Paguyuban Guyub Gawe Guno (G3) Adakan Ritual Adat Jawa Sedekah Bumi dan Peresmian Joglo Kabupaten Sanggau Tahun 2022

Sanggau, Kalbar (MGA) – Kegiatan Ritual Adat Jawa Sedekah Bumi dan Peresmian Joglo Paguyuban Guyub Gawe Guno (G3) Kabupaten Sanggau Tahun 2022. Bertempat di Pendopo Rumah Adat Jawa Rt.12, Rw.05 jalan Padat Karya, Kelurahan Bunut, Kecamatan Kapuas, Kabupaten Sanggau. Pada hari Kamis tanggal 22 Desember 2021 sekira jam 09.45 Wib.

Kegiatan dihadiri oleh Bupati Sanggau Paolus Hadi, S.IP., M.Si., Kapolres Sanggau AKBP Ade Kuncoro Ridwan, S.I.K., Dandim 1204/Sgu Letkol Inf Bayu Yudha Pratama, Ketua Pengadilan Sanggau Haklainul Dunggio, S.H., M.H., Kasi Pidsus Kejari Sanggau Agus, S.H., MH, Kepala OPD Kabupaten Sanggau, Forkompimcam Kecamatan Kapuas, Ketua MABM Kabupaten Sanggau Budi Darmawan, S.T.P., M.M., Ketua Panitia AKBP (Purn) Wardaya, Ketua G3 kabupaten Sanggau Sugiman, S.E., Para ketua Lintas Etnis Kabupaten Sanggau, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan masyarakat Etnis Jawa yang ada di Kabupaten Sanggau, Sintang, Melawi dan Sekadau.

Dalam sambutannya Ketua G3 Kabupaten Sanggau Sugiman mengucapkan banyak terimakasih kepada Pemda dan Dinas Dikbud Kabupaten Sanggau yang telah mensupport sehingga Ritual Adat Jawa budaya sedekah bumi, pagelaran Wayang kulit dan Campur Sari Tahun 2022 dapat dilaksanakan.

“Ritual Adat Jawa budaya sedekah bumi, pagelaran Wayang kulit dan Campur Sari Ikatan Keluarga Besar Guyub Gawe Guno (G3) adalah warisan leluhur yang hingga kini masih dilaksanakan, khususnya masyarakat Etnis Jawa,” ucapnya.

Baca Juga:  Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns Laksanakan Ibadah Bersama Dan Bagikan Masker Di Gereja Perbatasan

“Terima kasih sebesar – besarnya kepada Pemerintah Daerah yang sudah membantu dana hibah sehingga pendirian pendopo bisa dilaksanakan. Kami di G3 Kabupaten Sanggau selalu mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam kemajuan Kabupaten Sanggau,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut Bupati Sanggau Paolus Hadi Sangat berterima kasih atas waktu yang diberikan.

“Saya berterima kasih banyak atas waktu yang diberikan kepada saya, terima kasih G3 Sanggau dapat mengundang kami dalam ritual adat Jawa Sedekah Bumi,” ucapnya.

Bupati Sanggau berharap semua Etnis yang ada di Kabupaten Sanggau dapat menampilkan adat istiadatnya di Kabupaten Sanggau ini. Banyak agenda kita yang tidak terlaksana karna Covid-19 melanda, dan kita semua mampu melewatinya dengan mengikuti kebijakan Pemerintah.

Kegiatan ini merupakan kegiatan budaya sebenarnya sesuai dengan visi-misi kita bagaimana kita mengembangkan dan mendorong kuat budaya dan iman karena dalam sebuah negara besar dan maju sebenarnya budaya dan iman menjadi sebuah kekuatan besar.

“Mari Kita bekerja dengan hati dengan ikhlas, saya sangat senang paguyuban dapat membantu program pemerintah dan pembangunan di kabupaten ini,” pintanya.

“Kita semua satu kesatuan dan saya senang semua paguyuban dan etnis bersatu untuk menunjukan kebudayaannya masing – masing karna negara yang kuat adalah bersatunya kebudayanya dan gotong-royongnya,” paparnya.

Baca Juga:  Kasat Intelkam Polres Palopo Menyalurkan Bansos Bersama Bagi Kalangan Terdampak Kenaikan Harga BBM

“Harapan saya agar paguyuban lainnya yang belum ada rumah pertemuan agar bisa dapat membangun rumah pertemuan budaya masing – masing dengan selau berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah,’ harapnya.

“Tahun kedepan merupakan agenda politik agar bapak-ibu nantinya bisa datang ke TPS dan jangan terbawa suhu politik sehingga dapat memecah belah kebersamaan yang sudah dibentuk,” tegasnya.

Selanjutnya Bupati Sanggau meresmikan Joglo Paguyuban G3 Kabupaten Sanggau dengan membuka tirai dan penandatanganan prasasti serta penyerahan tokoh pewayang kepada Dalang.

Selama kegiatan berlangsung dilaksanakan Pengamanan oleh Polres Sanggau dan Polsek Kapuas sesuai dengan Surat Perintah Kapolres Sanggau Nomor : Sprin/2437/XII/PAM.3.3/2022 tanggal 21 Desember 2022 tentang Pengamanan kegiatan Tahunan Adat Ritual Jawa G3 dan Peresmian Rumah Joglo G3 Kabupaten Sanggau.

Kegiatan Ritual Adat Budaya Jawa Sedekah Bumi merupakan bentuk keberagaman budaya yang ada di Kab. Sanggau yang diselenggarakan oleh Paguyuban G3 untuk memberikan keselamatan di Kabupaten Sanggau.

Sekira jam 19.30 WIB dilaksanakan kegiatan pagelaran Wayang Kulit dan Campur Sari di Joglo Paguyuban G3 Kab. Sanggau.

Rinto Andreas/Red

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Prof. Henry Desak Penegakan Hukum Utamakan Pembinaan, Bukan Penjara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyerukan agar penegakan hukum dalam perkara yang berkaitan dengan persoalan administratif tetap mengedepankan keadilan, proporsionalitas,...

Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Nama Tubagus Rahmad Sukendar, yang akrab disapa Kang Tb Sukendar, dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Banten yang selama lebih dari...

Ketua APUDSI Kabupaten Bogor Apresiasi Penjaringan Calon BPD 2026

TAMANSARI, JURNALISWARGA.ID — Partisipasi masyarakat dalam proses penjaringan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah Asosiasi Pelaku Usaha...

Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan, IHC RS Pertamina Prabumulih Terima Kunjungan RS Muhammadiyah Palembang.

PRABUMULIH – RS Pertamina Prabumulih terus memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat....

BPI KPNPA RI Soroti Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor menyoroti perkembangan penegakan hukum di Kabupaten...

 

ARTIKEL TERKAIT