Salah Satu Program DINSOS Kab. Sumenep Berikan Bantuan DBHCT Kepada Warga Kurang Mampu

Sumenep,(MGA) – Dana Bagi Hasil (DBH) adalah dana yang dialokasikan dalam APBN kepada Daerah berdasarkan angka persentase tertentu dari pendapatan negara untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.07 /2019.

Tujuan bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban warga kurang mampu. Khususnya buruh tani tembakau, kuli yang bekerja disawah, buruh pabrik rokok yang di PHK dan masyarakat lain yang tinggal di daerah kemiskinan ekstrem.

Sedangkan, Cukai Hasil Tembakau merupakan pungutan yang dikenakan atas barang kena cukai berupa hasil tembakau yang meliputi sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris dan hasil pengolahan tembakau lainnya.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Dialogis Warga Binaan Di Wilayah Hukum Polsek Sukaraja Melalui Pesan Kamtibmas 2023

Kemudian dengan adanya BLT DBHCHT ini diharapkan bisa menekan inflasi. Sehingga harga kebutuhan pokok tetap stabil, dengan demikian tetap terjangkau oleh masyarakat, serta untuk mewujudkan prinsip keadilan dan keseimbangan dalam pengelolaan APBN.

Dalam hal ini melalui Dinsos Kabupaten Sumenep Program bantuan DBHCT ( Dana bagi hasil cukai tembakau) semaksimal mungkin bisa tersalurkan secara baik sesuai peraturan dan per undang – undangan yang berlaku.

Salah satu Desa yang mendapatkan bantuan Program DBHCT adalah Desa Montorna kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Samhani salah satu penerima manfaat atau KPM ( keluarga penerima manfaat) mengatakan kepada awak media ” Saya ucapkan Terima kasih yang sebanyak – banyaknya kepada pemerintah kabupaten Sumenep khususnya Kepala Dinas Sosial yang telah sudi membantu kami melalui program DBHCT ” Tuturnya.

Baca Juga:  Tidak Profesional, Oknum JPU Kejaksaan Negeri Sumenep Abaikan Hak Terpidana 2023

” Dengan bantuan tersebut para kuli petani khususnya masyarakat montorna melalui Dinsos Sumenep, bisa meringankan bebannya untuk menjadi kuli atau pekerja sebagai pemelihara tanaman di sawah.” Lanjut Samhani.

Hal yang sama juga dirasakan oleh para penerima KPM yang lain sehingga mereka akan memanfaatkan bantuan dengan baik.

Masyarakat Desa Montorna berharap semoga pemerintah khususnya Dinsos Kabupaten Sumenep selalu membantu masyarakat yang kurang mampu, sehingga bisa meringankan bebannya.

Effendi

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Level 4 dan 1 Penghargaan Nasional, Kota Bogor Raih Predikat Pangan Aman

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Bogor kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih 1 penghargaan nasional sebagai Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 dengan...

Senjata Api Diserahkan Warga, Yonarmed 12 Kostrad Perkuat Keamanan Perbatasan RI–RDTL

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan kembali membuahkan hasil. Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur dari Yonarmed 12 Kostrad menerima 1...

Sistem Baru, 326 Indeks Merit: Pemkab Bogor Resmi Terapkan Manajemen Talenta ASN

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor resmi meluncurkan 1 sistem strategis yakni Manajemen Talenta ASN, sebagai langkah besar mendorong birokrasi berbasis kinerja dan...

544 Tahun Bogor, 14 Hari Festival dan 2 Agenda Besar Siap Digelar Sederhana Namun Bermakna

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mematangkan persiapan 2 agenda besar, yakni rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dan Hari Raya Idul Adha...

2 Atlet Master Female Raih Juara di Ajang Lari Jaksa

JAKARTA, JurnalisWarga.id — Dua atlet perempuan kategori master berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang lomba lari yang digelar oleh Kejaksaan Republik Indonesia. Prestasi tersebut...

 

ARTIKEL TERKAIT