Pantau Pembangunan Pertashop, Iwan TB: Saya Tidak Diperintahkan Kapolres Tubaba

Jurnaliswarga.id, TULANGBAWANG BARAT – Diberitakan mengaku-ngaku mem-beck up pembangunan Pertashop salah satu keluarganya atas perintah dari Kapolres melalui kasat-kasat terutama kasat Intel jajaran Polres Tulangbawang Barat, Iwan TB memberikan jawaban klarifikasi. Senin, (8/11).

Menurut Iwan berita tersebut samasekali tidak benar, Wartawan salah menangkap ucapan yang disampaikannya. Kendati demikian, Iwan membenarkan jika sebagai bagian dari keluarga besar 5 keturunan Bandardewa, dirinya mengapresiasi dan mengikuti apa yang menjadi keinginan Kapolres TBB melalui Kasat-Kasat terutama Kasat Intel untuk menjaga Kamtibmas, dengan tidak mengerahkan massa besar-besaran di PT HIM wilayah TBB, karena saat ini pihak keluarga sedang menempuh jalur hukum di PTUN Bandarlampung.

Tadi siang sehabis Dzuhur, kata Iwan, ada rombongan anggota DPRD kabupaten Tulangbawang Barat datang ke pembangunan Pertashop yang ada di wilayah Bambu Kuning Panaragan Jaya, didampingi teman-teman dari media.

“Terus mereka mewawancarai saya, sebelum saya menjawab pertanyaan wartawan tersebut, saya sampaikan pada mereka bahwa saya mengapresiasi apa yang menjadi keinginan bapak Kapolres TBB melalui Kasat-Kasat terutama Kasat Intel kepada saya untuk menjaga Kamtibmas, agar saya bisa meredam keluarga besar saya dan massa-massa saya, supaya jangan mengerahkan massa besar-besaran di PT HIM wilayah TBB karena kita lagi menempuh jalur hukum, atas keinginan bapak Kapolres untuk kestabilitasan dan keamanan Tulangbawang Barat. Maka saya siap untuk membantu sekuat tenaga saya dan pikiran saya untuk meredam khususnya generasi muda keluarga besar 5 keturunan Bandardewa dari berbagai daerah, karena saya ingin apa yang menjadi keinginan bapak Kapolres dan jajarannya TBB Kondusif. Sebenarnya kata Iwan dengan media itu tadi, kalau tidak ada arahan dari Kapolres melalui Kasat Intel, minggu-minggu kemarin saya dan keluarga besar saya dari berbagai daerah sudah turun lapangan untuk menduduki/membumihanguskan PT HIM tersebut,” tutur Iwan.

Baca Juga:  <em>Pimpin Sidang P20, Puan Ingatkan Gangguan Rantai Pasok Pangan Harus Diatasi Bersama</em>

Selanjutnya, lanjut dia, kalau masalah Pertashop, tadi sempat media menanyakan apakah Kapolres dan jajarannya memerintahkan dirinya untuk mem-beck up pembangunan Pertashop?, “Iwan jawab tidak ada Perintah dari bapak Kapolres TBB,” tegasnya.

“Memang dalam dua Minggu ini sembari saya memantau perkembangan pergerakan 5 keturunan Bandardewa, saya juga memantau pembangunan Pertashop ini,” tutup Iwan.

Diberitakan media online sebelumnya, bahwa Kios Pertashop yang sempat diberhentikan karena dinilai tidak mengantongi izin tiba-tiba terlihat buka lagi. Pihak owner menunjuk Iwan TB, warga yang mengaku sebagai keluarga besar untuk mengamankan kembali pembangunan Pertashop di kelurahan Panaragan Jaya, Kecamatan Tulangbawang Tengah Kabupaten Tubaba.

Terpisah, Kapolres Tubaba AKBP. Sunhot P. Silalahi S.I.K, membantah pengakuan Iwan TB. Bahkan dia tidak punya hubungan dan tidak punya kepentingan apa-apa di pembangunan Pertashop itu.

“Owner nya siapa saya tidak tahu. Itu nanti akan kita selidiki. Silahkan dikutip. Saya benar-benar tidak tahu masalah itu. Iwan TB itu siapa? Saya saja tidak kenal. Saya terimakasih dengan rekan-rekan PWI sudah mau klarifikasi hari ini. Itu kan jual-jual nama saja. Tidak ada saya memberikan rekomendasi,” tegas Kapolres.

