Kota Bogor, Jurnaliswarga.id — Sikap Dedie Rachim menuai sorotan tajam dari kalangan jurnalis setelah dinilai mengabaikan permintaan konfirmasi terkait proyek strategis pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) di kawasan Kayu Manis, Bogor.
Redaksi nasional Jurnaliswarga.id menyampaikan kekecewaan atas tidak adanya respons dari orang nomor satu di Kota Bogor tersebut, meskipun telah dilakukan beberapa kali upaya konfirmasi melalui pesan WhatsApp. Pesan yang dikirim diketahui telah dibaca, namun tidak mendapatkan balasan hingga berita ini diturunkan.
Pimpinan Redaksi Nasional Jurnaliswarga.id, Nimbrod Rungga, menegaskan bahwa langkah konfirmasi dilakukan sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial media sekaligus memenuhi hak publik atas informasi yang transparan dan akuntabel.
“Kami sangat menyesalkan sikap pejabat publik yang terkesan menyepelekan peran media. Padahal, media adalah mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujarnya.
Dalam pesan resmi yang disampaikan kepada Wali Kota Bogor, redaksi mengajukan sejumlah pertanyaan penting terkait rencana pembangunan PSEL di Kayu Manis, di antaranya:
- Rencana besar pembangunan PSEL di kawasan tersebut
- Luas lahan yang akan digunakan
- Titik lokasi pembangunan
- Sumber anggaran untuk pembebasan lahan dan pembangunan
- Progres perencanaan proyek
- Konsep pusat pembangunan di wilayah Kayu Manis
- Harapan pemerintah daerah terhadap proyek strategis ini
Namun, seluruh pertanyaan tersebut tidak mendapat tanggapan.
Proyek PSEL sendiri merupakan salah satu program strategis yang dinilai krusial dalam mengatasi persoalan sampah perkotaan sekaligus mendukung energi terbarukan. Oleh karena itu, keterbukaan informasi menjadi hal yang mutlak diperlukan guna menjaga kepercayaan publik.
Sikap diam dari kepala daerah dalam merespons pertanyaan media dinilai berpotensi mencederai prinsip transparansi dan akuntabilitas pemerintahan. Terlebih, proyek yang direncanakan menyangkut penggunaan anggaran publik dalam jumlah besar.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada satu pun pernyataan resmi dari Dedie Rachim terkait klarifikasi atas pembangunan PSEL di Kayu Manis maupun sumber pembiayaannya.
Jurnaliswarga.id menegaskan akan terus melakukan upaya konfirmasi lanjutan demi memastikan masyarakat mendapatkan informasi yang utuh, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. (nR)
