TANGERANG SELATAN, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) akan menggelar Forum Diskusi bertema “Terkait Penjabaran Kepolisian terhadap Kinerja Polisi Sahabat Masyarakat, Polisi Hadir untuk Masyarakat, Polisi Dekat dan Cinta Masyarakat.” BPI KPNPA RI Gelar Forum Diskusi Kepolisian, Undang Kapolda Metro Jaya Jadi Narasumber: Bahas Kinerja Polisi yang Dekat dengan Masyarakat
Dalam kegiatan tersebut, BPI KPNPA RI secara resmi telah melayangkan surat permohonan kepada Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Prof. Dr. Dadang Hartanto, S.H., S.I.K., M.Si., untuk berkenan hadir sebagai narasumber.
Kegiatan yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 6 November 2026, pukul 14.30 hingga 17.30 WIB tersebut akan dilaksanakan di Warkop Cagar Alam, Graha Raya Bintaro, RW 5, Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
Forum diskusi ini diperkirakan dihadiri sekitar 100 peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan (ormas), pemuda, hingga tokoh lintas agama.
Ketua Umum BPI KPNPA RI, Dr. (H.C.) TB. Rahmad Sukendar, S.Sos., S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang sehat dan konstruktif antara institusi kepolisian dengan masyarakat.

Menurut Rahmad, Polri tidak hanya dituntut mampu menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus semakin dekat dengan masyarakat, terbuka terhadap kritik, serta responsif dalam menindaklanjuti setiap pengaduan masyarakat.
“Kami ingin forum ini menjadi ruang dialog yang terbuka antara kepolisian dan masyarakat. Polisi harus benar-benar hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Jangan sampai masyarakat merasa takut atau kesulitan ketika ingin menyampaikan pengaduan maupun mencari keadilan,” tegas Rahmad.
Ia menambahkan, konsep Polisi Sahabat Masyarakat harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan atau program seremonial.
“Kepercayaan publik terhadap Polri harus dibangun melalui pelayanan yang humanis, penegakan hukum yang profesional, transparansi, serta keberanian menindak oknum anggota yang menyalahgunakan kewenangan. Tidak boleh ada anggota yang merasa kebal hukum,” ujarnya.
Rahmad juga berharap kehadiran Kapolda Metro Jaya sebagai narasumber dapat memberikan penjelasan secara langsung mengenai arah kebijakan dan strategi peningkatan kinerja kepolisian dalam membangun hubungan yang harmonis dengan masyarakat.
Menurutnya, forum diskusi tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, masukan, kritik, dan harapan terhadap pelayanan kepolisian.
“Kami ingin Polri semakin dicintai masyarakat karena prestasi dan pengabdiannya. Polisi harus dekat dengan rakyat, cepat merespons persoalan, dan tegas terhadap segala bentuk pelanggaran hukum tanpa pandang bulu,” pungkas Rahmad.
Melalui kegiatan ini, BPI KPNPA RI berharap terbangun sinergi yang lebih kuat antara kepolisian dan seluruh elemen masyarakat demi menciptakan institusi Polri yang semakin profesional, humanis, transparan, dan dipercaya publik.
BPI KPNPA RI menegaskan bahwa kritik bukanlah bentuk permusuhan terhadap institusi kepolisian, melainkan bagian dari kontrol sosial dan dukungan agar Polri semakin baik dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.(red)
