Lolosnya Ribuan Pil Ekstasi di Tol Lampung, BPI KPNPA RI Soroti Lengahnya Pengawasan di Merak–Bakauheni

Jakarta, JURNALISWARGA.ID — Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmad Sukendar, angkat bicara mengenai temuan ribuan pil ekstasi di dalam kendaraan yang mengalami kecelakaan di ruas Tol Lampung. Dalam kendaraan tersebut, aparat menemukan tiga tas besar berisi ribuan butir pil ekstasi, yang diduga lolos dari pemeriksaan Pelabuhan Merak maupun Bakauheni.

Sukendar menilai kasus ini sebagai indikasi nyata lemahnya pengawasan aparat penegak hukum, terutama di pintu-pintu masuk kendaraan di dermaga penyebrangan.

“Dengan lolosnya ribuan pil ekstasi tersebut, itu bukti ada kelengahan pengawasan di dermaga Pelabuhan Bakauheni maupun Merak. BNN dan Direktorat Narkotika Bareskrim harus segera melakukan evaluasi menyeluruh dan memperketat pemeriksaan terhadap alur kendaraan yang menyeberang,” tegas Sukendar.

Baca Juga:  Villiany Nadzirah Balita 18 Bulan Berjuang Melawan Penyakit Yang Dialaminya

Apresiasi untuk BNN: Bongkar Kampung Rawan Narkoba

Meski mengkritisi kelengahan di titik pelabuhan, Sukendar juga mengapresiasi langkah agresif BNN dalam penggerebekan kampung-kampung rawan narkoba di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Menurutnya, pola penindakan yang dilakukan BNN belakangan ini menunjukkan perubahan besar dan terobosan signifikan.

“Ini langkah besar yang selama bertahun-tahun sulit dilakukan. BNN telah bergerak cepat dan tepat,” ujarnya.

Soroti Jalur Udara dan Distribusi ke Jakarta

Tidak hanya jalur laut, Sukendar juga menilai jalur udara sebagai celah besar penyelundupan narkoba ke Jakarta. Ia meminta kolaborasi lebih kuat antara BNN, kepolisian, dan otoritas bandara untuk menutup seluruh celah peredaran narkotika.

Baca Juga:  Polres Bogor Tangkap Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur 2023

“Jangan sampai penegakan hukum hanya menekan pengguna yang sebenarnya korban. Fokus utamanya harus pada kurir, jalur transportasi, dan sindikat pengedar,” tegasnya.

Tempat Hiburan Malam Masih Jadi Titik Rawan

Sukendar juga menyoroti minimnya pengawasan di tempat hiburan malam yang masih sering menjadi titik peredaran narkoba.

“Semua orang tahu tempat-tempat itu menjadi pintu peredaran berbagai jenis narkoba. Jika pengawasannya dimaksimalkan, angka penyalahgunaan bisa ditekan,” ucapnya. (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Peringkat ke-20

AICHI-NAGOYA, JURNALISWARGA.ID - Klasemen medali Asian Games 2026 menempatkan Indonesia di peringkat ke-20 setelah cabang olahraga karate menyumbangkan satu medali perunggu untuk kontingen Indonesia,...

Harga Emas Pegadaian Galeri24, Antam, dan UBS Turun

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Harga emas Pegadaian yang dipantau dari laman Pegadaian pada Selasa pukul 10.35 WIB menunjukkan tiga jenama emas mengalami penurunan harga. Harga emas Pegadaian dan angka per gram Harga emas Galeri24 berada di angka Rp2.576.000 per gram. Sementara itu, emas Antam tercatat

Camat Cibinong Acep Sajidin Sigap Tindaklanjuti Aduan AJWI, Warga Nanggewer Terdata Desil 3

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Respons cepat ditunjukkan Camat Cibinong Acep Sajidin setelah menerima pengaduan dari Ketua DPC Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Kabupaten Bogor, Nimbrod...

DPP GMNI Soroti Kematian Warga Sipil dan Eskalasi Konflik Papua 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyoroti kembali persoalan keamanan di Papua menyusul laporan mengenai tewasnya seorang pengemudi...

Purbaya Dicopot, Hak Prerogatif Presiden Diuji Etika Politik 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto kembali membuka ruang diskusi mengenai hubungan antara kewenangan konstitusional...

 

ARTIKEL TERKAIT