KOLAKA, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Kolaka terus memperkuat komitmen menjaga persatuan, toleransi, dan stabilitas daerah sebagai fondasi pembangunan yang berkeadilan, maju, dan unggul. Bupati Kolaka Perkuat Harmoni Keberagaman untuk Daerah yang Maju 2026
Komitmen tersebut diwujudkan melalui Dialog Lintas Tokoh Agama, Tokoh Perempuan, dan Tokoh Masyarakat yang digelar Pemerintah Kabupaten Kolaka melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Selasa (28/7/2026).
Dialog yang mengusung tema “Harmoni dalam Keberagaman Menuju Kolaka Berkeadilan, Maju dan Unggul” tersebut menjadi ruang strategis untuk mempererat silaturahmi sekaligus membangun sinergi antarelemen masyarakat dalam menjaga kerukunan dan menciptakan suasana daerah yang aman serta kondusif.
Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPR, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka, seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA), para camat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur terkait.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Kolaka, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kolaka, Salamansyah, menegaskan bahwa keberagaman merupakan kekuatan sekaligus modal sosial yang harus dijaga bersama.
Menurutnya, perbedaan suku, agama, budaya, dan latar belakang masyarakat tidak boleh menjadi sumber perpecahan. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi energi positif untuk memperkuat persatuan dan mendorong pembangunan daerah.
“Perbedaan suku, agama, budaya, maupun latar belakang bukanlah penghalang, melainkan modal sosial untuk bersama-sama membangun daerah yang aman, damai, dan sejahtera,” ujarnya.
Dialog lintas tokoh tersebut diharapkan mampu memperkuat komunikasi dan koordinasi antara pemerintah dengan berbagai elemen masyarakat. Dengan terbukanya ruang dialog yang berkelanjutan, berbagai potensi persoalan sosial diharapkan dapat diantisipasi dan diselesaikan secara bersama-sama.
Pemerintah Kabupaten Kolaka juga mendorong seluruh tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kerukunan dan menciptakan lingkungan sosial yang harmonis.
Sinergi tersebut dinilai penting karena stabilitas dan kondusivitas daerah merupakan prasyarat utama bagi keberhasilan pembangunan. Masyarakat yang hidup dalam suasana aman dan saling menghormati akan memiliki ruang yang lebih luas untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan.
Melalui penguatan harmoni dalam keberagaman, Pemerintah Kabupaten Kolaka berharap seluruh elemen masyarakat dapat terus menjaga persatuan, memperkuat toleransi, dan membangun kolaborasi yang produktif.
Komitmen bersama tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan Kabupaten Kolaka yang berkeadilan, maju, dan unggul, dengan keberagaman masyarakat sebagai kekuatan utama dalam membangun masa depan daerah.(Red/nR)
Sumber Berita: Klik disini>>>> Pemerintah Kabupaten Kolaka — www.kolakakab.go.id
