Warga Terisolir, Hakanna Jadi Legislator Pertama yang Sambangi Lokasi Pasca Longsor Batutulis

Kota Bogor, JurnalisWarga.id – Dua bulan pasca peristiwa amblasnya Jalan Saleh Danasasmita dan longsor pada dinding underpass Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, kondisi warga RW 08 Kelurahan Lawanggintung yang terdampak masih belum juga mendapat solusi konkret. Rencana perbaikan dan pembangunan jalan pengganti hingga kini masih dalam proses, tanpa kejelasan waktu realisasi.

Ironisnya, meski berbagai pihak dari pemerintah daerah hingga pusat sudah meninjau lokasi, tak satu pun wakil rakyat dari daerah pemilihan Bogor Selatan datang menanyakan langsung kondisi warganya. Barulah pada Kamis (8/5/2025), satu nama muncul menunjukkan kepedulian—Hj. Hakanna, S.I.Kom., M.A.P., Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor dari Partai Amanat Nasional (PAN).

“Intinya saya ke sana terkait keluh kesah mereka yang terisolir, yaitu warga RW 08 atas amblasnya Jalan Saleh Danasasmita,” ujar Hakanna kepada Redaksi Nasional, Minggu (11/5/2025).

Baca Juga:  Dorong Peningkatan Kapasitas Pelaku UMKM, KADIN Sultra Gagas Perseroan Perorangan 2023

Hakanna berdialog langsung dengan warga, menyerap aspirasi, dan mencermati kebutuhan mendesak yang mereka alami. Biaya hidup yang melonjak, akses terbatas, serta ancaman keselamatan jadi keluhan utama.

“Kalau dulu orang tua cukup mengeluarkan ongkos Rp 3.000 sampai Rp 5.000 untuk sekolah anaknya, sekarang bisa sampai Rp 30.000. Belum lagi untuk kerja atau belanja kebutuhan harian,” ungkap Hakanna prihatin.

Politisi PAN itu juga menyoroti potensi konflik sosial akibat padatnya lalu lintas kendaraan roda dua yang melintas di permukiman sempit, memicu kebisingan dan ketidaknyamanan warga yang sudah terdampak bencana.

Baca Juga:  Respons Cepat Bupati Bogor Rudy Susmanto Atasi Polemik Jenazah Tertahan di RSUD Ciawi Akibat Tagihan Rp 8 Juta

Meski Pemkot Bogor dinilainya tengah berupaya menangani situasi ini, Hakanna menekankan pentingnya solusi sementara. Apalagi mayoritas warga RW 08 merupakan buruh harian lepas yang sangat tergantung pada kelancaran akses dalam menjalani aktivitas ekonomi dan pendidikan.

“Ada 135 kepala keluarga yang butuh perhatian. Mereka ini bukan cuma korban bencana, tapi juga sedang berjuang hidup. Pemerintah harus hadir secara nyata,” tegasnya.

Ia pun mendorong kolaborasi antara Pemkot, PT KAI, dan pihak terkait lainnya untuk segera mempercepat penanganan serta mengantisipasi kemungkinan bahaya susulan.

“Jangan sampai keterlambatan ini justru membuka ruang konflik dan memperburuk kondisi sosial warga yang sudah cukup menderita,” pungkas Hakanna. (Agus Muhtar)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

15 Jamaah Calon Haji Gunung Mas Siap Berangkat, Pemkab Pastikan Fasilitas dan Pendampingan Optimal

KUALA KURUN,JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas resmi melepas 15 jamaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Prosesi...

Pemerintah Tangani Hoaks Kesehatan dari Hulu, Wamen Nezar Dorong Kolaborasi Platform Digital 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah mulai menggeser strategi penanganan hoaks kesehatan dengan pendekatan dari hulu, yakni melibatkan platform digital untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang...

Wamen Nezar Patria: Indonesia Butuh Lompatan Digital, Teknologi Harus Berdampak Nyata 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan lompatan besar dalam transformasi digital, bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi pemanfaatan...

Mendiktisaintek Brian Yuliarto: Ketahanan Nasional Harus Bertumpu pada Sains dan Teknologi 2026

JAKARTA,JURNALISWARGA.ID – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa penguatan sains dan teknologi menjadi fondasi utama dalam membangun ketahanan nasional di...

Mentan Amran Umumkan Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

KARAWANG, JURNALISWARGA.ID – Indonesia mencatat sejarah baru di sektor pangan. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) resmi menembus angka...

 

ARTIKEL TERKAIT