PPIH Gelombang Pertama Tuntas Diberangkatkan, Perkuat Layanan Jemaah di Tanah Suci 2026

Jakarta (Kemenhaj), Jurnaliswarga,id — Sebanyak 322 Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) diberangkatkan ke Arab Saudi pada Sabtu (18/4/2026). Keberangkatan ini menandai rampungnya pengiriman petugas gelombang pertama yang akan memperkuat layanan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Petugas yang diberangkatkan merupakan bagian dari Daerah Kerja (Daker) Madinah. Mereka akan langsung bertugas mendukung operasional layanan jemaah, terutama pada fase awal kedatangan di Madinah.

PPIH Gelombang Pertama Tuntas Diberangkatkan, Perkuat Layanan Jemaah di Tanah Suci 2026

Direktur Bina Petugas Haji Reguler Chandra Sulistio Reksoprodjo mengatakan, tantangan terbesar petugas akan dihadapi pada fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Siapkan fisik dengan baik. Kegiatan di lapangan membutuhkan stamina yang kuat, terutama saat fase Armuzna,” ujar Chandra.

Baca Juga:  Gelar Raker Dengan Dishub, Komisi III Bahas Wacana Trem di Kota Bogor 2024

Direktur Jenderal Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah Harun Al Rasyid menegaskan, kualitas penyelenggaraan haji sangat ditentukan oleh pengendalian di lapangan.

“Baik buruknya pelaksanaan haji ini tergantung bagaimana kita mengendalikan. Kalau berhasil, maka pengendaliannya berhasil,” kata dia.

Harun juga meminta petugas aktif melakukan pengawasan dan cepat merespons persoalan yang dihadapi jemaah.

Sebelum diberangkatkan, para petugas telah mengikuti pembekalan intensif di Asrama Haji Jakarta sejak Jumat (17/4/2026). Pembekalan mencakup kesiapan teknis dan skema penugasan, termasuk pada fase Armuzna.

Baca Juga:  Kapolres Pasangkayu Terima Penghargaan Pelayanan Prima dari Kapolri: Bukti Sinergitas dan Kinerja Unggul 2024

Kasatop Armuzna dan Linjam Laksma Harun Arrasyid mengatakan, petugas akan ditempatkan di sejumlah titik strategis, termasuk di Mina dan jalur menuju Jamarat.

“Penempatan dilakukan di pos-pos ad hoc serta jalur pergerakan jemaah untuk memastikan mobilitas berjalan lancar,” ujarnya.

Ia menambahkan, petugas juga akan diperbantukan secara dinamis di titik-titik krusial, termasuk di Arafah, untuk mengurai kepadatan jemaah.

Dengan selesainya pemberangkatan gelombang pertama, seluruh petugas diharapkan sigap menghadapi dinamika di lapangan dan memastikan layanan tetap optimal.(Red/nR)

Sumber berita website kementerian Haji dan Umrah, Klik disini

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Kolaka Perkuat Koperasi Modern untuk Dorong Ekonomi Daerah 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka menegaskan komitmennya memperkuat gerakan koperasi sebagai salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,...

Bupati Kolaka Dorong Sinergi Eksekutif-Legislatif Percepat Pembangunan 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dan DPRD untuk mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan...

KPK OTT Bupati Lombok Barat, Dugaan Korupsi Proyek Rp17,9 Miliar

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa...

Menteri ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Warga Dapat Kepastian Hukum 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah memperkuat langkah strategis untuk mempercepat sertipikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan...

Mensesneg Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat komitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari strategi transformasi energi sekaligus mendorong kemandirian industri otomotif...

 

ARTIKEL TERKAIT