DEPOK, JURNALISWARGA.ID — Generasi Emas Anak Sekolah Sepakbola Indonesia (GEAS) Indonesia Serie IX sukses digelar di Kompleks GOR dan Lapangan Divif 1 Kostrad Cilodong, GEAS Indonesia Serie IX Satukan 32 Daerah, Cetak Bibit Atlet dan UMKM. Depok, pada 25–26 Juli 2026.
Turnamen sepak bola usia dini yang telah menjadi agenda tahunan tersebut diikuti peserta dari 32 kabupaten/kota di berbagai daerah Indonesia. Kompetisi mempertandingkan kategori usia U-9 dan U-11, sekaligus menjadi wadah pembinaan atlet muda untuk mengembangkan kemampuan dan karakter melalui olahraga.
Ratusan pesepak bola muda tampil kompetitif dengan menjunjung tinggi sportivitas, persaudaraan, dan semangat kebersamaan. Selain menjadi panggung prestasi, GEAS Indonesia Serie IX juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antardaerah melalui olahraga sepak bola.
Bendahara sekaligus Penggerak GEAS Indonesia, Rohadi, menegaskan bahwa GEAS Indonesia tidak sekadar berorientasi pada kompetisi, tetapi juga memiliki misi membangun masa depan sepak bola usia dini sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
“GEAS Indonesia merupakan kegiatan rutin tahunan. Selain mencari bibit-bibit pesepak bola muda berbakat, kegiatan ini juga menjadi sarana menggerakkan perekonomian masyarakat melalui pelaku UMKM. Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik,” ujar Rohadi.
Dukungan terhadap pemberdayaan ekonomi masyarakat terlihat dari hadirnya puluhan pelaku UMKM yang menjajakan beragam produk kuliner, minuman, dan produk unggulan lainnya di sekitar lokasi kegiatan.
Kehadiran peserta, pelatih, ofisial, serta orang tua yang datang dari berbagai daerah turut meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat selama turnamen berlangsung. Kondisi ini menunjukkan bahwa kegiatan olahraga dapat menjadi ruang strategis untuk menggerakkan ekonomi kerakyatan.
Ketua Panitia GEAS Indonesia Serie IX, Kuspriyanto, mengapresiasi tingginya antusiasme peserta yang datang dari berbagai wilayah Indonesia.
“Antusiasme peserta sangat menggembirakan. GEAS Indonesia telah menjadi ajang prestasi bagi anak-anak usia dini untuk mengembangkan kemampuan, membangun karakter, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Kami berharap dari turnamen ini lahir pemain-pemain masa depan yang mampu mengharumkan nama Indonesia,” ungkap Kuspriyanto.
GEAS Indonesia Serie IX juga menghadirkan inovasi dalam pengelolaan kompetisi melalui pengembangan GAS (GEAS Application System). Sistem berbasis database dan manajemen pertandingan tersebut dirancang untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi yang lebih profesional, transparan, akurat, dan terdokumentasi.
Sekretaris GEAS Indonesia, Rudi Susanto, menjelaskan bahwa transformasi digital menjadi bagian dari upaya GEAS Indonesia meningkatkan kualitas tata kelola kompetisi sepak bola usia dini.
“GEAS Indonesia bukan hanya menciptakan bibit-bibit pesepak bola muda, tetapi juga menghadirkan GAS (GEAS Application System), sebuah sistem berbasis database dan manajemen pertandingan yang dirancang untuk mendukung penyelenggaraan kompetisi secara profesional, transparan, akurat, dan terdokumentasi dengan baik,” jelas Rudi Susanto.
Sementara itu, Bidang Promosi GEAS Indonesia sekaligus Ketua Trangi 9 Bogor, Sujiono, menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor atas dukungan terhadap pelaksanaan GEAS Indonesia Serie IX.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor atas dukungan dan support terhadap pelaksanaan GEAS Indonesia Serie IX. Sinergi antara olahraga dan pemberdayaan UMKM ini menjadi bukti bahwa kolaborasi yang baik mampu memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” ujar Sujiono.
Melalui GEAS Indonesia Serie IX, pembinaan sepak bola usia dini diharapkan terus berkembang dan mampu melahirkan talenta-talenta muda yang berprestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Di sisi lain, penyelenggaraan turnamen ini menunjukkan bahwa olahraga dapat menjadi kekuatan yang menyatukan berbagai daerah, membuka ruang pemberdayaan UMKM, sekaligus mendorong transformasi digital dalam pengelolaan kompetisi.
GEAS Indonesia pun diharapkan terus menjadi wadah pembinaan generasi muda yang tidak hanya berprestasi di lapangan, tetapi juga tumbuh dengan karakter, sportivitas, dan semangat membangun masa depan sepak bola Indonesia. (Red)
Sumber Berita: Data dan keterangan resmi panitia GEAS Indonesia Serie IX, 26 Juli 2026.
