CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di wilayah Kabupaten Bogor. Arahan ini ia sampaikan saat mewakili Bupati Bogor, Rudy Susmanto, dalam acara penandatanganan dukungan pakta integritas SPMB dan pemberian bantuan beasiswa kepada siswa SMP swasta serta guru PAUD, Senin (23/6), di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong.
Menurut Sekda Ajat, menjaga integritas dalam pendidikan bukan hanya tanggung jawab moral, tetapi juga menjadi pondasi utama dalam mewujudkan sistem pendidikan yang berkualitas, adil, dan merata tanpa diskriminasi. Hal ini, lanjutnya, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bogor.
“Bupati Bogor ingin memastikan bahwa proses pendidikan di Kabupaten Bogor bebas dari segala bentuk penyimpangan. Ini penting agar kita dapat mencetak generasi penerus yang berkompeten dan bermartabat,” tegas Ajat.
Dalam kesempatan tersebut, Ajat juga menjelaskan bahwa Pemkab Bogor telah menerapkan sistem pendaftaran SPMB secara daring (online) sebagai upaya transparansi dan efisiensi layanan pendidikan. Sistem ini dirancang untuk meminimalisir potensi praktik korupsi, kolusi, nepotisme (KKN), hingga pungutan liar.
“Saya mewajibkan semua pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, untuk taat dan mengikuti seluruh tahapan serta persyaratan dalam petunjuk teknis SPMB. Ini demi menjaga proses penerimaan siswa berjalan dengan integritas tinggi,” tambahnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Ketua Baznas Kabupaten Bogor, Ketua Dewan Pendidikan, Ketua PGRI, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.
Ajat menutup dengan harapan agar seluruh elemen yang terlibat dalam dunia pendidikan bersama-sama menciptakan sistem penerimaan siswa yang transparan dan akuntabel demi masa depan pendidikan Bogor yang lebih baik.(nR)








