Dihibahkan tanah oleh Pengusaha Madura, Ponpes Riyadlul Jannah siap Membangun Pendidikan berbasis Internasional

Jurnaliswarga.id, Karawang – Prosesi Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren RIYADLUL JANNAH yang dilakukan Pimpinan Yayasan KH. Abdul Hakam Makky, M.M, berjalan baik dan lancar, Senin (11/7/2022).

Peletakan batu pertama Ponpes RIYADLUL JANNAH  yang berlokasi di Desa Mekar Jaya Jl. Raya Kosambi No 3 RT 15 RW 08 Kecamatan Purwasari Kabupaten Karawang di hadiri oleh beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Karawang, Camat Purwasari, Kepala Desa Mekar Jaya, Dewan Golkar Aep Permana, PJT Ketum Advokat GSI, Ketua Umum Nahdlatul Ulama (NU) Karawang, Ketua KUA Purwasari,dan Kapolsek Purwasari serta Alumni Pondok Pesantren Riyadlul Jannah

Baca Juga:  Ketua BPPKB DPC Kabupaten Indramayu Hadi Susanto Apresiasi Polri, Pemerintah dan MUI, Terkait Pemanggilan Panji Gumilang 2023

KH. Abdul Hakam Makky, M.M menyampaikan bahwa ”Keberkahan ini semua berawal dari saya mendapatkan titipan amanah dari guru saya berupa bangunan Masjid dan Asrama Santri, dan alhamdulillah berkat wasilah KH. Abdul Mughni menyampaikan kepada seorang pengusaha sukses asal Madura yang kemudian beliau sangat merespon dengan baik dan dengan Ikhlas memberikan lahan seluas 4 Hektare, yang telah di waqofkan oleh Bpk Haji Husni Mubarok (pengusaha sukses dari sampang yang tinggal di Karawang) kepada Yayasan Pondok Pesantren Riyadlul Jannah”. “pesantren” atau yang sering juga disebut dengan “pondok pesantren”, juga berarti “boarding school”.
Boarding School biasanya juga merancang kurikulum pendidikan yang komprehensif-holistic yaitu program pendidikan yang menggabungkan atau mengkombinasikan pendidikan keagamaan, academic development, life skill (soft and hard skill) sampai membangun wawasan global.” Jelas KH.Abdul Hakam

Baca Juga:  Buntut voice note, Kepala Desa Gebang Jaya Berujung Pada Pelaporan Ketua Asosiasi Jurnalis Indonesia Bersatu (AJIB)

Masih dengan Penyampaian KH.Abdul Hakam, “kami insyaallah akan men-combine pesantren ini, dengan berbagai kurikulum untuk bisa menjawab tantangan zaman yang semakin complicated baik kurikulum Salaf, yakni pesantren dengan kajian-kajian kitab kuning, kemudian Kurikulum Kholaf/Khalafiyah (Ashriyah) yaitu kurikulum Nasional dan Juga kurikulum Internasional dengan menggunakan berbagai bahasa asing sebagai bahasa pengantar yang dipakai, diantara: Bahasa Arab, English, Mandarin, Jerman, Prancis dan Turki” imbuhnya.(Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkot Bogor Gelar Edufair 2026, Pelajar Dibuka Akses Kuliah ke Inggris

BOGOR,JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kota Bogor terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan global. Salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan Edufair 2026 bertajuk...

Semangat Kartini Hidupkan “Dialog Mamase”, Pemkab Mamasa Perkuat Partisipasi Publik untuk Pembangunan 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa menunjukkan komitmen kuat terhadap keterbukaan dan partisipasi masyarakat melalui forum “Dialog Mamase” yang digelar di Rumah Jabatan Bupati,...

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Rumah Susun, Solusi Hunian Layak di Tengah Keterbatasan Lahan 2026

BOGOR (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah dan legislatif di Kota Bogor terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Konsolidasikan 170 Bupati dan Gelontorkan Triliunan Anggaran Irigasi

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengkonsolidasikan sekitar 170 bupati dari seluruh...

Kerja Sama Indonesia–Polandia Diperkuat, Pemerintah Fokus Jaga Ketahanan Pangan Nasional 2026

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah Indonesia terus menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan kerja sama internasional. Hal ini ditandai dengan pertemuan...

 

ARTIKEL TERKAIT