Masa Reses, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata Pastikan RTLH Terpenuhi, Memulai Pemerataan Pembangunan

JURNALISWARGA.ID, Kota Bogor – DPRD Kota Bogor membuka masa sidang ketiga tahun sidang 2022 dengan menggelar reses. Dalam kesempatan reses ini, 50 anggota DPRD Kota Bogor turun kelapangan menemui langsung para konstituennya guna mendengar masukan dan permasalahan yang ada di masyarakat. Karena dimasa reses ini dimanfaatkannya untuk menyerap aspirasi, mengecek pembangunan serta menyapa warga dan konstituennya.

Dari banyaknya persoalan yang diadukan oleh warga, Pimpinan DPRD Kota Bogor, mencatat terdapat empat isu mendasar di Kota Bogor yang perlu secara simultan mendapatkan perhatian khusus, yaitu pendidikan, kesehatan, ekonomi dan infrastruktur.

Pastikan RTLH Terpenuhi, Memulai Pemerataan Pembangunan.
Lebih lanjut, Wakil Ketua II DPRD Kota Bogor, Dadang Iskandar Danubrata, menyoroti perihal pemerataan infrastruktur dan pembangunan prioritas di Kota Bogor. Anggota legislatif dari Dapil Bogor Selatan ini menilai, pembangunan di Kota Bogor belum merata sampai ke pelosok wilayah.

Baca Juga:  Gelar Raker Dengan Disdik Kota Bogor, Komisi IV Minta Wisuda Ditiadakan 2023

“Kami melihat program yang sudah dijalankan ini hanya untuk pencitraan saja, bukan bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat. Makanya kami minta agar pembangunan yang ada di Kota Bogor mulai diratakan di berbagai wilayah, tidak hanya di pusat kota,” kata Dadang.

Dari catatannya, aspirasi atau permohonan sejauh ini masih terkait perbaikan saluran air atau perbaikan turap, permohonan perbaikan jalan, permohonan pembangunan infrastruktur dan permohonan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).

Baca Juga:  Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Semantok di Nganjuk

Dadang menyebutkan, hingga saat ini sudah ada 22 ribu pendaftar untuk program RTLH Kota Bogor. Namun, kuota yang ada di 2022 ini hanya sebanyak 5000 rumah. Sehingga, ia berharap, disisa waktu hingga 2024 ini, S0 ribu rumah bisa mendapatkan manfaat dari program ini, sesuai dengan visi Wali Kota Bogor yang dituangkan didalam RPJMD Kota Bogor.

“Harapan kita dari DPRD mudah mudahan antrean usulan ini bisa terakomodir pada tahun anggaran 2024, sehingga volume yang diproyeksikan 2023 ini kalau masih memungkinkan pagu anggaran bisa di up, maka kuotanya juga bertambah dan mengurangi antrean yang sudah ada,” kata Dadang.(NR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Perubahan APBD Kepri 2026 Disahkan, Pendapatan Naik Rp82,19 Miliar

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Perubahan APBD Kepri 2026 disahkan. Pendapatan daerah naik Rp82,19 miliar, sedangkan belanja mencapai Rp3,63 triliun. APBD tetap berimbang. Perubahan APBD Kepri 2026 Pengesahan tersebut tercantum dalam informasi Pemprov Kepri pada 23 September 2026. Data yang disam

Perubahan APBD Kepri 2026 Disahkan, Belanja Rp3,63 Triliun

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 disahkan dengan pendapatan daerah yang naik Rp82,19 miliar. Dalam perubahan tersebut, belanja daerah ditetapkan sebesar Rp3,63 triliun dan APBD tetap berimbang. APBD Kepri 2026 dan perubahan

Perubahan APBD Kepri 2026 Disahkan, Pendapatan Naik Rp82,19 Miliar

KEPULAUAN RIAU, JURNALISWARGA.ID - Peraturan Daerah (Perda) Perubahan APBD Provinsi Kepulauan Riau Tahun 2026 disahkan, dengan pendapatan naik Rp82,19 miliar dan belanja ditetapkan Rp3,63...

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Peringkat ke-20

AICHI-NAGOYA, JURNALISWARGA.ID - Klasemen medali Asian Games 2026 menempatkan Indonesia di peringkat ke-20 setelah kontingen Indonesia mendapat sumbangan satu medali perunggu dari cabang olahraga...

Klasemen Medali Asian Games 2026: Indonesia Peringakat ke-20

AICHI-NAGOYA, JURNALISWARGA.ID - Klasemen medali Asian Games 2026 menempatkan Indonesia di peringkat ke-20 setelah cabang olahraga karate menyumbangkan satu medali perunggu untuk kontingen Indonesia,...

 

ARTIKEL TERKAIT