Pandawa 5 Kabupaten Bogor Gandeng BPK RI, Kawal Transparansi Dana Desa

Jakarta, JURNALISWARGA.ID – Gerakan relawan Pandawa Lima Kabupaten Bogor menunjukkan langkah serius dalam mengawal tata kelola dana desa. Melalui audiensi langsung dengan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Pandawa Lima memperkuat komitmen untuk memastikan setiap rupiah anggaran desa benar-benar digunakan untuk kepentingan rakyat.(30/9/2025)

Pertemuan yang berlangsung di Jakarta ini menjadi momentum penting. BPK RI memberikan arahan strategis tentang empat prinsip utama pengelolaan dana desa, yaitu transparansi, akuntabilitas, tepat sasaran, dan manfaat nyata bagi masyarakat.

< “Sinergi ini adalah langkah konkret agar dana desa benar-benar digunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat,” tegas Ketua Pandawa Lima Kabupaten Bogor dalam pernyataannya.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Minta Kemenkes Dan Kemendikbud Segera Ambil Tindakan Tegas Terkait Dugaan Bullying Dokter PPDS Undip

Empat Pilar Tata Kelola Dana Desa

1. Transparansi Anggaran – pengelolaan keuangan desa harus terbuka dan dapat diakses masyarakat.

2. Akuntabilitas Penggunaan Anggaran – setiap rupiah wajib dipertanggungjawabkan sesuai aturan.

3. Tepat Sasaran Kegiatan – program desa harus sesuai dengan kebutuhan dan prioritas warga.

4. Manfaat Nyata Program – anggaran desa harus menghadirkan hasil yang langsung dirasakan masyarakat.

BPK RI menegaskan bahwa keberhasilan tata kelola desa tidak hanya ditentukan oleh perangkat desa, melainkan juga peran aktif masyarakat dan relawan dalam pengawasan.

Baca Juga:  Angin Puting Beliung di Jasinga Belum Mendapatkan Bantuan

“Kami percaya, keterlibatan seluruh stakeholder bersama relawan seperti Pandawa Lima akan memperkuat transparansi sekaligus meningkatkan efektivitas pembangunan desa,” ungkap perwakilan BPK RI.

Tonggak Awal Sinergi

Audiensi ini disebut sebagai tonggak awal kolaborasi Pandawa Lima Kabupaten Bogor dengan BPK RI. Tujuannya jelas: menciptakan desa-desa yang terbuka, bersih, dan akuntabel dalam mengelola anggaran.

Langkah Pandawa Lima ini sekaligus menegaskan bahwa pembangunan desa tidak boleh lagi menjadi ruang gelap, melainkan harus menjadi cermin nyata kesejahteraan rakyat.(Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Uang Rp75 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Reskrim Polres Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan. Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara...

Uang Rp16 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jabar Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi

BANDUNG, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Tipiter Polresta Bandung di wilayah Soreang mendapat sorotan serius dari Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Satu Kepedulian Bisa Berarti: Dokter Spesialis Jiwa IHC RS Pertamina Prabumulih Bicara tentang Pencegahan Bunuh Diri

PRABUMULIH — Tidak semua orang yang sedang menghadapi persoalan berat mampu mengatakannya secara langsung. Ada yang tetap bekerja, tersenyum, berbicara dengan orang lain, dan...

IHC RS Pertamina Prabumulih Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — IHC RS Pertamina Prabumulih kembali hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian Smanda Event ke-11 yang digelar...

Sigap di Tengah Konser Utopia Band, IHC RS Pertamina Prabumulih Jadi Tim Emergency Uthopia Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — Di tengah riuhnya musik dan antusiasme para pelajar dalam Konser Band Uthopia Smanda Event ke-11 yang digelar pada 10 September 2026, kehadiran...

 

ARTIKEL TERKAIT