Sulhajji Jompa Kembalikan Formulir, Usung KADIN Bogor Bersatu 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.IDDr. Ir. Sulhajji Jompa, M.Sc. resmi mengembalikan formulir pendaftaran sebagai calon Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kabupaten Bogor, Jumat (21/8/2026).

Pengembalian formulir tersebut menjadi bagian penting dalam proses pencalonan sekaligus menegaskan komitmen Sulhajji Jompa untuk membawa KADIN Kabupaten Bogor ke arah yang lebih kuat melalui persatuan, sinergi dan kolaborasi.

Sulhajji menegaskan, pencalonannya bukan semata-mata untuk memenangkan kontestasi organisasi. Ia membawa gagasan membangun KADIN sebagai rumah bersama seluruh pelaku usaha di Kabupaten Bogor.

“Bersatu dalam Sinergi, Bertumbuh dalam Kolaborasi untuk mewujudkan KADIN Kabupaten Bogor yang kuat, profesional, inovatif, dan berdaya saing dalam mendorong kemajuan dunia usaha serta pembangunan ekonomi daerah.”

Sulhajji Jompa Kembalikan Formulir, Usung KADIN Bogor Bersatu 2026

Menurut Sulhajji, tantangan dunia usaha ke depan semakin kompleks sehingga tidak dapat dihadapi secara sendiri-sendiri. Diperlukan kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah daerah, akademisi, komunitas, UMKM, asosiasi dan berbagai pemangku kepentingan.

KADIN Harus Menjadi Rumah Bersama

Sulhajji berkomitmen memperkuat persatuan dan komunikasi di antara anggota KADIN serta asosiasi dan organisasi dunia usaha di Kabupaten Bogor.

KADIN, menurutnya, harus hadir bukan hanya pada momentum tertentu, tetapi menjadi wadah komunikasi, koordinasi, advokasi dan kolaborasi yang mampu memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan pelaku usaha.

Baca Juga:  Hendak Menutup Warung, Seorang Pemuda Menjadi Korban Penyerangan OTK di Pakansari Cibinong

Budaya gotong royong dan komunikasi antarpelaku usaha juga dinilai penting untuk menciptakan ekosistem bisnis yang sehat serta saling menguatkan.

Perkuat Sinergi dengan Pemerintah

Salah satu agenda yang menjadi perhatian Sulhajji adalah memperkuat hubungan produktif antara dunia usaha dan pemerintah daerah.

KADIN diharapkan dapat menjadi jembatan konstruktif dalam menyampaikan aspirasi pelaku usaha sekaligus memberikan masukan terhadap kebijakan pembangunan ekonomi Kabupaten Bogor.

Sinergi tersebut juga akan diperluas melalui kerja sama dengan perguruan tinggi, lembaga pendidikan, komunitas serta pemangku kepentingan lainnya.

UMKM dan Inovasi Jadi Perhatian

Sulhajji juga mendorong agar KADIN memiliki peran lebih besar dalam membuka ruang pertumbuhan bagi UMKM, pelaku usaha pemula dan berbagai sektor usaha lainnya.

Peningkatan kapasitas, pelatihan, pemanfaatan teknologi, digitalisasi, perluasan jaringan usaha dan akses pasar menjadi sejumlah aspek yang perlu diperkuat.

Dengan langkah tersebut, KADIN diharapkan tidak sekadar menjadi organisasi representasi dunia usaha, tetapi mampu menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bogor.

Baca Juga:  Kementerian ATR/BPN Usulkan Anggaran Rp10 Triliun untuk 2027

Sulhajji Jompa Kembalikan Formulir, Usung KADIN Bogor Bersatu 2026

Kontestasi Bukan untuk Memecah Persatuan

Pengembalian formulir juga menjadi momentum bagi Sulhajji untuk membuka ruang komunikasi dengan seluruh elemen dunia usaha.

Ia menilai perbedaan pilihan dalam proses demokrasi organisasi merupakan sesuatu yang wajar. Namun, setelah seluruh tahapan pemilihan selesai, seluruh elemen dunia usaha harus kembali bersatu untuk membangun Kabupaten Bogor.

Semangat itu dirangkum dalam prinsip “bukan mencari lawan, tetapi mencari kawan untuk membangun KADIN Kabupaten Bogor bersama-sama.”

Sulhajji berharap kontestasi Ketua KADIN Kabupaten Bogor dapat menjadi momentum konsolidasi sekaligus kebangkitan dunia usaha daerah.

“Pada akhirnya, yang kita bangun bukan hanya kemenangan seseorang, tetapi bagaimana KADIN Kabupaten Bogor ke depan bisa menjadi organisasi yang kuat, profesional, inovatif, dan benar-benar memberikan manfaat bagi dunia usaha dan perekonomian Kabupaten Bogor.”

Dengan visi “Bersatu dalam Sinergi, Bertumbuh dalam Kolaborasi”, pencalonan Sulhajji Jompa membawa pesan bahwa masa depan dunia usaha Kabupaten Bogor membutuhkan organisasi yang mampu menyatukan berbagai kekuatan dan mengubah kolaborasi menjadi program nyata.

Sumber: Rilis pencalonan Sulhajji Jompa, Jumat 21 Agustus 2026.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Prof. Henry Desak Penegakan Hukum Utamakan Pembinaan, Bukan Penjara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyerukan agar penegakan hukum dalam perkara yang berkaitan dengan persoalan administratif tetap mengedepankan keadilan, proporsionalitas,...

Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Nama Tubagus Rahmad Sukendar, yang akrab disapa Kang Tb Sukendar, dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Banten yang selama lebih dari...

Ketua APUDSI Kabupaten Bogor Apresiasi Penjaringan Calon BPD 2026

TAMANSARI, JURNALISWARGA.ID — Partisipasi masyarakat dalam proses penjaringan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah Asosiasi Pelaku Usaha...

Perkuat Kolaborasi Layanan Kesehatan, IHC RS Pertamina Prabumulih Terima Kunjungan RS Muhammadiyah Palembang.

PRABUMULIH – RS Pertamina Prabumulih terus memperkuat jejaring dan kolaborasi dengan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat....

BPI KPNPA RI Soroti Penegakan Hukum di Kabupaten Bogor 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor menyoroti perkembangan penegakan hukum di Kabupaten...

 

ARTIKEL TERKAIT