Kritikan Terhadap Safari Politik Anies Dalam membangun Opini Perubahan

Jakarta, (JW) – Dari beberapa gerakan safari politik yang dilakukan oleh Anies Bawesdan mantan Gebernur DKI dengan Partai Pengusung dalam hal ini melalui kegiatan kegiatan dari kajian strategi politik akan merugikan daripada Anies Bawesdan dari sebagai tokoh perubahan yang diharapkan masyarakat walaupun kita ketahui penomena Anis sebagai bentuk gelombang Perubahan.

Tanpa disadari oleh Anies bawesdan dan tim pendukung beliau kehadiran beliau akan menaikkan daripada elekletabilitas dari pengusung partai tanpa disadari Pak Anies bisa jadi jebakan politik Beliau sendiri dari pandangan lawan politik karena safari politik yang dilakukan oleh pengusung hanya kepentingan untuk saja.

Kritikan Terhadap Safari Politik Anies Dalam membangun Opini Perubahan

Mengapa dikatakan hanya di memfaatkan saja hanya untuk mendulang suara partai itu sendiri.Gerak gerik politik Anies yang dilakukan oleh Anies sekarang ini semestinya tim pemenangan Anies harus selektif dan mengingatkan dibalik safari politik walaupun tanpa itu sebenarnya Anies sudah menjadi pilihan rakyat.

Anies harus membatasi diri untuk tampil dari kampanye partai pengusung karena bila dilihat grafik perjalanan kampanye politik sepanjang oktober 2022 sampai bulan maret 2023 terlalu padat sehingga beliau harus mengurangi hal tersebut.

Mengapa hal itu perlu kita ingatkan mengurangi frekuensi pertemuan dan safari politik untuk memperkuat intelektualisasi beliau melalui dialog atau diskusi terkait visi dan misi beliau sebagai calon presiden bukan safari untuk kepentingan Partai pengusung.

Baca Juga:  Antara Isu Upeti dan Marwah Jelang Konferwil PWI LampungOleh Herman Batin Mangku

Dan banyak aspek yang harus dipikirkan tim pemenangan Anies Bawesdan, Satu hal yang diamanati dari beberapa safari kampanye dilakukan oleh Anies dengan kendaraan partai politik pengusung yang akan muncul ketika Anies setiap tempat dihadiri tempat tempat yang sudah di jadwalkan oleh partai pengusung adalah Ambisius Anies menjadi Presiden,Hal hal ungkapan ambius yang muncul akan merugikan Anies sendiri walaupun memang keberadaan Anies karena partai pengusung akan tetapi dari pertemuam yang dilakukan oleh Surya Paloh dan Luhut dari London sampai pertemuan didalam negeri sebagai orang awam tentu hal yang menarik diamati dan dikaji dari strategi politik dari Anies Sendiri takut takutnya dibalik ini semua seperti penomena gelombang Pemenangan Jokowi tahun 2014.

Untuk menjaga Anies sebagai pemimpin yang baik atau Good Goverment tentu yang kita inginkan bahwa posisi Pak Anies tokoh yang penuh gagasan cemerlang dengan pemikiran pemikiran yang baik bangsa ini yang sebagian krisis kepercayaan terhadap kepemimpinan dari kalangan masyarakat kita terutama ada penilaian oposisi yang berseberangan dengan pemerintah bahwa negara lebih mementingkan ologarki dibandingkan untuk kepentingan rakyat pada umumnya.

Baca Juga:  Jum'at Berkah Peringati HUT Ke-77, Persit KCK Cabang L Kodim 1417/Kendari

Dari uraian diatas tentunya kita sebagai orang orang yang cinta perubahan dan perbaikan bangsa yang sekarang terkotak kotak dua kubu dengan kehadiran Anies akan menyatukan kembali bangsa ini dengan satu pemikiran dan seandai pola yang dilakukan dengan safari politik dengan kepentingan partai pengusung akan muncul gesekan dan tentu yang menang adalah calon presiden yang diam namun memiliki strategi akan memenangkan pemilihan presiden 2024 -2024.Semoga Anies diharapkan bukan hanya sebagai alat hanya meningkatkan elektabilitas Partai Pengusing namun dapat menjadi pemimpin perubahan dan perbaikan dengan wakilnya tokoh yang memiliki kekuatan dan pengaruh di masyarakat dan perlemen bukan hanya sekedar wakil yang tidak mempunyai power seperti yang telah disampaikan tersebut.

semoga kritikan ini akan memberikan penguatan Pak Anies dan tim pemenangam beliau harus jeli melihat arus dan strategi politik saat ini.

( Ismail : Penulis Peneliti dan Ketua Pusat kajian sosial ekonomi LP3M Al Isra dan Mantan Peneliti Menkon PMK ).

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Prof. Henry Desak Penegakan Hukum Utamakan Pembinaan, Bukan Penjara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyerukan agar penegakan hukum dalam perkara yang berkaitan dengan persoalan administratif tetap mengedepankan keadilan, proporsionalitas,...

Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Nama Tubagus Rahmad Sukendar, yang akrab disapa Kang Tb Sukendar, dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Banten yang selama lebih dari...

Ketua APUDSI Kabupaten Bogor Apresiasi Penjaringan Calon BPD 2026

TAMANSARI, JURNALISWARGA.ID — Partisipasi masyarakat dalam proses penjaringan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah Asosiasi Pelaku Usaha...

Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan, IHC RS Pertamina Prabumulih Terima Kunjungan RS Muhammadiyah Palembang.

PRABUMULIH – RS Pertamina Prabumulih terus memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat....

BPI KPNPA RI Soroti Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor menyoroti perkembangan penegakan hukum di Kabupaten...

 

ARTIKEL TERKAIT