Diskusi ADVA Bongkar Isu Tambang Bersama Wamen Ham 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Bertepan hari kasih sayang, Adventure Documentary Festival Academy (ADVA) menggelar talkshow bertajuk “Lingkungan & Tambang dalam Perspektif HAM & Media” di Gedung Post Kantoor, Ruang Kamer Kretek, Bakoel Koffie, Jakarta, pada 14 Februari 2025.

Tema kali ini terkait Isu pertambangan yang kembali menjadi sorotan publik, terutama ketika beririsan dengan persoalan lingkungan hidup dan hak asasi manusia (HAM).

Sejumlah narasumber lintas ilmu hadir, di antaranya Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Mugiyanto, Guru Besar Hukum Pertambangan, Abrar Saleng, Pakar biologi dan botanis, pendiri Forum Pohon Langka Indonesial, Tukirin Partomihardjo.

Selanjutnya, Ketua Environment Tourism Social Development Center (ETSDC) yang juga Dewan Pembina ADVA, Nicolaus Lumanauw. Selain itu turut hadir Narliswandi Iwan Piliang, Direktur Pengembangan (PFN), serta pakar ekologi dan drone yang aktif mendampingi warga dalam advokasi lingkungan.

Soroti Tantangan Pemberitaan Lingkungan
Acara yang berlangsung bertepatan dengan momentum Hari Kasih Sayang itu berjalan hangat, meski tema yang diangkat menjadi perhatian tajam publik di tengah maraknya dugaan praktik pertambangan tidak bertanggung jawab yang berdampak pada kerusakan lingkungan dan ekonomi masyarakat.

Perwakilan ADVA, Nana Astryd, menyampaikan bahwa isu lingkungan hidup dan industri pertambangan merupakan topik strategis yang berdampak langsung pada keberlanjutan ekologi, ekonomi, serta kehidupan sosial masyarakat.

Baca Juga:  Penerimaan Kantor Bea dan Cukai Merak Tahun 2022 sebesar Rp. 3.28 T atau 117.59% diatas target

“Dalam praktiknya, relasi antara dunia tambang, lingkungan, dan publik kerap dimediasi oleh pemberitaan media. Media memiliki peran penting dalam membentuk opini publik, mengawal akuntabilitas, serta membuka ruang dialog antara negara, korporasi, dan warga terdampak,” ujarnya.

Pemberitaan isu lingkungan dan tambang kerap menghadapi tantangan. Dugaan pelanggaran HAM di lapangan acap kali bias karena ketimpangan informasi, dominasi narasi korporasi, minimnya suara warga terdampak, hingga tekanan ekonomi dan politik terhadap jurnalis.

Forum ini dinilai penting sebagai ruang diskusi kritis yang mempertemukan insan media, penggiat lingkungan, akademisi, dan pelaku industri guna mendorong pemberitaan yang adil, akurat, dan berpihak pada kepentingan publik.

Komitmen Penegakan HAM dan Regulasi Tegas
Wakil Menteri Ham, Mugiyanto menyampaikan apresiasi atas inisiatif ADVA mengangkat topik yang relevan dengan persoalan masyarakat adat dan penegakan HAM.

“Saya sebagai Wamen HAM berterima kasih dan bangga dengan ADVA yang telah memilih topik yang sangat menarik. Kami siap bersinergi dengan siapa pun. Silakan melapor jika terjadi pelanggaran,” tegasnya.

Sementara itu, Abrar Saleng menekankan pentingnya regulasi yang kuat dan konsistensi penegakan hukum.

Ia menilai, sanksi tegas perlu diterapkan untuk menimbulkan efek jera bagi pelanggar aturan yang menyebabkan kerusakan lingkungan dan merugikan masyarakat.

Baca Juga:  Pangdam III/Slw Apresiasi Kinerja Korem 061/Sk Membawa Nama Baik - AD

Tukirin Partomihardjo menambahkan bahwa kerusakan ekologi akibat pertambangan yang tidak bertanggung jawab dapat menimbulkan kerugian ekonomi besar serta mengancam keanekaragaman hayati Indonesia.

Di sisi lain, Narliswandi Iwan Piliang menyoroti potensi besar sumber daya mineral Indonesia yang jika dikelola secara bijak dapat mendorong kesejahteraan bangsa.

Ia memaparkan konsep The Chart of Pola Pikir Kaya dari Mineral sebagai bagian dari perspektif pembangunan berbasis sumber daya alam.

Teknologi Drone untuk Advokasi Lingkungan
Sementara itu Irendra Radjawali memaparkan pemanfaatan teknologi drone sebagai alat dokumentasi dan bukti visual atas dugaan kerusakan lingkungan akibat aktivitas pertambangan.

Ia juga membagikan pengalamannya dalam memberikan pelatihan penggunaan drone kepada warga sebagai bagian dari penguatan kapasitas masyarakat terdampak.

Nicolaus Lumanauw juga menyampaikan bahwa ADVA tengah mempersiapkan produksi film bertema lingkungan dan tambang guna memperkaya kesadaran publik terhadap isu-isu tersebut.

Selain itu, ADVA juga tengah menyiapkan film bergenre sejarah tentang Sisingamangaraja XII.
Setelah sesi talkshow, rangkaian acara dilanjutkan dengan pendalaman materi terkait isu lingkungan dan pertambangan sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan peserta.

Melalui kegiatan ini, ADVA berharap tercipta sinergi antara media, akademisi, pemerintah, dan masyarakat dalam mendorong tata kelola pertambangan yang berkeadilan, transparan, serta berperspektif HAM dan keberlanjutan lingkungan. (PR)

 

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

MKD APUDSI Se Jabar Menggelar KOPDARWIL Perdana Se Jabar: 18 Kabupaten Hadir Rapatkan Barisan

CIANJUR, JURNALISWARGA.ID – Di usia ke-2 tahun, Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) wilayah Jawa Barat langsung tancap gas dengan menggelar silaturahmi dan Konsolidasi...

SMA Handayani 2 Gelar Kompetisi Kreasi dan Olahraga Pasanggiri Pencak Silat ke 8

Kab Bandung, Jurnaliswarga.id - Sekolah Menengah Atas (SMA) Handayani 2 Banjaran menggelar Kompetisi Kreasi dan Olahraga Pasanggiri Pencak Silat dan English Fest tingkat pelajar...

Momentum Hari Buruh 2026: Rahmad Sukendar Ajak Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

Jakarta, JURNALISWARGA.ID — Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026 menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan komitmen terhadap kesejahteraan pekerja di...

3 Elemen Organisasi di Bogor Kompak Ucapkan Selamat Hari Buruh Serukan Kesejahteraan dan Keadilan Pekerja

Bogor, Jurnaliswarga.id – Momentum Hari Buruh Internasional (May Day) yang diperingati setiap 1 Mei dimaknai sebagai bentuk penghormatan atas perjuangan dan kontribusi para pekerja...

Dapur MBG di Pasar Pamoyanan Bogor Disorot, Wali Kota Dedie A. Rachim: “Model Sewa, Seperti Ruko” 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID— Keberadaan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beroperasi di kawasan Pasar Pamoyanan menuai sorotan publik. Pasalnya, fasilitas yang seharusnya memenuhi standar...

 

ARTIKEL TERKAIT