Rudy Susmanto Pastikan Pemkab Bogor Tanggung Semua Biaya Perawatan Korban Bencana Ciomas

CIOMAS, Jurnaliswarga.id – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, memastikan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor menanggung seluruh biaya perawatan korban dan memberikan santunan bagi keluarga korban meninggal dunia akibat ambruknya Majelis Taklim Asobiyah di Desa Sukamakmur, Kecamatan Ciomas, Minggu (7/9). Dalam kunjungannya ke lokasi, Rudy menegaskan fokus utama Pemkab Bogor saat ini adalah penyelamatan, perawatan korban, serta pemenuhan kebutuhan darurat dengan dukungan TNI, Polri, BPBD, dan relawan.

Rudy Susmanto menyampaikan rasa duka cita mendalam atas musibah yang menewaskan tiga orang dan melukai 84 jamaah. Ia memastikan Pemkab Bogor hadir untuk mendampingi para korban hingga pulih dan memastikan seluruh kebutuhan mereka terpenuhi.

Baca Juga:  Ungkap Jaringan Peredaran Narkotika: Polres Bogor Berhasil Menggagalkan Peredaran Ratusan Kilogram Narkotika 2023

“Kami bertanggung jawab penuh terhadap penanganan korban. Fokus utama saat ini adalah penyelamatan dan perawatan korban. Musibah ini juga menjadi pengingat bagi kita semua agar kegiatan masyarakat selalu memperhatikan aspek keselamatan,” ujar Rudy.

Selain menanggung biaya perawatan, Pemkab Bogor juga memberikan santunan kepada keluarga korban meninggal dunia. “Pemkab Bogor hadir bersama TNI, Polri, BPBD, Damkar, PMI, dan relawan untuk menangani kondisi darurat di lapangan,” tambahnya.

Terkait informasi bahwa bangunan yang roboh baru berdiri beberapa bulan lalu serta dugaan soal izin bangunan, Rudy menegaskan bahwa hal tersebut akan ditindaklanjuti bersama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk memastikan peristiwa serupa tidak terulang.

Baca Juga:  Dinas Perikanan dan Peternakan Bogor Pastikan Kesehatan Hewan Kurban dan Keamanan Daging Idul Adha 1446 H/2025

Peristiwa tragis itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB saat sekitar 150 jamaah ibu-ibu menghadiri pengajian. Karena keterbatasan ruang, sebagian jamaah berada di dalam, sementara lainnya berada di teras. Teras bangunan yang tidak kuat menahan beban akhirnya ambruk.

Ketiga korban meninggal dunia diketahui bernama Irni, Wulan, dan Yati. Seluruh korban luka berat maupun ringan telah dievakuasi ke rumah sakit di Kabupaten dan Kota Bogor untuk mendapatkan perawatan intensif. (nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Prof. Henry Desak Penegakan Hukum Utamakan Pembinaan, Bukan Penjara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyerukan agar penegakan hukum dalam perkara yang berkaitan dengan persoalan administratif tetap mengedepankan keadilan, proporsionalitas,...

Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Nama Tubagus Rahmad Sukendar, yang akrab disapa Kang Tb Sukendar, dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Banten yang selama lebih dari...

Ketua APUDSI Kabupaten Bogor Apresiasi Penjaringan Calon BPD 2026

TAMANSARI, JURNALISWARGA.ID — Partisipasi masyarakat dalam proses penjaringan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah Asosiasi Pelaku Usaha...

Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan, IHC RS Pertamina Prabumulih Terima Kunjungan RS Muhammadiyah Palembang.

PRABUMULIH – RS Pertamina Prabumulih terus memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat....

BPI KPNPA RI Soroti Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor menyoroti perkembangan penegakan hukum di Kabupaten...

 

ARTIKEL TERKAIT