Baca Juga:  Ahli Waris 5 Keturunan Bandardewa Minta Lahan Sengketa PT HIM Status Quo

Di tempat yang sama Randy selaku perwakilan masyarakat dan Keluarga Pak Sumri sebelumnya ingin membuka Pertashop di lokasi tersebut namun tidak diperbolehkan. Itu karena jarak tak sampai 5 Km.

“Tapi tiba-tiba ini malah dibangun mereka.Di sini ada kawan-kawan pedagang juga. Jika merujuk pada rekomendasi dari Bapak DPRD pak Paisol dan Yantoni itu akan dihentikan sampai ada titik jelas,” ungkapnya.

Lanjut dia, pada prinsipnya pihak keluarga kami dan pedagang tidak melarang siapapun yang mau berusaha di Tubaba, tetapi harus taat aturan.

“Yang kami tuntut adalah omongan awal mereka yang menyampaikan aturan dengan jarak 5 Km itu, tetapi kenapa malah mereka bangun dengan jarak lebih kurang 3 Km,” imbuhnya.

Sementara itu. Ketua Komisi I DPRD Tubaba Yantoni mengatakan, sebelumnya pihak DPRD setempat telah merekomendasi pemberhentian pembangunan tersebut beberapa bulan lalu. Alasannya, selain jarak Pertashop sangat berdekatan, juga pihak pengusaha juga diketahui belum mengantongi izin, baik dari pemerintah daerah hingga izin lingkungan diantara warga sekitar.

“Dari pembangunan Pertashop ini perlu kita lihat dari dampak positif dan negatifnya. Sisi positifnya membantu kelangkaan BBM kita disini, tapi sisi negatifnya itu yang sangat dikhawatirkan. Sebab, Pertashop ini menyimpan bahan peledak pada tabungnya, Ini perlu pembenahan, dan izin tersendiri karena berbicara sisi keselamatan masyarakat banyak,” kata Yantoni.

Editor: Nimbrod Rungga
Sumber : WAG Sahabat Media Oking/FN

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bantuan dari Kota Bogor untuk Penyintas Bencana NTT

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Bantuan dari Kota Bogor untuk penyintas bencana di NTT menjadi topik berita Pemkot Bogor yang dipublikasikan pada 9 Oktober 2026.Bantuan Kota Bogor untuk Penyintas BencanaItem RSS tersebut tidak memuat rincian mengenai bentuk bantuan, waktu penyaluran, lokasi penerima, maup

Bantuan dari Kota Bogor untuk Penyintas Bencana NTT

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Bantuan dari Kota Bogor untuk penyintas bencana di NTT tercantum dalam item RSS bertanggal 9 Oktober 2026.Judul tersebut menyebut bantuan dari Kota Bogor dan penyintas bencana di NTT. Namun, item RSS tidak memuat rincian mengenai bentuk bantuan, jumlah penerima, waktu penya

Bantuan Kota Bogor untuk Penyintas Bencana di NTT

KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Berita berjudul “Bantuan dari Kota Bogor untuk Penyintas Bencana di NTT” diterbitkan pada 9 Oktober 2026.Keterangan yang tersedia memuat informasi tentang bantuan dari Kota Bogor untuk penyintas bencana di NTT. Namun, informasi tersebut tidak mencantumkan bentuk bantua

Kemitraan UMKM Didorong Jadi Kunci Investasi di NTT

NUSA TENGGARA TIMUR, JURNALISWARGA.ID - Kemitraan UMKM didorong menjadi kunci investasi di NTT. Informasi tersebut tercantum dalam judul item berita pada RSS.Judul item berita itu adalah “Kemitraan UMKM Didorong Jadi Kunci Investasi di NTT”.Kemitraan UMKM di NTTDeskripsi item juga memuat informasi t

Pemprov Banten Pastikan Rancangan APBD 2027 Berorientasi Kesejahteraan

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Pemprov Banten memastikan Rancangan APBD 2027 berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.Rancangan APBD 2027 Berorientasi pada KesejahteraanInformasi tersebut disampaikan dalam judul berita Pemerintah Provinsi Banten yang tercantum pada sumber RSS. Uraian yang tersedia tid

 

ARTIKEL TERKAIT