Paskah dalam kalender. Sebelum Anda melanjutkan baca catatan kecil ini, coba sekarang cari kalender di dekat Anda. Boleh kalender meja ataupun kalender dinding.Iya sekarang
Ambil dan perhatikan di bulan April 2023, khususnya di tanggal 9.
Adakah keterangan yang dituliskan pada tanggal tersebut, alias Kebangkitan Yesus Kristus di sana?
Jikalau kalender yang Anda pegang tidak ada, Anda termasuk sebagian besar orang yang menerima kalender seperti itu. Tapi jika Anda memegang kalender yang ada info hari Paskah, Anda termasuk sedikit yang memiliki kalender sejenis itu.
Kalender yang memuat info hari Paskah kian langka.

Di rumahku ada sekitar 7 kalender (semua pemberian).
Dan hanya 1 yang memberi keterangan hari Paskah.
Tahu siapa yang menerbitkan? Lembaga Alkitab Indonesia (LAI).
Tentulah, masak LAI akan kelolosan di hari penting ini.
# Hari Paskah adalah hari penting dalam kalender gerejawi, kalau tidak bisa bisa yang disebut terpenting.
Karena kebangkitan Yesus adalah bukti kemenangan-Nya atas kuasa dosa. Sebab Dia hidup ada hari esok.
Saat aku melihat beberapa kalender di rumah,
Ada yang menarik, bahwa jika hari Paskah tidak tertulis, tapi Jumat Agung tertulis.
Kenaikan Tuhan Yesus tertulis.
Kepalaku sempat bercanda, jangan-jangan ini memang sengaja dilakukan secara masif, sistematis, terstruktur dan tentu silent supaya orang-orang yang merayakan Paskah tak lagi memandang hari Paskah itu sebagai hari yang terpenting dalam bergereja. Jikalau generasi ini tak memandang penting, tentu akan menurun ke anak-anak dan generasi-generasi selanjutnya.
Lalu siapa aktor intelektualnya? Wah bisa dibikin menjadi film menarik ini. Kan nggak mungkin pemikirnya adalah orang percetakan yang bikin kalender.
Tapi cepat-cepat isi kepalaku yang berpikir demikian kupinggirkan. Tak usah berpikir terlampau serius tentang kalender saja.
Tapi eitsâĤ. Sisi kepalaku yang lain berseru. Andai ini terjadi pada hari raya agama lain, yang di banyak kalender tidak disebutkan secara serempak seperti ini, hari raya terpenting bagi agamanya, apa tidak menjadi masalah?
Apa tidak bisa menjadi pemicu tuduhan penistaan agama?

# Ternyata bukan hari Paskah saja yang tak disebutkan.
Hari Pentakosta, yang jatuh pada Minggu 28 Mei juga banyak kalender yang tak memberi notifikasi.
Jadinya kepalaku dengan santai (dan naif) berpikir, bisa jadi karena kedua hari itu (Paskah dan Pentakosta) jatuh di hari Minggu, maka dirasa (oleh percetakan) tak perlu dibikin merah(lagi) dan diberi keterangan. Karena memang sudah otomatis libur sebagai hari Minggu.
# Sebenarnya kalau mau dihitung-hitung sendiri tetap bisa sih.
Kalau Jumat Agung sudah tertulis, maka hari Minggu berikutnya adalah Paskah.
Dan hari ke-40 dari Paskah (pasti Kamis) adalah hari Kenaikan Tuhan Yesus.
Sedangkan hari Pentakosta, sesuai artinya hari ke-50 dari Paskah.
# Bagi gereja-gereja, semoga catatan kecil ini bermakna.
Bahwa kalaupun kalender umum tak memberi keterangan, secara internal kalender gerejawi tetap terpatri jadwal ini.
Bahkan andai suatu saat ada gereja ataupun lembaga-lembaga pelayanan yang bikin kalender cetak, hendaklah jadwal-jadwal hari besar keagamaan di Indonesia (bukan hanya Kristen) tercantum secara adil dan terbuka.
Selamat mempersiapkan hari Kenaikan Tuhan Yesus dan Pentakosta di bulan Mei 2023 ini buat semua yang merayakan.
Setio Boedi
(Aktivis Penulis Media Kristen)
