Kisah Inspiratif: Dari Anak Jalanan hingga Pengobat Spiritual: Hijrah Hermansyah Menembus Dari Bogor hingga Mancanegara

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Istilah preman pensiun bukan sekadar jargon di tengah masyarakat. Di Kampung Talang Sari, Desa Pasir Laja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, istilah itu kini melekat pada sosok R. Herman Syah Amanah, yang lebih dikenal sebagai Raden Budi—seorang mantan anak jalanan yang memilih hijrah dan mengabdikan hidupnya untuk pengobatan spiritual dan sosial kemasyarakatan.

Dicap sebagai “anak preman” sejak muda, Herman tumbuh dalam tekanan sosial dan stigma lingkungan. Jalanan, pasar, hingga kehidupan keras urban menjadi sekolah hidupnya. Namun titik balik terjadi ketika ia memutuskan meninggalkan dunia tersebut dan kembali menekuni ilmu agama serta pengobatan yang pernah dipelajarinya di pesantren.

Kisah Inspiratif: Dari Anak Jalanan hingga Pengobat Spiritual: Hijrah Raden Budi Menembus Dari Bogor hingga Mancanegara

Kini, Herman memimpin Majelis Ta’lim Sir Budi Cipta Rasa, sebuah lembaga yang bergerak di bidang tawasul dan pengobatan lahir-batin, yang beralamat di Kampung Talang Sari RT 03/02, Desa Pasir Laja, Sukaraja, Kabupaten Bogor.

“Saya hijrah dan membuka Majelis Ta’lim Sir Budi Cipta Rasa. Alhamdulillah sekarang jamaah sudah mencapai sekitar 500 orang dan rutin melakukan tawasulan,” ujar Herman saat ditemui Jumat (6/2/2026).

Dari Dunia Jalanan ke Jalan Allah

Kisah Inspiratif: Dari Anak Jalanan hingga Pengobat Spiritual: Hijrah Raden Budi Menembus Dari Bogor hingga MancanegaraSebelum berhijrah, Herman mengaku hidup di dunia keras—melalang buana dari pasar ke pasar, mengenal uang besar, tetapi juga konflik dan tekanan hidup.

“Pengalaman di jalanan membuat saya berpikir, saya ingin hidup tenang, nyaman, dan berguna bagi masyarakat. Karena itu saya tinggalkan dunia jalanan dan memilih jalan Allah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Lakukan Silahturahmi Dan Dialogis pada Masyarakat Bhabinkamtibmas Ingatkan Bahaya TPPO 2023

Jejak spiritual Herman bukan sesuatu yang instan. Ia pernah menjadi santri di pesantren dan mempelajari berbagai metode pengobatan berbasis doa, tawasul, dan ramuan herbal. Selama lima tahun terakhir, ia konsisten mengembangkan pengobatan tradisional yang menggabungkan pendekatan spiritual dan bahan alam.

Selain di Majelis Ta’lim, Herman juga aktif di berbagai organisasi kemasyarakatan seperti BPPKB (Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten) dan FBR (Forum Betawi Rempug).

Kisah Inspiratif: Dari Anak Jalanan hingga Pengobat Spiritual: Hijrah Raden Budi Menembus Dari Bogor hingga Mancanegara

Pengobatan Herbal dan Tawasul.

Dalam praktiknya, Herman memberikan terapi melalui doa, tawasul, dan ramuan herbal berupa kapsul dan jamu dari rempah-rempah.

“Bagi warga yang sakit, setelah diobati, kami berikan obat herbal berbentuk kapsul dan jamu. Dengan izin Allah, banyak yang merasakan manfaatnya,” jelasnya.

Pasiennya tidak hanya datang dari Bogor dan sekitarnya. Bahkan, ia mengaku pernah terbang ke Singapura untuk membantu pengobatan warga Indonesia di sana.

“Saya sekarang lebih banyak di Majelis dengan berbagai kegiatan tawasulan dan pengajian bersama jamaah,” tambahnya.

Kisah Inspiratif: Dari Anak Jalanan hingga Pengobat Spiritual: Hijrah Raden Budi Menembus Dari Bogor hingga Mancanegara

Aktif di Media Sosial dan Jejak Digital

Sejak beberapa tahun terakhir, Herman juga aktif memanfaatkan teknologi. Melalui kanal YouTube https://youtube.com/@rdimascandra8980?si=FFdDRBkhFWD4hxf8, Instagram, dan Facebook dengan nama R. Dimas Candra, ia mempublikasikan kegiatan pengobatan, pengajian, dan tamu-tamu yang datang—mulai dari masyarakat biasa hingga figur dari kalangan TNI, Polri, dan pejabat.

