Sarasehan Inohong Jawa Barat Digelar 28 Juli 2024 Mendatang

Jabar, Jurnaliswarga.id – Aglormerasi Daerah menjadi isu strategis di Jawa Barat, pasalnya beberapa wilayah sudah masuk dalam perencanaan pengelolaan beberapa daerah kota dan kabupaten.

Bahkan pemerintah Indonesia telah meluncurkan program Aglomerasi untuk mempercepat pembangunan ekonomi di berbagai wilayah di Indonesia. Jawa Barat, sebagai salah satu provinsi dengan potensi ekonomi terbesar di Indonesia, menjadi salah satu fokus utama program ini.

Sarasehan Inohong Jawa Barat Digelar 28 Juli 2024 Mendatang

Selain itu, kawasan Jakarta akan dibentuk sebagai kawasan Aglomerasi usai Ibu Kota Negara resmi pindah ke Kalimantan. Hal tersebut sebagaimana termuat dalam draft Rancangan Undang-Undang tentang Provinsi Daerah Khusus Jakarta (RUU DKJ).

Program aglomerasi bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi ekonomi melalui pengembangan kawasan metropolitan dan koridor ekonomi strategis. Hal ini akan dilakukan dengan mengintegrasikan infrastruktur, layanan publik, dan kebijakan ekonomi di wilayah-wilayah yang berdekatan.

Baca Juga:  Babinkamtibmas Desa Kadumanggu Terima Laporan Adanya Penemuan Bayi Oleh Warga 2023

Melihat kondisi tersebut, Gerakan Pemuda Islam Kabupaten Bogor (GPI) akan menggelar Sarasehan Inohong Jawa Barat dengan tema “Aglormerasi Daerah”.

Diketahui acara tersebut merupakan pertemuan dari beberapa Kabupaten Kota penyangga Jakarta, antara lain Kabupaten Bogor, Kota Bogor, Cianjur dan sekitarnya. Ada pun yang akan datang mulai dari tokoh-tokoh di Jawabarat. Tamu yang hadir merupakan perwakilan yang terdiri dari unsur forkopinda daerah tersebut.

Baca Juga:  GMNI Bogor: Kritik Malah Disebut Vandalisme, Demokrasi Kota Hujan Dipertanyakan!

Dikonfirmasi awak media Ucu Permana selaku sekretaris kegiatan yang juga Kader GPI (Gerakan Pemuda Islam) kabupaten Bogor mengatakan, bahwa acara ini sangat penting karena membahas tentang Algorimasi Daerah penyangga yang ada di Jawabarat.

“Jawa Barat sebagai salah satu provinsi dengan potensi ekonomi terbesar di Indonesia, sehingga menjadi salah satu fokus utama program ini,” katanya.

“Program Aglomerasi bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi ekonomi melalui pengembangan kawasan metropolitan dan koridor ekonomi strategis terutama di Jawabarat,” terangnya.

Selain itu, Ucu juga berharap agar acara ini bisa berjalan sukses dan lancar pada pelaksanaanya nanti.***

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

2 Atlet Master Female Raih Juara di Ajang Lari Jaksa

JAKARTA, JurnalisWarga.id — Dua atlet perempuan kategori master berhasil mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang lomba lari yang digelar oleh Kejaksaan Republik Indonesia. Prestasi tersebut...

5 Kebijakan Ekonomi Biru KKP Jadi Agenda Prioritas Nasional Kelautan

Jakarta, Jurnaliswarga.id — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan komitmennya dalam membangun sektor kelautan berkelanjutan melalui 5 kebijakan ekonomi biru yang menjadi agenda prioritas...

744 Aset Tanah Belum Bersertifikat, KPK Dorong Percepatan Cegah Sengketa di Kutai Timur

Kutai Timur, Jurnaliswarga.id — Direktorat Koordinasi dan Supervisi (Korsup) Wilayah IV Komisi Pemberantasan Korupsi mendorong percepatan sertifikasi 744 aset tanah milik Pemerintah Kabupaten Kutai...

Wamen Ossy Dermawan, Layanan Pertanahan di Palangkaraya Didorong Lebih Cepat dan Mudah 2026

Palangkaraya, Jurnaliswarga.id — Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan, meninjau langsung pelayanan di Kantor Pertanahan...

13 Lokasi Hilirisasi Dikebut, Presiden Prabowo Bahas Investasi Strategis di Hambalang

Bogor, Jurnaliswarga.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menerima Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM sekaligus Kepala BPI Danantara, Rosan Perkasa Roeslani, dalam pertemuan strategis...

 

ARTIKEL TERKAIT