Salah Satu Program DINSOS Kab. Sumenep Berikan Bantuan DBHCT Kepada Warga Kurang Mampu

Sumenep,(MGA) – Dana Bagi Hasil (DBH) adalah dana yang dialokasikan dalam APBN kepada Daerah berdasarkan angka persentase tertentu dari pendapatan negara untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 139/PMK.07 /2019.

Tujuan bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban warga kurang mampu. Khususnya buruh tani tembakau, kuli yang bekerja disawah, buruh pabrik rokok yang di PHK dan masyarakat lain yang tinggal di daerah kemiskinan ekstrem.

Sedangkan, Cukai Hasil Tembakau merupakan pungutan yang dikenakan atas barang kena cukai berupa hasil tembakau yang meliputi sigaret, cerutu, rokok daun, tembakau iris dan hasil pengolahan tembakau lainnya.

Baca Juga:  <em>Kunjungi Cianjur, Presiden akan Serahkan Bantuan Stimulan Rumah Korban Gempa</em>

Kemudian dengan adanya BLT DBHCHT ini diharapkan bisa menekan inflasi. Sehingga harga kebutuhan pokok tetap stabil, dengan demikian tetap terjangkau oleh masyarakat, serta untuk mewujudkan prinsip keadilan dan keseimbangan dalam pengelolaan APBN.

Dalam hal ini melalui Dinsos Kabupaten Sumenep Program bantuan DBHCT ( Dana bagi hasil cukai tembakau) semaksimal mungkin bisa tersalurkan secara baik sesuai peraturan dan per undang – undangan yang berlaku.

Salah satu Desa yang mendapatkan bantuan Program DBHCT adalah Desa Montorna kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Samhani salah satu penerima manfaat atau KPM ( keluarga penerima manfaat) mengatakan kepada awak media ” Saya ucapkan Terima kasih yang sebanyak – banyaknya kepada pemerintah kabupaten Sumenep khususnya Kepala Dinas Sosial yang telah sudi membantu kami melalui program DBHCT ” Tuturnya.

Baca Juga:  Salurkan Hak Pilih Di TPS 20 Kendari, Ketum Rapim Indonesia Optimis Prabowo--Gibran Menang Satu Putaran Pilpres 2024

” Dengan bantuan tersebut para kuli petani khususnya masyarakat montorna melalui Dinsos Sumenep, bisa meringankan bebannya untuk menjadi kuli atau pekerja sebagai pemelihara tanaman di sawah.” Lanjut Samhani.

Hal yang sama juga dirasakan oleh para penerima KPM yang lain sehingga mereka akan memanfaatkan bantuan dengan baik.

Masyarakat Desa Montorna berharap semoga pemerintah khususnya Dinsos Kabupaten Sumenep selalu membantu masyarakat yang kurang mampu, sehingga bisa meringankan bebannya.

Effendi

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

RS Pertamina Prabumulih Hadir di KBSS Sumatra 2026, Siagakan Layanan Medis di Stadion Talang Jimar

PRABUMULIH — RS Pertamina Prabumulih turut berpartisipasi dalam mendukung kelancaran kegiatan KBSS (Kumpul Bareng Scooter Sesumatra) yang diselenggarakan pada 24–25 Oktober 2026 di Stadion...

Edukasi Tanggap Darurat Remaja: Sinergi RS Pertamina Prabumulih dan Universitas Binawan Gelar Pelatihan First Aid for Teenagers di SMP YPS Prabumulih

PRABUMULIH, 26 Oktober 2026– Dalam rangka implementasi ilmu Kesehatan Masyarakat serta penguatan manajemen risiko kesehatan di lingkungan sekolah, Kartika Br Ginting Head of EHC...

LMND EKSEKUTIF KOTA DELI SERDANG DUA PERSOALAN MENGUJI TANGGUNG JAWAB PEMKAB DELI SERDANG, LMND DESAK BUPATI PASTIKAN TRANSPARANSI DAN TINDAK LANJUT! Deli Serdang, 26...

RILIS PERS LMND EKSEKUTIF KOTA DELI SERDANG DUA PERSOALAN MENGUJI TANGGUNG JAWAB PEMKAB DELI SERDANG, LMND DESAK BUPATI PASTIKAN TRANSPARANSI DAN TINDAK LANJUT!Deli Serdang, 26 Oktober...

IHC RS Pertamina Prabumulih dan Pertamina Zona 4 Bersinergi Meningkatan Kualitas Kesehatan Pekerja Pertamina dan Masyarakat Kota Prabumulih

PRABUMULIH, 23 Oktober 2026 – IHC RS Pertamina Prabumulih melaksanakan audiensi dengan General Manager (GM) PT Pertamina Hulu Rokan Region 1 Zona 4, Heru...

Hasupa Hasundau, Gubernur Kalteng Tekankan Persatuan

Gubernur Kalimantan Tengah H. Agustiar Sabran menggelar pertemuan hasupa hasundau bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat di Istana Isen Mulang, Palangka Raya, Jumat, 23 Oktober 2026.Pertemuan tersebut mempertemukan Gubernur Kalimantan Tengah dengan tokoh lintas agama dan masyarakat dalam sebuah ag

 

ARTIKEL TERKAIT