Baca Juga:  Kegiatan Silaturahmi Kapolres Tana Toraja Beserta Jajaran Bersama Tokoh Agama Pastor Dan Dewan Pastoral Paroki Makale 2023

Herman—atau Raden Budi—kini menjabat sebagai Ketua Umum DPP Majelis Ta’lim Sir Budi Cipta Rasa.

“Saya tidak mau ketinggalan zaman. Walaupun spiritual, kita tetap harus melek teknologi. Pengetahuan itu penting di era digital,” ujarnya.

Kisah Inspiratif: Dari Anak Jalanan hingga Pengobat Spiritual: Hijrah Raden Budi Menembus Dari Bogor hingga Mancanegara
Hermansyah, Pendiri dan Owner Padepokan

Di Antara Harapan, Spiritualitas, dan Tantangan Etika

Namun, di tengah tingginya minat masyarakat terhadap pengobatan alternatif, muncul pula tantangan serius. Beredarnya berbagai iklan pengobatan dan produk supranatural di media sosial—mulai dari klaim penyembuhan penyakit berat hingga benda-benda mistik—menjadi latar yang membuat publik semakin kritis.

Hermansyah menegaskan bahwa dirinya tidak keluar dari koridor agama.

“Saya selalu diajarkan oleh orang tua dan guru saya agar rendah hati, tidak sombong, dan tidak menyimpang dari ajaran agama,” katanya.

Kisah Inspiratif: Dari Anak Jalanan hingga Pengobat Spiritual: Hijrah Raden Budi Menembus Dari Bogor hingga Mancanegara
Kunjungan silaturahmi Pimpinan Media Jurnaliswarga.id sekaligus ketua DPC Ajwi Kabupaten Bogor Nimbrod Rungga, Jum’at (6/2/2026)

 

Potret Hijrah Sosial
Kisah Raden Budi bukan hanya tentang pengobatan, melainkan transformasi sosial: dari stigma “anak preman” menjadi tokoh yang dipercaya ribuan jamaah. Dari jalanan ke majelis taklim. Dari hidup keras ke pelayanan spiritual.

Di tengah maraknya pencarian masyarakat akan kesembuhan dan ketenangan batin, perjalanan hijrah Herman Syah Amanah menjadi cermin bahwa perubahan hidup bukan mitos—ia nyata, dan bisa dimulai dari siapa pun.

“Rumah saya terbuka bagi siapa pun yang ingin silaturahmi atau sekadar berbagi. Harapan saya, ilmu yang saya pelajari bisa bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya. (Red/nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

KPK Perkuat Pengendalian Gratifikasi demi Integritas Penyelenggara Negara 2026

JAKARTA, JurnalisWarga.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan bahwa integritas penyelenggara negara merupakan fondasi utama dalam pengendalian gratifikasi sebagai bagian dari upaya memperkuat sistem...

Setneg: Presiden Prabowo Prioritaskan Anggaran untuk Hapus Kemiskinan 2026

MALANG, JurnalisWarga.id – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk terus melakukan efisiensi anggaran negara guna mempercepat penghapusan kelaparan, kemiskinan, dan kemiskinan ekstrem di...

Kepala Otorita IKN: PMA Asal Tiongkok Investasi Rp1,25 Triliun Perkuat Kepercayaan Global

NUSANTARA, JurnalisWarga.id – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menyatakan pembangunan IKN terus menunjukkan perkembangan positif dengan dimulainya konstruksi perdana proyek investasi...

IKN Percepat Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028

JurnalisWarga.id | Nusantara - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mempercepat pembangunan fisik Tahap II sebagai bagian dari upaya mewujudkan IKN menjadi Ibu Kota...

Gubernur Papua Siapkan Kapal Bersubsidi Perkuat Konektivitas Daerah 2026

JurnalisWarga.id | Jayapura - Pemerintah Provinsi Papua di bawah kepemimpinan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri terus memperkuat pembangunan konektivitas antardaerah melalui rencana pengoperasian kapal...

 

ARTIKEL TERKAIT