Rahmad Sukendar Tegaskan Pernyataan BPI KPNPA RI Bukan Hoaks: Kami Pegang Data A1, Reformasi Kejaksaan Gagal

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, menegaskan bahwa pernyataan dan kritik yang disampaikan pihaknya terkait kinerja internal Kejaksaan bukan hoaks, melainkan berdasarkan data dan fakta lapangan yang valid.

Rahmad menyoroti tidak digubrisnya surat Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) serta Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) yang ditujukan kepada Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dan Sumatera Barat oleh kejaksaan di daerah.

“Surat Jampidsus dan Jamintel kepada Kejati Kepri dan Sumbar tidak digubris oleh kejaksaan daerah. Ini berarti fungsi Kejaksaan tidak dianggap,” tegas Rahmad Sukendar.

Ia juga mengkritik keras pola komunikasi pimpinan Kejaksaan yang dinilainya hanya sebatas retorika tanpa tindakan nyata.

“Jangan omon-omon saja dan pencitraan, tapi faktanya tidak ada tindak lanjut,” ujar Rahmad.

Rahmad menjelaskan bahwa kritik yang dilakukan BPI KPNPA RI justru bertujuan agar Kejaksaan menyadari adanya pembiaran terhadap berbagai kasus korupsi yang mengendap di kejaksaan daerah tanpa kejelasan penanganan.

Baca Juga:  Ketua DPR RI Dr.(H.C) Puan Maharani Puji Olahan Laut UMKM Banyuwangi, Bupati Siap Genjot Hilirisasi Tangkapan Nelayan

“Kami melakukan kritik agar Kejaksaan tahu bahwa ada pembiaran di tingkat daerah terhadap kasus-kasus korupsi yang mangkrak,” katanya.

Lebih lanjut, Rahmad menyesalkan adanya pihak-pihak yang menuding pemberitaan terkait desakan pencopotan Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) dan Jamintel sebagai berita bohong.
Ia menegaskan bahwa seluruh pernyataan BPI KPNPA RI didukung oleh data kuat.

“Tidak ada berita hoaks dari kami. Semua yang kami sampaikan adalah realita yang terjadi di internal Kejaksaan. Kami memiliki data A1,” tegas Rahmad kepada wartawan, Jumat (26/12/2025).

Menurut Rahmad, kritik tersebut berangkat dari rentetan kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap oknum jaksa di berbagai daerah, mulai dari Kalimantan Selatan, Banten, hingga Purwakarta. Selain itu, banyaknya laporan dan kasus korupsi yang tidak ditindaklanjuti di kejaksaan daerah menunjukkan lemahnya fungsi pengawasan dan pembinaan internal.

Baca Juga:  Dandim 1702/JWY Menghadiri Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji JPT Pratama Kabupaten Yalimo

“OTT jaksa terjadi berulang kali. Ditambah lagi banyak laporan dan kasus korupsi yang mangkrak di kejaksaan daerah. Ini menunjukkan bahwa reformasi di tubuh Kejaksaan tidak berjalan sebagaimana yang diharapkan publik,” ujarnya.

Rahmad juga menanggapi sikap Jamintel yang dinilainya belum siap menerima kritik dari masyarakat sipil.

“Kalau Jamintel tidak bisa menerima kritik yang membangun, jangan bersikap seperti itu. Kritik ini demi perbaikan institusi, bukan untuk menjatuhkan,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Rahmad menegaskan bahwa pimpinan Kejaksaan seharusnya melakukan koreksi diri secara menyeluruh dan terbuka kepada publik.

“Yang harus dilakukan adalah introspeksi. Kenapa banyak kasus korupsi mengendap tanpa kejelasan penanganan? Ini yang harus dijawab kepada rakyat,” pungkasnya. (nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Kolaka Perkuat Pencegahan Korupsi di Sektor Pertanahan 2026

JurnalisWarga.id | Kolaka, Pemerintah Kabupaten Kolaka di bawah kepemimpinan Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang...

Presiden Prabowo: Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa Nasional 2026

JurnalisWarga.id | Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat pelayanan ekonomi desa yang...

Ketum BPI KPNPA RI Dukung Jaksa Berintegritas, Minta Kasus Febri Tuntas 2026

JurnalisWarga.id | Jakarta, Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Tubagus Rahmad Sukendar, menegaskan bahwa...

Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Strategis Demi Perkuat Pembangunan Kota 2026

HUMPROPUB, JURNALISWARGA.ID – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menggelar Rapat Paripurna, DPRD Kota Bogor Bahas Raperda Strategis...

Bupati Tana Toraja Dukung Pelatihan Barista untuk Disabilitas dan UMKM 2026

JurnalisWarga.id | Tana Toraja - Pemerintah Kabupaten Tana Toraja terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang inklusif. Di bawah kepemimpinan Bupati...

 

ARTIKEL TERKAIT