Tonggak Penting Elevasi Kemitraan Indonesia–Republik Korea 2026

Kilasan Kunjungan Kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke Republik Korea
Tonggak Penting Elevasi Kemitraan Indonesia–Republik Korea.
IKHTISAR
Jurnaliswarga.id, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan perdana ke Republik Korea pada 31 Maret–1 April 2026. Kunjungan ini menjadi tonggak penting dalam hubungan bilateral dengan disepakatinya peningkatan kemitraan menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership (SCSP).

Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Lee Jae Myung di Cheong Wa Dae (Blue House), kedua pemimpin memfokuskan pembahasan kerja sama prioritas Asta Cita: penguatan ekonomi, industrialisasi, ketahanan nasional, pembanguna SDM, serta stabilitas kawasan dan global.

ELEVASI KEMITRAAN KEDUA NEGARA

Indonesia dan Republik Korea terus memperkuat hubungan sejak terjalinnya hubungan diplomatik pada 1973. Kunjungan ini menjadi momentum peningkatan kemitraan dari Special Strategic Partnership (SSP) pada 2017 menjadi Special Comprehensive Strategic Partnership (SCSP), sebagaimana tertuang dalam Joint Statement.

Menteri Luar Negeri kedua negara ditugaskan mengkoordinasikan berbagai komitmen kerja sama melalui Special Comprehensive Strategic Dialogue (SCSD) yang diperkuat dialog tingkat pejabat tinggi di bidang investasi, maritim, energi, dan sektor strategis lainnya.

Keberlanjutan dukungan Pemerintah Korea terhadap sektor-sektor prioritas (Asta Cita) dan visi Indonesia Emas 2045.

Tonggak Penting Elevasi Kemitraan Indonesia–Republik Korea
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto Dalam pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung di Cheong Wa Dae (Blue House)

Kedua Presiden menyaksikan pertukaran 10 dokumen kesepakatan antarpemerintah di berbagai bidang. Sebanyak 9 dokumen lainnya ditandatangani pada kesempatan terpisah.
Tercapai kesepakatan bisnis (B-to-B) senilai USD 10,2 miliar di berbagai sektor, yang berkontribusi pada value creation, skills development, dan industrial upgrading Indonesia.

Baca Juga:  Sinergitas TNI Polri Dalam Menjaga Kamtibmas Di Wilayah Hukum Polsek Babakan Madang kunjungi Tomas Wujud Kemitraan 2023

KEMITRAAN UNTUK PERTUMBUHAN EKONOMI

Korea terus melihat Indonesia sebagai destinasi investasi favorit dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang prospektif dan komitmen kuat Pemerintahan Presiden Prabowo meningkatkan iklim usaha yang kondusif.
Keberadaan Danantara kian menguatkan minat ekspansi bisnis Korea di sektor-sektor prioritas.
Kerja sama memperkuat kapasitas UMKM dan start up, pemanfaatan dan pengembangan emerging technologies seperti AI dalam berbagai sektor, pembangunan industri shipbuilding dan pemajuan sektor perikanan.
Forum bisnis “Indonesia–Korea Partnership for Resilient Growth” yang diselenggarakan KBRI Seoul bersama KADIN dan The Korea Chamber of Commerce & Industry (KCCI) menegaskan komitmen kalangan usaha kedua negara dalam mengembangkan ekosistem industri yang komprehensif di Indonesia.

KEMITRAAN UNTUK KETAHANAN, TRANSISI ENERGI, DAN LINGKUNGAN HIDUP

Kemitraan di bidang mineral kritis, EBT, dan pengembangan carbon capture and storage (CCS) serta dukungan Korea bagi penguatan kemandirian dan ketahanan energi dan pangan Indonesia.
⁠Kerja sama pengelolaan kebakaran hutan serta kerja sama mitigasi dan adaptasi perubahan iklim
Kerja sama pembangunan yang selaras dengan RPJPN, RPJMN, dan Country Partnership Strategy Korea untuk Indonesia juga disepakati.

Baca Juga:  APBN Tetap Kuat, Pemerintah Optimistis Ekonomi Indonesia Tahan Tekanan Global 2026

KEMITRAAN PEMBANGUNAN SDM

Kerja sama di bidang basic health dan human development berbasis AI dan data, serta pembangunan infrastruktur digital
Kemitraan antar perguruan tinggi, peningkatan jumlah WNI penerima beasiwa Korea di bidang STEM, kerja sama teknis meningkatkan kapasitas ASN

KEMITRAAN BAGI PERDAMAIAN DAN STABILITAS KAWASAN DAN GLOBAL

Sebagai middle powers, kedua negara menyampaikan keprihatinan atas dinamika kawasan dan global, termasuk situasi di Timur Tengah dan dampaknya terhadap perekonomian global, khususnya disrupsi rantai pasok migas.
Indonesia dan Republik Korea menegaskan komitmen untuk mendorong dialog dan diplomasi serta peran konstruktif dalam menjembatani berbagai pihak yang bertikai, serta dalam menjaga perdamaian dan stabilitas kawasan dan global.

PENGANUGERAHAN GRAND ORDER OF MUGUNGHWA

Presiden Lee Jae Myung menganugerahkan Grand Order of Mugunghwa kepada Presiden Prabowo sebagai bentuk penghormatan atas komitmen dalam memperkuat kemitraan kedua negara. Sebelumnya, penghargaan ini diberikan kepada Presiden Soeharto (1981) dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (2014), serta Presiden Donald Trump (2025). (Red/nR)

Sumber: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023

KOLAKA UTARA, JURNALISWARGA.ID - Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 tercantum sebagai judul berita dalam item RSS yang diterima.Rilis Indeks Pembangunan Manusia Kolaka UtaraRilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 menjadi informasi utama yang tersedia da

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak disiapkan di Banten. Gubernur Andra Soni menyebut langkah tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi.Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak menjadi fokus persiapan di Banten. Namun, item RSS ini tidak memuat

Selamat Dan Sukses Atas Kenaikan Pangkat Mayor Inf. Irian Yanto, CMH 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Pimpinan dan seluruh kru media nasional Jurnaliswarga.id menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irian Yanto atas kenaikan pangkat dari Kapten menjadi...

750 Zak Pupuk NPK Disalurkan ke 250 Petani Kolaka

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Kartu Tani Beramal menyalurkan 750 zak pupuk NPK kepada 250 petani di Kolaka. Informasi tersebut tercantum dalam pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat, 2 Oktober 2026.750 Zak Pupuk NPK untuk Petani KolakaBantuan yang disebutkan berupa pupuk NPK dengan jumlah 750 zak.

NPCI Kabupaten Bogor Matangkan Angkat Berat untuk Peparda 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Angkat berat NPCI Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026.Cabang olahraga angkat berat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor tersebut membidik emas pada Peparda 2026.Persiapan Angkat Ber

 

ARTIKEL TERKAIT