Cegah Konflik Berlarut, Yantoni ke Tim Gugas Tubaba: Apakah Rekom DPRD Sudah Ditindaklanjuti?

Keterangan foto: Ketua Komisi I DPRD Tulangbawang Barat, Yantoni.

JURNALISWARGA.ID, TULANGBAWANG BARAT – Ketua Komisi I DPRD Tulangbawang Barat, Yantoni mempertanyakan sejauh mana kinerja Tim Gugus Tugas (Gugas) Reforma Agraria setempat dalam menindaklanjuti rekomendasi DPRD Tubaba. Aparat penegak hukum mesti menyerap pernyataan legislator Gerindra ini, agar Kamtibmas di Tulangbawang Barat dan secara luas kepastian hukum atas hak Ulayat di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terjamin.

Sebab menurutnya, kasus ini sudah mendampak terhadap penderitaan keluarga, baik dari korban penganiayaan, Satpam pelaku penganiayaan maupun para pelaku pengerusakan yang kita telah ditetapkan sebagai tersangka. Anak dan istri mereka harus kehilangan kepala keluarga yang menjadi tulang punggung. Sementara masyarakat adat 5 keturunan Bandardewa agaknya merasa seperti tidak diakui sebagai Warga Negara Indonesia ketika menuntut hak mereka, negara melalui Tim Gugas terkesan mengacuhkan.

Sedangkan, lanjut dia, jika tim Gugas cepat tanggap menindaklanjuti sejak awal rekomendasi DPRD, maka peristiwa memilukan ini tidak akan terjadi. Mereka hanya sekedar meminta pengukuran ulang lahan PT HIM, itu saja. Dan dalam perkembangan selama memproses penerbitan rekomendasi tersebut, DPRD akhirnya juga meminta penataan dan penertiban terhadap aktivitas perusahaan milik pengusaha Aburizal Bakrie tersebut.

Baca Juga:  Hadir Sapa Masyarakat 5 Keturunan Bandardewa di Media Online, Bupati Umar Dicibir Benson Wertha

“Izinkan saya berpendapat musibah yang terjadi ini bisa selesai kalau masyarakat dan perusahaan menahan diri. Pemerintah pun berbuat,” tutur Yantoni, Minggu (6/3).

Kepolisian sekarang sedang bekerja, ucap dia, Masalah ini adalah konfik agraria bukan sengketa, tentunya penyelesaiannya harus serius dan cara penyelesaiannya juga harus tepat. Sehingga musibah ini cukup sampai disini.

“Beberapa waktu yang lalu, DPRD dengan kehati-hatian dalam menjalankan tugas untuk penyelesaian konflik ini, sampai titik akhir mengeluarkan rekomendasi. Ini dipandang perlu untuk mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan sehingga akan mengganggu Kamtibmas,” rinci dia.

“Rekom tersebut meminta kepada Tim Gugus Tugas untuk membantu penyelesaian permasalahan masyarakat lima keturunan dan PT HIM, kemudian menata dan menertibkan PT HIM. Apakah rekom sudah ditindaklanjuti?” tanya Yantoni.

Baca Juga:  Polres Torut Gelar Apel Pembukaan Tradisi Pembaretan Baja Angkatan XLVI

Mengapa ke Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Tubaba? “Kami berpendapat bahwa ini yang tepat karena Tim Gugus Tugas turunan dari Peraturan Presiden (Gugus Tugas Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota), unsur yang dilibatkan ketuanya kalau di Kabupaten Kepala Daerah timnya Kepala BPN, Kepala SKPD terkait serta Kapolres. Kepala Kejaksaan dan Kepala Kodim diikut sertakan, ulasnya.

“Jadi semua pihak bersabarlah, saya yakin kalau semua kita serius untuk menyelesaikan masalah dengan benar. Insyaallah, semboyan dan harapan kita untuk membuat masyarakat maju sejahtera dan berdaya saing tercapai”.

“Harapan saya, ini belum terlambat semua pihak melakukan tugas dan fungsinya masing-masing, tetapi dalam tugas sebagai Tim Gugus Tugas Reforma Agraria,” pungkas Yantoni menandaskan.

Sementara itu, hingga berita ini ditayangkan, pihak Tim Gugus Tugas Reforma Agraria Tulangbawang Barat belum ada yang bisa dihubungi. (Junaidi Ismail)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bantuan dari Kota Bogor untuk Penyintas Bencana NTT

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Bantuan dari Kota Bogor untuk penyintas bencana di NTT menjadi topik berita Pemkot Bogor yang dipublikasikan pada 9 Oktober 2026.Bantuan Kota Bogor untuk Penyintas BencanaItem RSS tersebut tidak memuat rincian mengenai bentuk bantuan, waktu penyaluran, lokasi penerima, maup

Bantuan dari Kota Bogor untuk Penyintas Bencana NTT

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Bantuan dari Kota Bogor untuk penyintas bencana di NTT tercantum dalam item RSS bertanggal 9 Oktober 2026.Judul tersebut menyebut bantuan dari Kota Bogor dan penyintas bencana di NTT. Namun, item RSS tidak memuat rincian mengenai bentuk bantuan, jumlah penerima, waktu penya

Bantuan Kota Bogor untuk Penyintas Bencana di NTT

KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Berita berjudul “Bantuan dari Kota Bogor untuk Penyintas Bencana di NTT” diterbitkan pada 9 Oktober 2026.Keterangan yang tersedia memuat informasi tentang bantuan dari Kota Bogor untuk penyintas bencana di NTT. Namun, informasi tersebut tidak mencantumkan bentuk bantua

Kemitraan UMKM Didorong Jadi Kunci Investasi di NTT

NUSA TENGGARA TIMUR, JURNALISWARGA.ID - Kemitraan UMKM didorong menjadi kunci investasi di NTT. Informasi tersebut tercantum dalam judul item berita pada RSS.Judul item berita itu adalah “Kemitraan UMKM Didorong Jadi Kunci Investasi di NTT”.Kemitraan UMKM di NTTDeskripsi item juga memuat informasi t

Pemprov Banten Pastikan Rancangan APBD 2027 Berorientasi Kesejahteraan

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Pemprov Banten memastikan Rancangan APBD 2027 berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.Rancangan APBD 2027 Berorientasi pada KesejahteraanInformasi tersebut disampaikan dalam judul berita Pemerintah Provinsi Banten yang tercantum pada sumber RSS. Uraian yang tersedia tid

 

ARTIKEL TERKAIT