, ilmu pengetahuan dan teknologi, ketenagakerjaan, serta penanggulangan terorisme.
Kemlu RI menilai pertemuan tersebut menjadi langkah strategis dalam membangun kerangka kerja sama yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dan Qatar dalam menghadapi berbagai tantangan global secara bersama.
Selain membahas hubungan bilateral, kedua negara menegaskan komitmen untuk mempererat koordinasi pada forum regional dan multilateral. Indonesia dan Qatar juga menyatakan saling mendukung pencalonan masing-masing negara di berbagai organisasi internasional serta memperkuat koordinasi dalam menghadapi isu-isu global, seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan transisi energi, termasuk dalam kerangka kerja sama Global South.
Kedua pihak turut bertukar pandangan mengenai perkembangan di kawasan ASEAN dan Gulf Cooperation Council (GCC). Menanggapi dinamika terkini di Timur Tengah, Indonesia dan Qatar memiliki kesamaan pandangan mengenai pentingnya de-eskalasi konflik, penghormatan terhadap hukum internasional, penghormatan terhadap kedaulatan negara, serta penyelesaian sengketa melalui dialog dan diplomasi.
Terkait isu Palestina, kedua negara kembali menegaskan dukungan penuh terhadap perjuangan bangsa dan rakyat Palestina. Indonesia dan Qatar menyerukan gencatan senjata permanen di Gaza, akses bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, serta pentingnya melanjutkan proses politik damai guna mewujudkan negara Palestina yang merdeka dan berdaulat penuh berdasarkan Solusi Dua Negara sesuai hukum internasional dan resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Pertemuan perdana ini mendapat respons positif karena menunjukkan peran aktif diplomasi Indonesia di bawah kepemimpinan pemerintah pusat dalam memperkuat hubungan internasional yang konstruktif, mendorong perdamaian dunia, dan memperluas peluang kerja sama strategis yang memberikan manfaat bagi kepentingan nasional dan masyarakat Indonesia.(Red/nR)
Sumber Link Berita:
Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), Jakarta, 15 Juni 2026.
